PANJI ISLAM – Kumpulan Ayat Al-Qur’an tentang Malaikat Jibril Beserta Penjelasannya
Ayat-ayat Al Quran tentang malaikat Jibril ini tersebar di beberapa surat. Bahkan, Malaikat Jibril merupakan malaikat yang disebut secara langsung melalui namanya maupun melalui gelar-gelar khusus. Foto ilustrasi/Sindonews
1. Penyebutan Nama “Jibril” Secara Langsung
Nama “Jibril” disebutkan sebanyak 3 kali di dalam Al-Qur’an, di antaranya dalam surat:
– QS. Al-Baqarah: 97
Ayat ini enjelaskan bahwa Jibril adalah malaikat yang menurunkan Al-Qur’an ke dalam hati Nabi Muhammad SAW dengan izin Allah.
قُلْ مَن كَانَ عَدُوًّا لِّجِبْرِيلَ فَإِنَّهُۥ نَزَّلَهُۥ عَلَىٰ قَلْبِكَ بِإِذْنِ ٱللَّهِ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَهُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ
Qul mang kāna ‘aduwwal lijibrīla fa innahụ nazzalahụ ‘alā qalbika bi`iżnillāhi muṣaddiqal limā baina yadaihi wa hudaw wa busyrā lil-mu`minīn
Artinya: Katakanlah: “Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman.
– QS. Al-Baqarah: 98
Ayat ini menyatakan bahwa barangsiapa yang memusuhi Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril, dan Mikail, maka Allah adalah musuh bagi orang-orang kafir.
مَن كَانَ عَدُوًّا لِّلَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَرُسُلِهِۦ وَجِبْرِيلَ وَمِيكَىٰلَ فَإِنَّ ٱللَّهَ عَدُوٌّ لِّلْكَٰفِرِينَ
Mang kāna ‘aduwwal lillāhi wa malā`ikatihī wa rusulihī wa jibrīla wa mīkāla fa innallāha ‘aduwwul lil-kāfirīn
Artinya: Barang siapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir
– QS. At-Tahrim: 4
Ayat ini menyebutkan bahwa Allah, Jibril, dan orang-orang mukmin yang saleh adalah pelindung bagi Nabi Muhammad SAW.
إِن تَتُوبَآ إِلَى ٱللَّهِ فَقَدْ صَغَتْ قُلُوبُكُمَا ۖ وَإِن تَظَٰهَرَا عَلَيْهِ فَإِنَّ ٱللَّهَ هُوَ مَوْلَىٰهُ وَجِبْرِيلُ وَصَٰلِحُ ٱلْمُؤْمِنِينَ ۖ وَٱلْمَلَٰٓئِكَةُ بَعْدَ ذَٰلِكَ ظَهِيرٌ
In tatụbā ilallāhi fa qad ṣagat qulụbukumā, wa in taẓāharā ‘alaihi fa innallāha huwa maulāhu wa jibrīlu wa ṣāliḥul-mu`minīn, wal-malā`ikatu ba’da żālika ẓahīr
Artinya: Jika kamu berdua bertaubat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu berdua telah condong (untuk menerima kebaikan); dan jika kamu berdua bantu-membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan (begitu pula) Jibril dan orang-orang mukmin yang baik; dan selain dari itu malaikat-malaikat adalah penolongnya pula.
2. Penyebutan Melalui Gelar (Ruhul Qudus & Ruhul Amin)
Selain namanya, Al-Qur’an juga merujuk kepada Malaikat Jibril dengan beberapa gelar mulia: – Ruhul Qudus (Roh Kudus): Disebutkan dalam QS. Al-Baqarah: 87 & 253, QS. Al-Ma’idah: 110, dan QS. An-Nahl: 102 sebagai kekuatan yang menyertai Nabi Isa AS dan pembawa kebenaran dari Allah.
– Ar-Ruh al-Amin (Roh yang Terpercaya): Disebutkan dalam QS. Asy-Syu’ara’: 193 sebagai pembawa wahyu Al-Qur’an.
نَزَلَ بِهِ ٱلرُّوحُ ٱلْأَمِينُ
Nazala bihir-rụḥul-amīn
Artinya: Dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril) (QS Asy-Syuara : 193)
– Ar-Ruh (Roh): Digunakan dalam beberapa ayat seperti QS. Maryam: 17, QS. Al-Ma’arij: 4, dan QS. Al-Qadr: 4.
3. Deskripsi Karakteristik Jibril
Al-Qur’an juga menggambarkan sifat dan kedudukan Jibril tanpa menyebut namanya secara langsung:
– Utusan yang Mulia dan Kuat: Dalam QS. At-Takwir: 19-21, Jibril digambarkan sebagai utusan yang mulia, memiliki kekuatan besar, dan kedudukan tinggi di sisi Allah (pemilik Arsy), serta ditaati dan dipercaya.
إِنَّهُۥ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ
Innahụ laqaulu rasụling karīm
Artinya: Sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril) (QS At Takwir : 19)
Temukan Informasi Selengkapnya Pada Sumber Berita: kalam.sindonews.com
PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya
















Discussion about this post