• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Senin, 20 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Tidak Puasa bagi Para Pekerja Keras

Rabu. 3 April 2024 10:53
Reading Time: 3 mins read
433
A A
0
Tidak Puasa bagi Para Pekerja Keras

#image_title

829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Tidak Puasa bagi Para Pekerja Keras

loading…

Puasa adalah ibadah mulia dan wajib umat Islam. Artinya, apapun profesinya, umat Islam wajib menjalankan ibadah puasa karena pada prinsipnya kewajiban itu pasti sanggup dipikul oleh manusia. Foto ilustrasi/darulquran

ADVERTISEMENT
Ustaz Abil Ash, M.Ag
Dosen Ilmu Hadis, Institut Daarul Qur’an Jakarta

Puasa adalah ibadah mulia dan wajib umat Islam. Artinya, apapun profesinya, umat Islam wajib menjalankan ibadah puasa karena pada prinsipnya kewajiban itu pasti sanggup dipikul oleh manusia. Lalu bagaimana dengan umat Islam yang meniti karir sebagai atlet sepakbola profesional atau atlet apapun itu terkait dengan kewajiban puasa?

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Dalam konteks ini, kami berasumsi bahwa sepakbola di sini bukan sekadar olahraga biasa atau hobi standar seperti kita yang bukan atlet membuat jadwal latihan rutin sepakbola, futsal, atau olahraga lainnya. Dalam sepakbola di sini, kami memandang atlet itu sebagai mereka yang terikat pada sebuah tim profesional, harus menunjukkan performa yang prima untuk timnya, dan menghibahkan segenap waktunya untuk profesi tersebut.

Melihat tuntutan profesionalitas yang luar biasa, kita dapat mengaitkan atlet sepakbola profesional dengan pekerja berat yang diatur di dalam kajian fiqih. Terkait dengan pekerja berat, ulama menyatakan bahwa mereka yang menggeluti pekerjaan berat mendapatkan keringanan untuk membatalkan puasanya. Tetapi untuk berjaga-jaga, mereka diwajibkan niat di malam hari dan dianjurkan untuk menjalankan sunah sahur sebagai keterangan berikut ini:

ADVERTISEMENT

صاحب العمل الشاق: قال أبو بكر الآجري: من صنعته شاقة، فإن خاف بالصوم تلفاً، أفطر وقضى إن ضره ترك الصنعة، فإن لم يضره تركها، أثم بالفطر، وإن لم ينتف التضرر بتركها، فلا إثم عليه بالفطر للعذر. وقرر جمهور الفقهاء أنه يجب على صاحب العمل الشاق كالحصاد والخباز والحداد وعمال المناجم أن يتسحر وينوي الصوم، فإن حصل له عطش شديد أو جوع شديد يخاف منه الضرر، جاز له الفطر، وعليه القضاء، فإن تحقق الضرر وجب الفطر، لقوله تعالى: {ولاتقتلوا أنفسكم إن الله كان بكم رحيماً} [النساء:29/4

“Pekerja berat. Menurut Abu Bakar Al-Ajurri, jika khawatir menjadi bahaya karena puasa, orang yang memiliki pekerjaan berat boleh membatalkan puasanya dan menggantinya di lain bulan bila melepaskan pekerjaan itu mendatangkan mudarat baginya. Tetapi jika meninggalkan pekerjaan berat itu tidak membuatnya mudarat, maka ia berdosa karena membatalkan puasa. Tetapi jika darurat itu misalnya juga takkan hilang karena meninggalkannya, maka ia tidak berdosa dalam membatalkan puasanya karena uzur. Sedangkan mayoritas ahli fiqih menyatakan wajib sahur dan niat puasa di malam hari bagi pekerja berat seperti buruh tani, buruh pembuat roti, pandai besi, buruh-buruh tambang. Jika ketika siang ia mengalami haus dan lapar yang mendera, maka ia boleh membatalkan puasanya dan ia wajib mengqadhanya. Tetapi jika darurat benar-benar nyata, maka ia wajib membatalkan puasanya karena firman Allah ta‘ala, ‘Janganlah kaubunuh dirimu karena sungguh Allah begitu kasih kepadamu,’ (An-Nisa ayat 29),” (Lihat Syekh Wahbah Az-Zuhayli, Al-Fiqhul Islami wa Adillatuh, [Beirut, Darul Fikr: 1985 M/1405 H], cetakan kedua, juz II, halaman 648).

Dari keterangan ini, kita dapat menarik simpulan bahwa bila dirasa memberatkan atau dapat mengurangi stamina dan sedikit berpengaruh pada performa pribadi yang juga berimbas pada penampilan tim, maka ia sebaiknya tetap berpuasa karena menyalahi yang utama (khilaful awla) ketika membatalkannya. Tetapi bila mana puasa dapat merusak sama sekali performanya di lapangan, maka sebaiknya ia membatalkan puasa seperti keterangan Jalaluddin Al-Mahalli terkait musafir yang sebenarnya boleh saja membatalkan puasa meskipun tidak memiliki uzur.

وخلاف الأولى أي فطر مسافر لا يجهده الصوم فإن جهده فالفطر أولى

“Dan menyalahi yang utama adalah pembatalan puasa oleh musafir yang tidak mengalami kesulitan dalam puasa. Tetapi ketika puasa membuatnya sulit, maka ia sebaiknya membatalkan puasa,” (Lihat Syekh Jalaluddin Al-Mahalli, Jam‘ul Jawami‘, [Surabaya, Daru Nasyr Al-Mishriyah: tanpa catatan tahun], juz I, halaman 121).

Hanya saja perlu diingat bahwa hukum ini hanya berlaku bagi atlet profesional. Sedangakan tim-tim sepakbola dan futsal masyarakat yang sekadar menyalurkan hobi atau sekadar berolahraga tidak masuk dalam pertimbangan hukum ini karena mereka tidak berada dalam situasi sulit dan mengikat seperti atlet dan pekerja berat lain. Meskipun tetap mendapat keringanan untuk membatalkan puasa, ulama menganjurkan mereka yang memiliki udzur seperti musafir, atlet profesional, atau pekerja berat untuk berpuasa atau setidaknya niat dan sahur di malam hari. Hal ini menunjukkan betapa mulianya ibadah puasa Ramadan.

Wallahu A’lam

(wid)

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: bagihukum meninggalkan puasa ramadanKerasorang yang boleh tidak puasa ramadhanParaPekerjapekerja keraspuasapuasa ramadan 2024ramadan 2024Tidak

ADVERTISEMENT
Previous Post

10 Hari Terakhir Ramadan, Al-Qur’an Berumur 100 Tahun Dipamerkan di Masjid Al-Akbar Surabaya

Next Post

5 Hakikat Puasa Ramadan bagi Orang Khusus Menurut Imam Al-Ghazali

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
5 Hakikat Puasa Ramadan bagi Orang Khusus Menurut Imam Al-Ghazali

5 Hakikat Puasa Ramadan bagi Orang Khusus Menurut Imam Al-Ghazali

Memaknai Puasa Melalui Kacamata Kaum Sufi Ajaran Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani

Memaknai Puasa Melalui Kacamata Kaum Sufi Ajaran Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani

Siap-siap Iktikaf, Jangan Lupa Perhatikan Adab-adabnya

Siap-siap Iktikaf, Jangan Lupa Perhatikan Adab-adabnya

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1504 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026 – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil: Ditradisikan oleh Walisongo Sunan Ampel, Namun Diduga Sejarah Dibelokkan oleh Oknum? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menjaga Marwah Sejarah: Fakta Autentik Trah Sunan Ampel dan Keadilan untuk Leluhur di Winongan yang Menjadi Korban – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD