• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Nasab Habib

Negara, Kelola Tambang dan NU – Polemik Nasab Habib

Minggu. 9 Juni 2024 10:55
Reading Time: 3 mins read
456
A A
0
Negara, Kelola Tambang dan NU – Polemik Nasab Habib

#image_title

828
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

Baca Lainnya

Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda – Polemik Nasab Habib

Sidik Jari Genetika dan Proyek Genetika Quraisy – Polemik Nasab Habib

DR. Saleh Basyari: Bung Karno Nasionalisasi Aset Ekonomi, Kiai Imad Nasionalisasi Sosial-Keagamaan – Polemik Nasab Habib

Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt – Polemik Nasab Habib

PANJI ISLAM – Negara, Kelola Tambang dan NU

Oleh: Hamdan Suhaemi

Menarik untuk menanggapi soal tambang yang disudutkan hanya kepada NU, seolah tambang jadi barang haram bagi NU, dan tidak boleh didekati apalagi mengelolanya. Memang agak ” ngaget ” lihat potongan berita yang dishare oleh Tempo ( Tempo kini ) yang lebih memilih diksi berita tambang hanya, sekali lagi hanya dengan kata Nahdlatul Ulama. Padahal ormas keagamaan lainnya pun ditawarkan sebagai calon pengelola tambang. Menteri Bahlil mengatakan dalam berita harian, cetak maupun online bahwa NU akan diberi izin kelola tambang sebagai cita-cita dia ketika mengenali ibunya sebagai kader NU (mungkin muslimat NU), sebagai upaya tabungan akhirat. Ini kata-kata yang unik, kelola tambang adalah tabungan akhirat.

Pemerintah pusat dalam penilaian husnudzon saya, bahwa ormas keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, Persis dan lainnya begitu berjasa atas perannya ikut membangun negeri, terutama urusan sumberdaya manusia. Karena itu jika negara tidak dikuatkan oleh civil society seperti ormas keagamaan, mungkin negara menjelma menjadi negara sekuler dan bisa terjadi otoritarianisme negara atas rakyatnya, akibat tidak ada penyeimbang civil society dalam pola pengawasan, atau kontrol atas terselenggaranya suatu negara.

NU itu civil society yang menguatkan NKRI sejak era kemerdekaan, dalam perjalanan panjangnya sebagai mitra pemerintah, sebagai penjaga negara, NU sama sekali tidak minta-minta pada negara, tidak pula “ngambek ” jika tidak ada perhatian negara. Sepanjang sejarahnya NU mandiri secara ekonomi, mandiri dalam soal pendidikan agama di seluruh pesantren yang dikelola NU, bahkan NU sebagai pendiri Republik Indonesia di era orde Baru terkonfirmasi ” dianaktirikan ” bahkan tokoh-tokoh NU banyak dipenjara akibat tidak sejalan dengan kepentingan politik Presiden Soeharto, karena mereka pasang badan di PPP.

Lalu kenapa? ketika NU dekat dengan pemerintahan Presiden Jokowi kemudian dikritik sebagai bagi-bagi kue kekuasaan? bancakan kekuasaan karena mendukung capres 02. Hello warga bangsa, NU itu dikasih kue alhamdulillah, tidak dikasih kue pun tetap ngeriung. NU tidak makmur dengan aset 400 triliunan, tetapi NU makmur secara keilmuan, spiritualitas, dan makmur barokahnya. Tidak ada orang NU mati karena kelaparan, tidak ada orang NU memberontak negara, tidak ada orang NU ngambek pada pemerintah, tidak ada orang NU mengkhianati negara. Orang NU itu patuh pada pemerintah, karena diajarkan oleh kiainya agar nurut pada Ulil Amri, sebab Ulil Amri itu pemerintah.

Miris, banyak kader NU justru ikut ” nyinggung-nyinggung ” NU dengan gaya sentilannya, emangnya apa sudah dirugikan oleh NU, apakah PBNU sudah merugikan orang, kan tidak. Lalu kenapa ikut-ikutan melecehkan NU terkait tambang, ngarti juga tidak. Hanya ikut-ikutan postingan media Tempo ( Tempo kini ) dan mengomentari begitu galaknya. Kalau pun NU meminta jatah pada negara pun itu sangat sangat wajar, karena tokoh-tokoh NU adalah pendiri negara, bahkan jamaah NU itu sejak dulu adalah barisan para pejuang kemerdekaan Indonesia, dan mereka pula yang ikut menyelamatkan negara dari rongrongan PKI serta para begundal- begundalnya.

Aneh bin ajaib, lagi-lagi hanya NU yang digiring sebagai hanya satu-satunya penerima kelola tambang, dan diframing sebagai organisasi rakus katanya, dan masuk jebakan Betmen, entah Betmen atau Superman saya tidak tahu menahu soal itu.

Yang jelas sudah saatnya negara memberikan terbaik untuk ormas keagamaan, khususnya pada NU. Bukan sebaliknya NU diframing sebagai penjilat pemerintah, ingat negara ini tegak dan jaya jika ormas keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, Persis dan lainnya dilibatkan dalam pembangunan negara. Karena isi negara juga adalah warga NU, warga Muhammadiyah, warga Persis, warga Al-Irsyad, warga Perti, PUI dan lainnya.

Dengan demikian, saya mendukung NU untuk kelola tambang, bukti negara telah berpihak pada yang punya jasa, daripada kelola tambang diberikan kepada perusahaan bermental korup, bermental rakus, bermental imperialis. Maka sudahi menggunjingkan NU karena NU adalah organisasi berkeramat sekaligus malati.

Bin Dawood, 8 Juni 2024

Sumber Berita: rminubanten.or.id

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tags: DanHabibKelolaNasabNasab HabibNegaraPolemiktambang

ADVERTISEMENT
Previous Post

DPR Imbau CJH Ilegal Balik ke Indonesia, Ashabul Kahfi: Pulang Atau Penjara

Next Post

Pegiat Medsos Ditahan Arab Saudi, Konjen RI: LMN Kena Pasal Financial Fraud

Berita Terkait

Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda – Polemik Nasab Habib

by
Jumat. 15 Mei 2026 16:09
Sidik Jari Genetika dan Proyek Genetika Quraisy – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Sidik Jari Genetika dan Proyek Genetika Quraisy – Polemik Nasab Habib

by
Kamis. 14 Mei 2026 16:44
Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi b – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

DR. Saleh Basyari: Bung Karno Nasionalisasi Aset Ekonomi, Kiai Imad Nasionalisasi Sosial-Keagamaan – Polemik Nasab Habib

by
Kamis. 14 Mei 2026 15:42
Sejalan Dengan Anti-Nekolim Presiden Prabowo, Gus Rocky Usulkan Kiai Imad Menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Sejarah Islam – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt – Polemik Nasab Habib

by
Kamis. 14 Mei 2026 14:42
Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi b – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi b – Polemik Nasab Habib

by
Kamis. 14 Mei 2026 13:41
Sejalan Dengan Anti-Nekolim Presiden Prabowo, Gus Rocky Usulkan Kiai Imad Menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Sejarah Islam – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Sejalan Dengan Anti-Nekolim Presiden Prabowo, Gus Rocky Usulkan Kiai Imad Menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Sejarah Islam – Polemik Nasab Habib

by
Kamis. 14 Mei 2026 12:40
K.H. Imaduddin Utsman Al Bantani Temui Kepala Staf Kepresidenan di Gedung KSP – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

K.H. Imaduddin Utsman Al Bantani Temui Kepala Staf Kepresidenan di Gedung KSP – Polemik Nasab Habib

by
Selasa. 12 Mei 2026 11:46
Next Post
Pegiat Medsos Ditahan Arab Saudi, Konjen RI: LMN Kena Pasal Financial Fraud

Pegiat Medsos Ditahan Arab Saudi, Konjen RI: LMN Kena Pasal Financial Fraud

Kemenag Minta KBIHU Edukasi Jemaah Haji soal Murur di Muzdalifah

Kemenag Minta KBIHU Edukasi Jemaah Haji soal Murur di Muzdalifah

DPR Dukung Murur Bisa Kurangi Kepadatan Jemaah Mabit di Muzdalifah

DPR Dukung Murur Bisa Kurangi Kepadatan Jemaah Mabit di Muzdalifah

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2483 shares
    Share 993 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1510 shares
    Share 604 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1251 shares
    Share 500 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda – Polemik Nasab Habib

11 jam ago
Sidik Jari Genetika dan Proyek Genetika Quraisy – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Sidik Jari Genetika dan Proyek Genetika Quraisy – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi b – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

DR. Saleh Basyari: Bung Karno Nasionalisasi Aset Ekonomi, Kiai Imad Nasionalisasi Sosial-Keagamaan – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
Sejalan Dengan Anti-Nekolim Presiden Prabowo, Gus Rocky Usulkan Kiai Imad Menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Sejarah Islam – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD