• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Jumat, 15 Mei 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Kisah dan Hikmah

Jangan Risau, Nabi Muhammad Saja Pernah Ditolak Cintanya

Senin. 3 Juli 2023 12:44
Reading Time: 3 mins read
455
A A
0
Jangan Risau, Nabi Muhammad Saja Pernah Ditolak Cintanya

#image_title

828
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

Baca Lainnya

Abdullah bin Salam: Dari Yahudi ke Islam – Portal Islam

Badar: Mengenang Kembali Momentum Pembuktian Janji Allah – Portal Islam

Keajaiban Malam ke-24: Kisah Wanita Buta yang Kembali Melihat di Bulan Ramadan – Portal Islam

Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 – Portal Islam

PANJI ISLAM – Jangan Risau, Nabi Muhammad Saja Pernah Ditolak Cintanya

Bagi seorang pemuda, cinta ditolak adalah hal yang membuat merana. Hati seperti teriris dan mata pun hendak menangis, hidup serasa tidak bergairah dan seolah-olah kehilangan makna. Tetapi jangan risau, sebab terdapat kisah menarik tentang kisah percintaan Nabi Muhammad yang juga pernah mengalami penolakan.

Meski disebutkan bahwa nabi Muhammad itu “basyarun lā ka al-basyar” (manusia tetapi tidak seperti manusia pada umumnya), secara naluriah, beliau tetaplah seorang manusia yang memiliki rasa ketertarikan terhadap lawan jenisnya.

Pada saat nabi Muhammad belum menerima risalah kerasulan, beliau tertarik serta menyukai teman kecilnya sekaligus sepupunya sendiri, saudari dari Ali bin Abi Thalib, yang bernama Fakhitah binti Abi Thalib bin Hasyim, biasa dipanggil Ummu Hani’. Rasa cinta tersebut beliau utarakan langsung kepada sang paman dengan melamar Fakhitah. Namun, maksud baik tersebut ditolah oleh Abu Thalib, sebab sang paman hendak menikahkan putrinya tersebut dengan seorang pemuda dari bani Makhzum bernama Hubairah.

Hubairah sendiri merupakan putra saudara ibu Abu Thalib, terkenal dengan kekayaannya, kemampuannya, dan baik pekertinya serta masyhur sebagai penyair sudah lebih dahulu meminang Fakhitah untuk dijadikan istri. Bani Makhzum sendiri memiliki peran besar bagi Abi Thalib. Dahulu bani Makhzum biasa menikahkan gadis-gadisnya dengan bani Hasyim, sehingga Abu Thalib mengatakan bahwa orang yang bermuah hati harus dibalas hal yang serupa.

Rasulullah menerima dengan lapang dada penolakan sang paman serta menerimanya sebagai nasihat bahwa dirinya dinilai belum waktunya membangun serta membina mahligai bahtera rumah tangga.

Fakhitah akhirnya menikah dengan Hubairah bin Amr al-Makhzumi dan dikaruniai empat anak bernama Amr, Ja’dah, Hani’, dan Yusuf. Sehingga ia lebih dikenal dengan nama Ummu Hani’. Meskipun Ummu Hani’ adalah cinta pertama Nabi, namun mereka tidak ditakdirkan hidup bersama seatap dan serumah.

Hingga akhirnya Allah mengirimkan Khadijah binti Khuwailid yang menjadi partner setia dakwah sang Nabi selama 25 tahun, dan satu-satunya istri Rasulullah yang tidak dipoligami.

Beberapa tahun berlalu, setelah Nabi Muhammad sudah menjadi nabi dan rasul banyak orang berbondong-bondong masuk Islam saat peristiwa Fathu Mekkah. Sayangnya suami Ummi Hani’ tidak mau mau bersyahadat untuk masuk islam, malah ia melarikan diri dari Mekkah dan sampai akhir hayatnya tidak memeluk agama islam.

Rasulullah yang masih menyimpan rasa cinta pada Fakhitah serta merasa iba melihatnya membesarkan anak-anaknya sendirian, bermaksud ingin menjadi ayah bagi anak-anak Ummu Hani’ dengan melamarnya kembali. Namun disayangkan, jika dahulu sang paman lah yang menolaknya, kini Ummu Hani’ langsung yang menolak pinangan sang Nabi untuk kedua kali.

Ummu Hani’ beralasan bahwa di usianya yang sudah menua, ia khawatir tidak bisa melayani Nabi dengan baik serta khawatir malah mengganggu dakwah sang Nabi, oleh sebab itu ia memilih fokus pada anak-anaknya saja.

Penolakan Ummu Hani’ tersebut menjadi cikal-bakal atau asbabul wurud hadis shohih Bukhari no. 4692:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَيْرُ نِسَاءٍ رَكِبْنَ الْإِبِلَ صَالِحُ نِسَاءِ قُرَيْشٍ أَحْنَاهُ عَلَى وَلَدٍ فِي صِغَرِهِ وَأَرْعَاهُ عَلَى زَوْجٍ فِي ذَاتِ يَدِهِ

dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Sebaik-baik wanita adalah yang dapat mengendarai unta. Sebaik-baik wanita Quraisy adalah adalah yang paling lembut dan simpati pada anak di masa kecilnya, dan paling bisa menjaga harta suaminya.”

Walakhir, jodoh adalah urusan Allah yang dirahasiakan kepada para hamba-Nya. Oleh karena itu, tugas para jomblowan dan jomblowati ialah senantiasa berusaha menjaga diri dan memantaskan diri menjadi pribadi yang lebih baik, sebab dikatakan bahwa ‘jodoh adalah cerminan diri’, sebagaimana firman Allah dalam QS an-Nur: 26:

اَلْخَبِيْثٰتُ لِلْخَبِيْثِيْنَ وَالْخَبِيْثُوْنَ لِلْخَبِيْثٰتِۚ وَالطَّيِّبٰتُ لِلطَّيِّبِيْنَ وَالطَّيِّبُوْنَ لِلطَّيِّبٰتِۚ اُولٰۤىِٕكَ مُبَرَّءُوْنَ مِمَّا يَقُوْلُوْنَۗ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّرِزْقٌ كَرِيْمٌ

Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga).

wa Allahu a’lam!

Sumber Berita: islami.co

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tags: CintanyaDitolakJanganMuhammadNabiPernahRisauSaja

ADVERTISEMENT
Previous Post

Kisah Mualaf Italia Silvia Romano yang Membuat Marah Politisi

Next Post

Kemenag dan Kementrian Haji Saudi Siapkan Tim Investigasi atas Buruknya Layanan Armina

Berita Terkait

Abdullah bin Salam: Dari Yahudi ke Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Abdullah bin Salam: Dari Yahudi ke Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 4 Maret 2026 10:22
Badar: Mengenang Kembali Momentum Pembuktian Janji Allah  – Portal Islam
Cover Story

Badar: Mengenang Kembali Momentum Pembuktian Janji Allah – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 12:40
Keajaiban Malam ke-24: Kisah Wanita Buta yang Kembali Melihat di Bulan Ramadan  – Portal Islam
Cover Story

Keajaiban Malam ke-24: Kisah Wanita Buta yang Kembali Melihat di Bulan Ramadan – Portal Islam

by Panji Islam
Jumat. 6 Maret 2026 02:05
Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026  – Portal Islam
Khazanah Islam

Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:58
Kisah dan Hikmah

Prof. Nasaruddin Umar: Mimpi Buruk Belum Tentu dari Bisikan Setan – Kisah Islam

by Panji Islam
Minggu. 20 April 2025 22:18
Tangis Umat Islam di 17 Ramadhan, Sayyidah Aisyah Berpulang dalam Keadaan Shalat – Kisah Islam
Kisah dan Hikmah

Kisah Pernikahan Rasulullah dengan Aisyah di Bulan Syawal, Istri Nabi Paling Cerdas – Kisah Islam

by Panji Islam
Minggu. 20 April 2025 22:01
Mengapa Nabi Ibrahim Dijuluki Bapak Para Nabi? – Islami[dot]co  – Kisah Islam
Kisah dan Hikmah

Mengapa Nabi Ibrahim Dijuluki Bapak Para Nabi? – Islami[dot]co – Kisah Islam

by Panji Islam
Minggu. 20 April 2025 15:08
Next Post
Kemenag dan Kementrian Haji Saudi Siapkan Tim Investigasi atas Buruknya Layanan Armina

Kemenag dan Kementrian Haji Saudi Siapkan Tim Investigasi atas Buruknya Layanan Armina

Gempa Magnitudo 6.2 Guncang Keerom Papua, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 6.2 Guncang Keerom Papua, Tidak Berpotensi Tsunami

Swedia Akhirnya Ikut Mengutuk Pembakaran Al-Qur’an

Swedia Akhirnya Ikut Mengutuk Pembakaran Al-Qur'an

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2483 shares
    Share 993 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1510 shares
    Share 604 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1251 shares
    Share 500 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Kisah Usman bin Yahya Meminta Jabatan Mufti Kepada Pemerintah Penjajah Belanda – Polemik Nasab Habib

6 jam ago
Sidik Jari Genetika dan Proyek Genetika Quraisy – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Sidik Jari Genetika dan Proyek Genetika Quraisy – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi b – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

DR. Saleh Basyari: Bung Karno Nasionalisasi Aset Ekonomi, Kiai Imad Nasionalisasi Sosial-Keagamaan – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
Sejalan Dengan Anti-Nekolim Presiden Prabowo, Gus Rocky Usulkan Kiai Imad Menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Sejarah Islam – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD