• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Minggu, 19 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Rafidah: Kisah Zaid Ditinggalkan Pengikutnya karena Menghargai Abu Bakar dan Umar

Selasa. 1 Oktober 2024 19:50
Reading Time: 3 mins read
447
A A
0
Rafidah: Kisah Zaid Ditinggalkan Pengikutnya karena Menghargai Abu Bakar dan Umar
829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Rafidah: Kisah Zaid Ditinggalkan Pengikutnya karena Menghargai Abu Bakar dan Umar

loading…

Rafidah adalah sekelompok penganut Syiah yang memandang Ali dan anak cucunya lebih utama daripada Abu Bakar dan Umar. Getty Images

ADVERTISEMENT
RAFIDAH adalah sekelompok penganut Syiah yang memandang Ali bin Abi Thalib dan anak cucunya lebih utama daripada Abu Bakar dan Umar bin Khattab . Mereka tidak menyukai kedua sahabat Nabi yang khalifah itu, bahkan mencaci-makinya.

Kaum Rafidah mempercayai, para imam itu ma’shum alias bebas-salah. Mereka memberikan segala kehormatan Nabi (selain kenabian) kepada para imam. Mereka juga mempercayai kedatangan kembali imam Muntadhar (imam tertunggu) yang sementara ini menghilang, tanpa meninggal. Mereka mempunyai pemikiran khusus, yang sangat berbeda dari dasar pemikiran Sunni .

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Adapun kaum Syiah, mereka itu pencinta berat keluarga Nabi (ahl al-bayt). Mereka lebih mengutamakan Ahl al-Bayt daripada sahabat yang bukan keluarga Nabi. Tetapi mereka tidak membenci, memaki atau mengkafirkan para sahabat, terutama Abu Bakar dan ‘Umar.

Dalam Minhaj al-Sunnah, Ibnu Taimiyyah mengemukakan alasan mengapa ada sekte Syiah yang disebut Rafidhah. Menurut ibn Taimiyyah, sejak Zaid tampil ke gelanggang politik, Syiah terpecah menjadi dua, yaitu golongan Rafidhah dan golongan Zaidiyyah.

ADVERTISEMENT

Ketika ditanya mengenai Abu Bakar dan ‘Umar, Zaid menyatakan simpatinya kepada kedua sahabat itu. Zaid mendoakan keduanya. Sekelompok pengikutnya kemudian meninggalkan Zaid.

Zaid berkata kepada mereka: “Apakah kalian menyempal dariku?”

Sejak mereka menyempal dari Zaid itu, istilah Rafidah muncul. Adapun kaum Syiah yang tetap setia kepada Zaid, mereka itu diberi nama Zaidiyah, artinya, yang memihak kepada Zaid.

Ibnu Taimiyyah juga menjelaskan, Ali ibn Abi Thalib pernah berpidato di mimbar, di kota Kufah. Katanya: “Umat Islam terbaik setelah Nabi Muhammad adalah Abu Bakar dan ‘Umar.”

Orang Syiah yang mengenal ‘Ali dan hidup seangkatan dengannya, tidak pernah berselisih paham mengenai keutamaan Abu Bakar dan Umar. Akan tetapi mereka berbeda pendapat menentukan siapa yang lebih utama antara ‘Utsman dan ‘Ali. Itu diakui oleh para tokoh Syiah yang terdahulu dan yang belakangan.

Abul Qasim al-Balhi juga menyebutkan sama. la menceritakan, seseorang bertanya kepada Syarik ibn ‘Abdillah, “Siapa yang lebih utama di antara Abu Bakar dan ‘Ali? “Abu Bakar,” jawab Syarik.

Ketika ditanya, mengapa dia menjawab begitu, padahal dia seorang Syiah, Syarik menjawab bahwa orang yang tidak berkata begitu bukanlah seorang Syiah. “Demi Allah, ‘Ali ibn Abi Thalib berkata di atas mimbar: ‘Ingatlah, sesungguhnya umat Islam yang terbaik setelah Nabi adalah Abu Bakar, kemudian ‘Umar.” “Lalu mengapa?” tanya Syarik, “Anda menolak pernyataan ‘Ali ini? Bagaimana Anda bisa mendustakan ‘Ali? Sungguh, ‘Ali bukanlah pendusta atau pembohong.”

Mahmud az-Zaby dalam bukunya berjudul “Al-Bayyinat, fi ar-Radd’ ala Abatil al-Muraja’at” yang diterjemahkan Ahmadi Thaha dan Ilyas Ismail menjadi “Sunni yang Sunni — Tinjauan Dialog Sunnah-Syi’ahnya al-Musawi” (Penerbit Pustaka, 1989) mengatakan karena tidak mengerti, seringkali orang menyebut rafadh bagi pencinta keluarga Nabi, tanpa membedakan antara istilah rafadh dan tasyayyu’. Ada sya’ir begini: “Jika mencintai Ahl al Bayt disebut Rafadh, maka saksikanlah bahwa aku penganut paham Rafidhah.”

Ibnu Katsir dalam “Al-Bidayah wan-Nihayah” menceritakan, pada suatu saat kaum Syiah berkumpul bersama Zaid. Mereka bertanya kepada Zaid: “Apa maksud perkataan Anda, Allah memberi rahmat kepada Anda pada (diri) Abu Bakar dan ‘Umar?”

Zaid menjawab: “Semoga Allah mengampuni Abu Bakar dan ‘Umar. Aku tidak pernah mendengar seorang pun dari keluargaku yang berlepas tangan dari mereka berdua. Aku tidak pernah mengatakan tentang mereka kecuali yang – baik-balk. Aku ingin mengajak Anda kembali kepada Kitab Allah dan Sunnah Rasul, menghidupkan sunnah Nabi dan menumpas bid’ah. Jika mau mendengarkan, kalian dan aku akan memperoleh kebaikan. Tetapi bila kalian membangkang, maka aku bukanlah penolong kalian.”

Mendengar nasihat itu, kontan orang-orang Syiah itu bubar meninggalkan Zaid. Mereka menarik kembali bai’at mereka.

Sejak hari itu, mereka disebut kaum Rafidhah. Adapun orang-orang yang mendengarkan dan menerima nasihat Zaid, mereka disebut Zaidiyyah.

Penduduk Kufah umumnya penganut paham Rafidhah, sedangkan warga Makkah umumnya pengikut mazhab Zaidiyah. Baiknya, kaum Zaidiyah tetap menghargai Abu Bakar dan ‘Umar. Jeleknya, mereka lebih mengutamakan ‘Ali daripada kedua sahabat tadi. Padahal ‘Ali tidak lebih utama dari Abu Bakar dan ‘Umar. Bahkan, mungkin tidak -lebih utama daripada ‘Utsman, menurut paham Sunni yang benar dan sahih.

Menurut al-Mas’udi dalam “Muruj adz-Dzahab“, Zaid ibn ‘Ali pernah berkata kepada kaum Syiah yang menuntut agar Zaid berlepas tangan dari Abu Bakar dan ‘Umar.

Kata Zaid: “Abu Bakar dan Umar itu pemimpin kakekku. Maka aku tidak bisa melupakan mereka.” Mendengar itu, orang-orang Syiah bubar, menyempal.

(mhy)

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: AbuBakarDanDitinggalkangolongan syiahkarenakhalifah abu bakarKisahMenghargaiPengikutnyaRafidahsyiahsyiah rafidahUmarumar bin khattabZaid

ADVERTISEMENT
Previous Post

Beda Rafidah dan Syiah: Hati-Hati Jangan Sampai Tersesat!

Next Post

3 Pahlawan Islam Penakluk Eropa: Pidato Thariq bin Ziyad yang Menggetarkan

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
3 Pahlawan Islam Penakluk Eropa: Pidato Thariq bin Ziyad yang Menggetarkan

3 Pahlawan Islam Penakluk Eropa: Pidato Thariq bin Ziyad yang Menggetarkan

Penduduk Spanyol Sebelum Islam Masuk: Kaum Yahudi Sering Memberontak

Penduduk Spanyol Sebelum Islam Masuk: Kaum Yahudi Sering Memberontak

Sejarah Tafsir Al-Qur’an: Diawali Rasulullah SAW Berfungsi sebagai Mubayyin

Sejarah Tafsir Al-Qur'an: Diawali Rasulullah SAW Berfungsi sebagai Mubayyin

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1504 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026 – Polemik Nasab Habib

18 jam ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil: Ditradisikan oleh Walisongo Sunan Ampel, Namun Diduga Sejarah Dibelokkan oleh Oknum? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menjaga Marwah Sejarah: Fakta Autentik Trah Sunan Ampel dan Keadilan untuk Leluhur di Winongan yang Menjadi Korban – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD