• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Jumat, 15 Mei 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Rahasia Politeisme Orang Arab sebelum Datangnya Islam

Selasa. 8 Agustus 2023 18:34
Reading Time: 2 mins read
428
A A
0
Rahasia Politeisme Orang Arab sebelum Datangnya Islam

#image_title

829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Rahasia Politeisme Orang Arab sebelum Datangnya Islam

loading…

Mereka menganggap bahwa untuk setiap fenomena ada tuhannya masing-masing. Ilustrasi: Ist

ADVERTISEMENT
Orang Arab sebelum datangnya Islam percaya bahwa setiap makhluk dan setiap gejala tentulah mempunyai penyebab tersendiri, dan bahwa Tuhan Yang Esa tidak mampu menciptakan semuanya.

Pada masa itu, ilmu pengetahuan memang belum menemukan hubungan antara makhluk dan fenomena alami serta berbagai kejadian. “Sebagai akibatnya, orang-orang itu mengkhayalkan bahwa semua mahluk dan berbagai fenomena alami berdiri sendiri-sendiri dan tidak ada kaitan satu sama lain,” tulis Ja’far Subhani dalam bukunya berjudul “Ar-Rizalah, Sejarah Kehidupan Rasulullah SAW” (PT Lentera Basritama, 2004).

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Menurutnya, karena itu, mereka menganggap bahwa untuk setiap fenomena seperti hujan dan salju, gempa bumi dan kematian, paceklik dan kesukaran, perdamaian dan ketentraman, kekejaman dan pertumpahan darah, dan sebagainya, ada tuhannya masing-masing.

“Mereka tak menyadari bahwa seluruh alam semesta adalah suatu kesatuan, di mana bagiannya saling terkait dan masing-masingnya mempunyai efek timbal balik,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Pikiran bersahaja manusia masa itu belum mengetahui rahasia penyembahan kepada Allah Yang Esa dan tidak menyadari bahwa Allah yang menguasai alam semesta adalah Tuhan Yang Mahakuasa dan Mahatahu, Pencipta yang bebas dari segala kelemahan dan cacat.

Kekuasaan, kesempurnaan, pengetahuan, dan kebijaksanaanNya tiada berbatas. Ia di atas segala sesuatu yang dianggapkan kepada-Nya. Tak ada kesempurnaan yang tidak Ia miliki.

Tak ada kemungkinan yang tak dapat diciptakan-Nya. Ia adalah Allah Yang Esa yang mampu menciptakan segala makhluk dan fenomena tanpa bantuan dan dukungan siapa pun. Ia dapat menciptakan makhluk lain dengan cara yang sama sebagaimana Ia menciptakan makhluk-makhluk yang ada sekarang.

Menurut Ja’far Subhani, karena itu, secara nalar, adanya perantaraan dari suatu wewenang yang dapat mengurangi kemandirian kehendak Allah yang tidak bersekutu, tidak dapat diterima.

Kepercayaan bahwa alam semesta mempunyai dua pencipta, yang satu merupakan sumber kebaikan dan cahaya sedang yang satu lagi merupakan sumber kejahatan dan kegelapan, juga tak dapat diterima. Kepercayaan bahwa ada perantaraan oleh seseorang, seperti Maryam dan ‘Isa, dalam hal penciptaan alam semesta, atau bahwa pengaturan tatanan dunia fisik telah dikuasakan pada seorang manusia, merupakan manifestasi syirik dan kelebih-lebihan.

(mhy)

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: aliran kepercayaanARabDatangnyailmu pengetahuanislamjahiliyahjazirah arabOrangPoliteismeRahasiaSebelumTuhan

ADVERTISEMENT
Previous Post

PBNU Gelar Munas dan Konbes NU pada September 2023 di Pesantren Al-Hamid Jakarta | NU Online

Next Post

Kecendikiawanan Ketib Anom Kudus dalam Serat Cabolek | NU Online

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Kecendikiawanan Ketib Anom Kudus dalam Serat Cabolek | NU Online

Kecendikiawanan Ketib Anom Kudus dalam Serat Cabolek | NU Online

Para Nabi Memberi Pelajaran dengan Metode Logika dan Penalaran, Begini Penjelasannya

Para Nabi Memberi Pelajaran dengan Metode Logika dan Penalaran, Begini Penjelasannya

Forum ASEAN IIDC Tegaskan Pentingnya Peran Perempuan dan Pemuda dalam Membangun Peradaban | NU Online

Forum ASEAN IIDC Tegaskan Pentingnya Peran Perempuan dan Pemuda dalam Membangun Peradaban | NU Online

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2483 shares
    Share 993 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1510 shares
    Share 604 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1251 shares
    Share 500 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Sidik Jari Genetika dan Proyek Genetika Quraisy – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Sidik Jari Genetika dan Proyek Genetika Quraisy – Polemik Nasab Habib

19 jam ago
Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi b – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

DR. Saleh Basyari: Bung Karno Nasionalisasi Aset Ekonomi, Kiai Imad Nasionalisasi Sosial-Keagamaan – Polemik Nasab Habib

20 jam ago
Sejalan Dengan Anti-Nekolim Presiden Prabowo, Gus Rocky Usulkan Kiai Imad Menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Sejarah Islam – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt – Polemik Nasab Habib

21 jam ago
Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi b – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi b – Polemik Nasab Habib

22 jam ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD