• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Kamis, 18 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Pertempuran Nahawand: Kisah Ali bin Abi Thalib Mencegah Umar bin Khattab Memimpin Perang

Senin. 22 April 2024 06:14
Reading Time: 3 mins read
437
A A
0
Pertempuran Nahawand: Kisah Ali bin Abi Thalib Mencegah Umar bin Khattab Memimpin Perang

#image_title

828
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Pertempuran Nahawand: Kisah Ali bin Abi Thalib Mencegah Umar bin Khattab Memimpin Perang

loading…

Umar menjawab: Saya akan mengangkat orang yang akan memimpin mereka menjadi pelopor kalau bertemu besok, yaitu Numan bin Muqarrin. Ilustrasi: art station

ADVERTISEMENT
Pertempuran Nahawand terjadi pada tahun 642 antara pasukan Arab Muslim melawan pasukan Kekaisaran Sasania. Pertempuran berakhir dengan kemenangan mutlak bagi pihak Muslim, dan akibatnya pihak Persia kehilangan kota-kota di sekitar wilayah tersebut, termasuk kota penting Sephahan, yang kini bernama Isfahan di Iran .

Kala itu, Pasukan Sassania berjumlah 150.000 orang di bawah pimpinan Peroz Khosrau yang diangkat Yazdigird III menjadi pemimpin tertinggi. Mereka berasal dari wilayah-wilayah Media, Azerbaijan, Khurasan, Gurgan, Tabaristan, Merw, Baktria, Sistan, Kerman, dan Farsistan, yang mengambil posisi bertahan di luar kota Nahawand.

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Sedangkan di pihak Arab, Nu’man bin Muqarrin memimpin 30.000 orang pasukan, yang berasal pangkalan Arab Muslim dari Irak, Khuzistan, dan Sawad.

Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul “Al-Faruq Umar” yang diterjemahkan Ali Audah menjadi ” Umar bin Khattab ” (PT Pustaka Litera AntarNusa, April 2000) mengisahkan pada saat yang sama di Madinah , Khalifah Umar bin Khattab bermaksud mengadakan musyawarah, ketika muazin sudah berseru mengumandangkan azan .

ADVERTISEMENT

Sesudah mereka berkumpul di Masjid, Umar naik ke mimbar dan ia menerangkan kepada hadirin apa yang telah disampaikan oleh wakil­-wakilnya mengenai persiapan pihak Persia, berkumpulnya mereka serta besarnya jumlah musuh itu.

Kemudian katanya: “Hari ini akan membawa akibat untuk hari esok. Saya bermaksud mengambil suatu keputusan. Dengarkanlah dan berikanlah pendapat kalian secara singkat. Janganlah kamu berselisih supaya kamu tidak kecewa dan kehilangan kekuatan.

Bijaksanakah jika saya berangkat bersama mereka yang saya nilai mampu sampai ke suatu tempat antara kedua kota itu, dan saya akan mengerahkan mereka, di samping itu saya akan menjadi penyangga bagi mereka, sampai Allah memberikan kemenangan dan akan saya atur menurut kehendak saya?”

Hadirin kemudian memberikan pendapat. Ada yang menyarankan agar Amirulmukminin sendiri yang memimpin angkatan bersenjata ke Irak, memanggil pasukan yang di Syam dan di Yaman untuk menghadapi Persia dan menyerang negeri mereka. Yang lain berpendapat lebih baik ia tetap tinggal di Madinah, dan mengirimkan pasukan yang dinilai mampu untuk menyerang Persia.

Mereka ini orang-orang yang lebih berhati-hati, di antaranya Ali bin Abi Talib, ketika kemudian ia berkata. Katanya antara lain:

“Amirulmukminin, jika Anda kejutkan penduduk utara yang di sebelah utara mereka, pihak Romawi akan mempengaruhi keluarga­keluarga mereka; kalau Anda kejutkan penduduk selatan yang di sebelah selatan mereka, pihak Abisinia yang akan mempengaruhi keluarga-keluarga mereka; dan kalau Anda keluar dari kota ini seluruh bumi ini akan menyerang Anda, dari ujung ke ujung, sehingga apa yang Anda tinggalkan di belakang Anda akan lebih penting daripada segala rahasia dan keluarga yang di depan Anda.”

“Kedudukan Anda bagi orang Arab seperti untaian mutiara yang dapat merangkai dan mengikat. Kalau lepas akan berserakan semua dan akan hilang. Sesudah itu tidak akan pernah bersatu lagi.”

“Kalau besok orang-orang Persia melihat Anda mereka akan berkata inilah pemimpin Arab dan basis orang Arab itu. Mereka akan makin serakah dan akan bersatu menghadapi Anda. Mengenai jumlah mereka yang Anda sebutkan, dulu yang kita perhitungkan dalam berperang itu bukanlah jumlah tenaga yang besar, tetapi kemenangannya.”

“Tetaplah Anda tinggal di tempat Anda, dan tulislah surat ke Kufah; mereka itu pemimpin-pemimpin dan orang-orang Arab pilihan. Biarlah dua pertiga dari mereka berangkat dan satu pertiga tinggal; juga tulislah surat ke Basrah agar mereka mengirimkan bala bantuan.”

Khalifah Umar puas dan senang dengan pendapat Ali itu. Maka diumumkannya kepada orang banyak bahwa dia akan tetap tinggal di Madinah, dan angkatan bersenjatanya akan dikirimkan berturut-turut sebagai bala bantuan untuk menghadapi pihak Persia.

Kemudian katanya: “Berikanlah pendapat kalian mengenai orang yang saya angkat memimpin perang ini, dan hendaknya dari orang Irak.”

Akan tetapi mereka menjawab: “Pendapat dan penilaian Anda akan lebih baik. Perhatikanlah pasukan Anda. Pihak Irak dan pasukannya sudah mengunjungi Anda, Anda yang sudah melihat dan menguji mereka.”

Umar menjawab: “Saya akan mengangkat orang yang akan memimpin mereka menjadi pelopor kalau bertemu besok, yaitu Nu’man bin Muqarrin!”

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: AbiAliali bin abi thalibbiniranKhattabKisahMemimpinMencegahNahawandPerangpersiaPertempuranThalibUmarumar bin khattab

ADVERTISEMENT
Previous Post

Benarkah Banjir Dubai Merupakan Tanda Kiamat?

Next Post

Pertempuran Nahawand Iran: Kisah Khalifah Umar Menunjuk Nu’man Memimpin Pasukan Muslim

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Pertempuran Nahawand Iran: Kisah Khalifah Umar Menunjuk Nu’man Memimpin Pasukan Muslim

Pertempuran Nahawand Iran: Kisah Khalifah Umar Menunjuk Nu'man Memimpin Pasukan Muslim

Pertempuran Nahawand Iran: Kisah Nu’man Syahid tapi Pasukan Muslim Menang

Pertempuran Nahawand Iran: Kisah Nu'man Syahid tapi Pasukan Muslim Menang

Bolehkah Puasa Syawal di Hari Jumat?

Bolehkah Puasa Syawal di Hari Jumat?

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD