• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Ragam dan Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW, Arab Saudi Tidak Merayakan

Kamis. 28 September 2023 17:01
Reading Time: 3 mins read
448
A A
0
Ragam dan Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW, Arab Saudi Tidak Merayakan

#image_title

831
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Ragam dan Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW, Arab Saudi Tidak Merayakan

loading…

Maulid Nabi di Lebanon. Foto/Ilustrasi: Arab News

Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini dirayakan pada hari Rabu 27 September. Banyak negara dengan populasi mayoritas Muslim menetapkan perayaan tersebut sebagai hari libur umum. Ini dianggap sebagai peristiwa penting yang memperingati kehidupan dan warisan tokoh paling penting dalam agama Islam.

Maulid Nabi , atau Maulid Nabawi, secara tradisional dirayakan oleh Muslim Suni pada tanggal 12 Rabi’ al-Awwal. Meskipun ada keraguan apakah tanggal tersebut adalah tanggal pastinya. Umat Syiah merayakannya pada tanggal 17 Rabi’ al-Awwal. Sebagian umat Islam lain lebih mempercayai tanggal 9 Rabi’ al-Awwal sebagai maulid Nabi.

ADVERTISEMENT

Tahun Hijriah adalah tahun lunar, dengan bulan-bulan yang dimulai ketika bulan sabit pertama terlihat. Ini adalah 11 sampai 12 hari lebih pendek dari tahun matahari, yang digunakan dalam kalender Masehi atau Kristen .

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Hanya saja, tidak semua umat Islam setuju bahwa Maulid Nabi harus dirayakan. Golongan muslim Wahabbi dan Salafi tidak setuju perayaan maulid. Mereka menganggap perayaan tersebut sebagai bidah karena tidak ada dalam ajaran Islam.

Di Arab Saudi, di mana Wahhabisme dominan, hari lahir Nabi tidak diakui sebagai hari libur nasional.

ADVERTISEMENT

Sejarah Maulid

Banyak versi tentang siapa yang pertama kali menggelar perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Salah satu versi menyebut tokoh yang paling mula menggelar perayaan adalah Sultan Abu Said Muzhaffar Kukabri pada tahun 630 H. Konon acara ini digelar untuk memompa fanatisme umat Islam dalam menghadapi agresi militer Genghis Khan (1167-1227 M) dari Mongol.

Sultan Abu Said adalah Gubernur Irbil di Irak. Sultan Abu Said hidup pada tahun 549-630 H. Abdul Al-Rahman Al-Sayuthi dalam kitab “Husnu Al-Maqsub: Fi Amali Al-Maulid” menyebut kala itu ancaman Temujin atau Gengis Khan amat menakutkan.

Gengis Khan, seorang raja Mongol yang naik tahta ketika berusia 13 tahun dan mampu mengadakan konfederasi tokoh-tokoh agama, berambisi menguasai dunia. Penyelenggaraan acara maulid secara besar-besaran diharapkan dapat memompa fanatisme umat Islam yang kala itu sedang terpuruk.

Ragam dan Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW, Arab Saudi Tidak Merayakan

Maulid perdana yang diadakan oleh Sultan Abu Said amat megah dan semarak. Tidak tanggung-tanggung, dia mengadakan acara Maulid selama 7 hari 7 malam. Dalam acara Maulid itu ada 5.000 ekor kambing, 10.000 ekor ayam, 100.000 keju dan 30.000 piring makanan. Acara ini menghabiskan 300.000 dinar uang emas.

Kemudian, dalam acara itu Sultan Abu Said mengundang para orator untuk menghidupkan nadi heroisme Muslimin. Hasilnya, semangat heroisme Muslimin saat itu dapat dikobarkan dan siap menjadi benteng kokoh Islam.

Perang Salib Hal yang sama juga dilakukan Sultan Shalahuddin al-Ayyubi untuk membangkitkan semangat juang umat Islam dalam Perang Salib, yakni pada saat negeri-negeri Islam mendapat serangan-serangan gelombang demi gelombang dari berbagai bangsa Eropa (Prancis, Jerman, Inggris).

Pada tahun 1099 laskar Eropa merebut Yerusalem dan mengubah Masjid al-Aqsa menjadi gereja. Umat Islam saat itu kehilangan semangat perjuangan (jihad) dan persaudaraan (ukhuwah), sebab secara politis terpecah-belah dalam banyak kerajaan dan kesultanan, meskipun khalifah tetap satu, yaitu Bani Abbas di Baghdad, sebagai lambang persatuan spiritual.

Ragam dan Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW, Arab Saudi Tidak Merayakan

Menurut Sultan Shalahuddin, semangat juang umat Islam harus dihidupkan kembali dengan cara mempertebal kecintaan umat kepada nabi mereka. Dia mengimbau umat Islam di seluruh dunia agar hari lahir Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiul Awal, yang setiap tahun berlalu begitu saja tanpa diperingati, kini dirayakan secara massal.

Konon hal itu bukan gagasan murni Salahuddin, melainkan usul dari iparnya, Muzaffaruddin Gekburi, yang menjadi atabeg (semacam bupati) di Irbil, Suriah Utara.

Untuk mengimbangi maraknya peringatan Natal oleh umat Nasrani, Muzaffaruddin di istananya sering menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi, cuma perayaannya bersifat lokal dan tidak setiap tahun.

Adapun Salahuddin ingin agar perayaan Maulid Nabi menjadi tradisi bagi umat Islam di seluruh dunia dengan tujuan meningkatkan semangat juang, bukan sekadar perayaan ulang tahun biasa.

Pada mulanya gagasan Salahuddin ditentang oleh para ulama, sebab sejak zaman Nabi peringatan seperti itu tidak pernah ada. Lagi pula hari raya resmi menurut ajaran agama cuma ada dua, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha.

Ragam dan Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW, Arab Saudi Tidak Merayakan

Salahuddin menegaskan bahwa perayaan Maulid Nabi hanyalah kegiatan yang menyemarakkan syiar agama, bukan perayaan yang bersifat ritual, sehingga tidak dapat dikategorikan bid’ah yang terlarang. Ketika Salahuddin meminta persetujuan dari Khalifah An-Nashir di Bagdad, ternyata khalifah setuju.

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: ARabDanMaulidmaulid nabimaulid nabi 2023MerayakanMuhammadNabiperingatan maulid nabiRagamsaudisejarahsejarah maulid nabiTidakwahabi

ADVERTISEMENT
Previous Post

Swiss Jauhkan Denda Rp16,8 Juta bagi Perempuan yang Kenakan Burqa

Next Post

Perayaan Maulid Nabi Ajang Silaturahmi dan Inklusivitas

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Perayaan Maulid Nabi Ajang Silaturahmi dan Inklusivitas

Perayaan Maulid Nabi Ajang Silaturahmi dan Inklusivitas

Seorang Muslim Wajib Menepati Janji, Begini Penjelasannya

Seorang Muslim Wajib Menepati Janji, Begini Penjelasannya

Tidak Seperti Laki-laki, Apakah Salat Jamaah Wanita di Masjid Tetap Berpahala?

Tidak Seperti Laki-laki, Apakah Salat Jamaah Wanita di Masjid Tetap Berpahala?

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1602 shares
    Share 641 Tweet 401
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Jahil Murakkab dan Runtuhnya Fabrikasi Nasab: Validasi Ilmiah KH. Imaduddin melalui Verifikasi Mustanad dan Genetik – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Metode Eliminasi dan Epistemologi Nasab: Pengantar dan Apresiasi atas Gagasan Dr. Sugeng Sugiharto – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

5 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

5 hari ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

5 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD