• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Rabu, 17 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Berapa Jumlah Rakaat Salat Sunnah Rawatib? Simak Penjelasannya!

Kamis. 26 September 2024 13:26
Reading Time: 3 mins read
456
A A
0
Berapa Jumlah Rakaat Salat Sunnah Rawatib? Simak Penjelasannya!
830
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Berapa Jumlah Rakaat Salat Sunnah Rawatib? Simak Penjelasannya!

loading…

Salat rawatib adalah salat sunnah yang dikerjakan sebelum (qobliyah) dan sesudah (badiyah) salat fardhu (wajib). Ada perbedaan penafsiran dari ulama mengenai total jumlah rakaatnya. Foto ilustrasi/ist

ADVERTISEMENT
Jumlah total rakaat salat sunnah Rawatib kerap kali dipertanyakan. Berapa sebenarnya jumlah rakaat salat sunnah yang sangat dianjurkan sebelum dan setelah salat fardhu ini dalam sehari semalamnya?

Salat Rawatib adalah salat sunnah yang dikerjakan sebelum (qobliyah) dan sesudah (ba’diyah) salat fardhu (wajib). Ada perbedaan penafsiran dari ulama mengenai total jumlah rakaatnya.

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Ada yang menyebut seluruh salat Rawatib adalah berjumlah 10 rakaat atau 12 rakaat. Bahkan ada ulama yang berpendapat 22 rakaat. Perbedaan jumlah rakaat ini tidak mempengaruhi pahala salat Rawatib sebagai ibadah at-tathowwu’ (ibadah tambahan).

Rincian salat rawatib menurut buku Risalah Tuntunan Sholat Lengkap karya Moh. Rifai, adalah sebagai berikut :

ADVERTISEMENT

– 2 rakaat sebelum salat subuh (sesudah salat subuh tidak ada sunnah setelah subuh.
– 2 atau 4 rakaat sebelum Zuhur. Dan 2 rakaat setelah suhur.
– 2 rakaat atau 4 rakaat sebelum salat Ashar (setelah salat Ashar tidak ada salat sunah)
– 2 rakaat sesudah salat Maghrib
– 2 rakaat sebelum salat Isya’ (atau tidak salat sebelum Isya’)
– 2 rakaat sesudah salat Isya.

Namun dalam buku karya Imam Ibnu Qoyyim al-Jauziyah berjudul Zad Al Ma’ad bab Hadyu An-Nabi fi Ash-Sholah, salat Sunnah rawatib berkisar 10 atau 12 rakaat. Dijelaskan bahwa Rasulullah selalu menjaga salat sunnah yang sepuluh rakaat ketika beliau tidak bepergian. Rasulullah termasuk yang menggemarkan salat Rawatib

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab dari seorang hamba adalah salatnya. Apabila bagus maka ia telah beruntung dan sukses, dan bila rusak maka ia telah rugi dan menyesal. Apabila kurang sedikit dari shalat wajibnya maka Rabb ku berfirman: “Lihatlah, apakah hamba-Ku itu memiliki shalat tathawwu’ (shalat sunnah)?” Lalu salat wajibnya yang kurang tersebut disempurnakan dengannya, kemudian seluruh amalannya diberlakukan demikian.” (HR at-Tirmidzi)

Ibnu Umar mengatakan, “Aku selalu menjaga sholat sunnah sepuluh rakaat dari Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam. Yakni dua rakaat sebelum dan sesudah salat zuhur, dua rakaat setelah salat Maghrib, dua rakaat setelah salat Isya , dan 2 rakaat sebelum subuh. (HR. Bukhar).

Dalam hadis tersebut dijelaskan bahwa rawatib Maghrib dan Isya dilakukan Rasulullah di rumah.

Mengingat pentingnya ibadah rawatib ini, serta dikerjakannya secara berulang-ulang sebagaimana shalat fardhu, maka umat Islam dianjurkan untuk melaksanakannya.

Di antara hadis yang menunjukkan keutamaan salat sunah Rawâtib secara umum, ialah hadits Ummu Habîbah, yang berbunyi :

مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يُصَلِّي لِلَّهِ كُلَّ يَوْمٍ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً تَطَوُّعًا غَيْرَ فَرِيضَةٍ إِلَّا بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ

Tidaklah seorang muslim shalat karena Allah setiap hari dua belas raka’at salat sunnah, bukan wajib, kecuali akan Allah membangun untuknya sebuah rumah di surga. (HR. Muslim).

Penjelasan hadis di atas bahwa Ummu Habibah radiyallahu ‘anha telah meriwayatkan sebuah hadits tentang keutamaan salat sunnah rawatib, dia berkata: saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Barangsiapa yang salat dua belas rakaat pada siang dan malam, maka akan dibangunkan baginya rumah di surga“. Ummu Habibah berkata: saya tidak pernah meninggalkan salat sunnah rawatib semenjak mendengar hadis tersebut.

Banyak sahabat yang tidak pernah meninggalkannya setelah mendengar hadits tersebut.

Aisyah radhiyallahu ‘anha telah meriwayatkan sebuah hadits tentang salat sunnah rawatib sebelum (qobliyah) shubuh, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, “Dua rakaat sebelum shubuh lebih baik dari dunia dan seisinya. Dalam riwayat yang lain, Dua raka’at sebelum shubuh lebih aku cintai daripada dunia seisinya” (HR. Muslim)

Adapun salat sunnah sebelum shubuh ini merupakan yang paling utama di antara shalat sunnah rawatib dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah meninggalkannya baik ketika mukim (tidak berpegian) maupun dalam keadaan safar.

Ummu Habibah radhiyallahu anha telah meriwayatkan tentang keutamaan rawatib dzuhur, dia berkata: saya mendengar rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang menjaga (shalat) empat rakaat sebelum dzuhur dan empat rakaat sesudahnya, Allah haramkan baginya api neraka“. (HR. Ahmad, Abu Dawud, At-Tarmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah)

Hadits Ummu Habibah di atas menjelaskan bahwa jumlah shalat sunnah rawatib ada 12 rakaat dan penjelasan hadits 12 rakaat ini diriwayatkan oleh At-Tarmidzi dan An-Nasa’i, dari ‘Aisyah radiyallahu ‘anha, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Barangsiapa yang tidak meninggalkan dua belas (12) rakaat pada salat sunnah rawatib, maka Allah akan bangunkan baginya rumah di surga, (yaitu): empat rakaat sebelum dzuhur, dan dua rakaat sesudahnya, dan dua rakaat sesudah maghrib, dan dua rakaat sesudah ‘isya, dan dua rakaat sebelum subuh“. (HR. At-Tarmidzi, dan An-Nasa’i)

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: Berapahikmah bilangan rakaat sholatJumlahPenjelasannyaRakaatRawatibSalatsalat sunnahshalat rawatibshalat sunnah rawatibSimaksunnah

ADVERTISEMENT
Previous Post

Produksi dan Reproduksi Manusia: Islam Bisa Menerima Teori Evolusi Darwin

Next Post

Profil Sekte Bektashi yang Akan Mendirikan Negara Islam di Albania Mirip Vatikan

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Profil Sekte Bektashi yang Akan Mendirikan Negara Islam di Albania Mirip Vatikan

Profil Sekte Bektashi yang Akan Mendirikan Negara Islam di Albania Mirip Vatikan

Seputar Kontroversi Rencana Albania Dirikan Negara Islam Mirip Vatikan

Seputar Kontroversi Rencana Albania Dirikan Negara Islam Mirip Vatikan

Kisah Cinta Utsman bin Affan dan Ruqayyah: Dua Kali Hijrah

Kisah Cinta Utsman bin Affan dan Ruqayyah: Dua Kali Hijrah

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1252 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

23 jam ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

24 jam ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD