• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Jumat, 19 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Islam

Pilihlah Pemimpin Indonesia dengan Hati Bukan Dengan Nafsu

Sabtu. 30 Juli 2022 15:15
Reading Time: 3 mins read
456
A A
0
Memilih Pemimpin
855
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

Panji Islam – Portal Berita Islam – Portal Islam : Pilihlah Pemimpin Indonesia dengan Hati Bukan Dengan Nafsu.

Pada Rabu, 17 April 2019, Indonesia akan menyelenggarakan pemilu presiden dan pemilu legislatif. Ini merupakan titik akhir dari kampanye yang telah berlangsung selama beberapa waktu, yang berlangsung dengan ketat dan suasana yang panas dengan beragam retorika yang dilakukan oleh para kandidat atau tim pendukungnya. Pilpres kali ini mengulang pertarungan pada 2014 antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto yang kali ini didampingi oleh KH Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno.

Setiap orang tentu sudah memiliki preferensi calon terbaik yang akan dipilih berdasarkan rekam jejak atau visi misi yang mereka sampaikan dalam kampanye. Perbedaan dukungan menyebabkan hubungan keluarga atau pertemanan menjadi renggang ketika kampanye menyentuh hal-hal yang sensitif seperti persoalan agama. Jangan sampai persaudaraan dan pertemanan yang kita bangun rusak gara-gara urusan pilpres.

Ketika kita membuka grup atau akun media sosial, dengan mudah dapat kita temui unggahan yang mendiskreditkan kandidat lain. Tak jarang, debat kusir antar pendukung militan menyebabkan seluruh anggota grup tidak nyaman dengan perilaku beberapa orang tersebut. Banyak yang berharap pemilu segera berlangsung sehingga ketenangan kembali sebagaimana semula.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, ada pula orang-orang yang cuek dengan pemilu. Tak peduli siapa yang terpilih karena selama ini gonta-ganti presiden, tetapi nasibnya tetap sama. Sebagian lagi mengamati situasi tetapi merasa calon-calon yang ada kurang memenuhi kriteria idealnya dan akhirnya lebih memilih golput.

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Yang menjadi keprihatinan bersama adalah maraknya politik uang. Praktik ini sudah berlangsung lama dan sejauh ini masih saja berjalan tanpa ada solusi yang memadai untuk menghindarinya.

Kesadaran bahwa pemimpin yang membeli suara kemudian akan berusaha mengembalikan modal politiknya dengan melakukan beragam cara, termasuk melalui korupsi belum tumbuh secara baik di masyarakat. Toh, rakyat juga yang akhirnya menanggung akibatnya dari terpilihnya pemimpin yang tidak berkualitas, yang terpilih bukan karena kapasitasnya, tetapi karena membeli suara.

ADVERTISEMENT

Lembaga-lembaga penyelenggara pemilu seperti KPU, Bawaslu, dan DKPP dipertaruhkan kredibilitasnya dengan memastikan bahwa proses pemilu berlangsung dengan jujur dan adil. Sayangnya, ada sejumlah upaya untuk mendelegitimasi kerja-kerja yang mereka lakukan. Sejumlah hoaks seperti tujuh kontainer surat sudah tercoblos, server KPU sudah diatur untuk memenangkan kandidat tertentu, 17.5 juta data bermasalah, dan lainnya. Ini merupakan upaya untuk meruntuhkan kepercayaan kepada mereka sehingga rakyat akan turun ke jalan. Akibatnya, timbul kekacauan. Masyarakat dapat membantu melakukan proses pengawalan pemilu dengan sejumlah cara, seperti membantu mengunggah data di kanal kawalpemilu.org atau partisipasi Ansor yang akan menjaga semua TPS agar pemilu berlangsung dengan baik.

Kita meyakini bahwa sebagian besar warga negara Indonesia adalah orang baik-baik yang menginginkan kedamaian. Namun demikian, segala kemungkinan harus diantisipasi. Satu-dua orang yang melakukan segala cara untuk meraih kemenangan dapat menimbulkan masalah besar terhadap kredibilitas hasil pemilu dan keberlangsungan penyelenggaraan negara di masa mendatang.

Kemenangan dan kekalahan merupakan hal yang normal dalam sebuah kontestasi. Yang nantinya menang, tentunya tidak boleh jumawa sedangkan yang kalah, harus mengevaluasi diri atas penyebab kekalahannya.

Pemilu berputar setiap lima tahun. Mereka yang menang dalam satu periode belum tentu menang lagi pada periode selanjutnya. Masyarakat memiliki kearifan dalam hal ini dengan mengatakan bahwa dunia berputar. Kadang roda di bawah, kadang di atas.

Rakyat Indonesia sudah semakin matang dalam berdemokrasi. Ini tentu buah dari pengalaman panjang pemilu yang sudah beberapa kali dijalani. Pascareformasi, Indonesia sudah menyelenggarakan pemilu nasional selama empat kali yang dimulai pada 1999. Kontestasi 2019 adalah yang ke-5. Belum lagi jika dihitung dengan pilkada di tingkat provinsi dan kabupaten kota. Ada banyak sekali pelajaran yang kita peroleh dari setiap penyelenggaraan pemilu yang kemudian terakumulasi menjadi pengetahuan bersama yang membuat kita semakin matang menghadapi peristiwa lima tahunan ini.

Pemilu dilaksanakan untuk menghasilkan pemimpin bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan untuk melayani kelompok yang menang saja. Mereka yang mendapatkan kemenangan tentunya harus merangkul semua kelompok untuk bersama-sama membangun bangsa. Untuk menciptakan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sebagai Muslim, selain usaha-usaha lahiriah, kita harus berdoa dan melakukan upaya-upaya batinian lain agar kita mendapatkan pilihan terbaik dan agar hajatan besar bangsa Indonesia ini berlangsung dengan aman dan damai. Kita sudah berijtihad bahwa pilihan kita adalah yang terbaik berdasarkan pertimbangan-pertimbangan rasional, tetapi apa yang terlihat baik di mata kita belum tentu baik di mata Allah. Tugas kita sebagai manusia adalah mengupayakan yang terbaik. Setelah itu, kita serahkan kepada Allah. Dengan demikian, kita memiliki kerendahan hati untuk menerima hasil yang ada.

Sumber : NU Online

Tags: memilih pemimpin indonesiapanji islampemilu 2019Pilih Pemimpin Indonesiapilpres 2019

ADVERTISEMENT
Previous Post

Inilah Keanehan Surat Suara yang Tercoblos di Malaysia Menurut KPU

Next Post

Jelang Pemilu, Waspadai Bahaya Hoaks di Media Sosial

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
hoaks-pemilu-2019

Jelang Pemilu, Waspadai Bahaya Hoaks di Media Sosial

tips jitu tangkal hoaks

BAPER: Tips Jitu Tangkal Hoaks Pemilu 2019

Prabowo Menang Telak

[HOAKS] Hasil Perhitungan Suara Sementara Diluar Negeri, Prabowo Menang Telak

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1602 shares
    Share 641 Tweet 401
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Jahil Murakkab dan Runtuhnya Fabrikasi Nasab: Validasi Ilmiah KH. Imaduddin melalui Verifikasi Mustanad dan Genetik – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Metode Eliminasi dan Epistemologi Nasab: Pengantar dan Apresiasi atas Gagasan Dr. Sugeng Sugiharto – Polemik Nasab Habib

17 jam ago
Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD