• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Selasa, 16 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Pentingnya Bertawassul, Para Sahabat Nabi pun Melakukannya ketika Punya Hajat

Jumat. 19 Januari 2024 20:06
Reading Time: 3 mins read
451
A A
0
Pentingnya Bertawassul, Para Sahabat Nabi pun Melakukannya ketika Punya Hajat

#image_title

829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Pentingnya Bertawassul, Para Sahabat Nabi pun Melakukannya ketika Punya Hajat

loading…

Para sahabat Nabi dan orang saleh terdahulu (ulama Salaf) juga melakukan tawassul ketika mereka punya hajat. Foto ilustrasi/ist

ADVERTISEMENT
Bertawassul atau mengambil wasilah agar doa lebih diterima dan dikabulkan Allah SWT adalah hal yang disunahkan karena di dalamnya terdapat kebaikan. Para sahabat Nabi dan orang saleh terdahulu (ulama Salaf) juga melakukan tawassul ketika mereka punya hajat.

Syarat tawassul yaitu meyakini bahwa Allah-lah yang mempunyai hak memberi manfaat dan mudarat. Berikut, kisah para sahabat Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bertawassul ketika mereka mempunyai hajat. Di antarannya:

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

1. Khalifah Umar bin Khattab Tawasul Minta Hujan

Dikisahkaan di masa pemerintahan Amirul Mukminin Sayyidina Umar Bin Khattab radhiyallahu ‘anhu terjadi musim kering dan paceklik hebat. Orang-orang mengadukan kesulitan kepada Umar. Lalu Khalifah Umar pergi kepada paman Nabi, Abbas bin Abdul Muthalib.

Umar bin Khattab memohon hujan kepada Allah dengan bertawassul dengan Abbas Ibnu Abdul Muthalib. Dalam doanya Umar berkata: “Ya Allah, dulu kami senantiasa bertawassul kepada-Mu dengan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dan Engkau memberi hujan kepada kami. Kini kami bertawassul kepada-Mu dengan paman Nabi kami, maka berilah hujan pada kami”.

ADVERTISEMENT

Anas Bin Malik berkata: “Maka Allah menurunkan hujan pada mereka”. (Shahih Al-Bukhari 2/32 dalam Bab Shalat Istisqo’)

Tak seorang pun dari Sahabat Nabi yang mengingkari ataupun mensyirikkan perbuatan khalifah Umar bertawassul kepada paman Nabi. Khalifah Umar yang terkenal di kalangan kaum muslimin menyertakan paman Rasulullah dalam doanya dan Allah mengabulkan permohonnya.

Ibnu Hajar dalam Kitab Fathul Bari’ (Syarah kitab Shahih al-Bukhari) menjelaskan peristiwa permintaan hujan oleh Umar bin Khatab melalui Abbas menyatakan: “Dapat diambil suatu pelajaran dari kisah Abbas ini yaitu, dimustahabkan (sunnah) untuk memohon hujan melalui pemilik keutamaan dan kebajikan, juga ahlul bait (keluarga) Nabi.

Ibnu Al-Atsir dalam Kitab Usud al-Ghabah’ menjelaskan tentang pribadi Abbas bin Abdul Mutthalib. “Sewaktu orang-orang dianugerahi hujan, mereka berebut untuk menyentuhi Abbas dan mengatakan: “Selamat atasmu wahai penurun hujan untuk Haramain”. Saat itu para Sahabat mengetahui, betapa keutamaan yang dimiliki Abbas sehingga mereka mengutamakannya dan menjadikannya sebagai rujukan dalam bermusyawarah.

Dalam kitab yang sama ini disebutkan bahwa Muawiyah memohon hujan melalui Yazid Bin al-Aswad dengan mengucapkan: “Ya Allah, kami telah meminta hujan melalui pribadi yang paling baik dan utama di antara kami (sahabat). Ya Allah, kami meminta hujan melalui diri Yazid bin al-Aswad.Wahai Yazid, angkatlah kedua tanganmu kepada Allah. Kemudian ia mengangkat kedua tangannya diikuti oleh segenap orang (yang berada di sekitanya). Maka mereka dianugerahi hujan sebelum orang-orang kembali ke rumah masing-masing”.

2. Tawassul Bilal ke Makam Rasulullah

Abu Darda dalam sebuah riwayat menyebutkan: “Suatu hari, Bilal bermimpi bertemu dengan Rasulullah. Beliau bersabda kepada Bilal: “Wahai Bilal, ada apa gerangan dengan ketidak perhatianmu? Apakah belum datang saatnya engkau menziarahiku?”

Dengan perasaan sedih, Bilal bangun dari tidurnya dan bergegas mengendarai tunggangannya menuju Madinah. Lalu, Bilal mendatangi makam Nabi sambil menangis lantas meletakkan wajahnya di atas pusara Rasul. Selang beberapa lama, Hasan dan Husein (cucu Rasulullah) datang. Kemudian Bilal mendekap dan mencium keduanya. (Tarikh Damsyiq jilid 7 Halaman: 137, Usud al-Ghabah karya Ibnu Hajar: Tahdzibul Kamal jilid 4 Halaman 289, dan Siar A’lam an-Nubala’ karya Adz-Dzahabi Jilid 1 Halaman 358)

Bilal menganggap ungkapan Rasulullah dalam mimpinya sebagai teguran dari beliau, padahal secara zahir beliau telah wafat. Jika tidak demikian, mengapa sahabat Bilal datang jauh-jauh dari Syam menuju Madinah untuk menziarahi Rasulullah?

Apa yang dilakukan sahabat Bilal merupakan salah satu kesunnahan Tawassul. Mari kita lihat riwayat lain yang berkenaan dengan tawassul kepada orang yang meninggal:

Ketika bencana kekeringan terjadi di zaman kekhalifahan Umar bin Khattab. Salah seorang sahabat Nabi, Bilal bin Harits datang ke pusara Rasul dan mengatakan: “Wahai Rasulullah, mintakanlah hujan untuk umatmu karena mereka telah (banyak) yang binasa. Rasulullah menemuinya di dalam mimpi dan memberitahukannya bahwa mereka akan diberi hujan (oleh Allah).” (Kitab Fathul Bari jilid 2 halaman 398, dan as-Sunan al-Kubra jilid 3 halaman 351)

3.Tawassul dengan Menyebut Nama Rasulullah

Al-Haitsam bin Khanas meriwayatkan kesaksiannya sendiri: “Ketika aku datang kepada Abdullah bin Umar, kulihat ada seorang yang menderita kejang kaki (kaku hingga tidak dapat berjalan). Abdullah bin Umar berkata kepadanya: “Sebutlah orang yang paling kau cintai!” Orang yang kejang itu berseru: “Ya Muhammad! Saat itu juga aku melihat ia langsung dapat berjalan seperti orang yang terlepas dari belenggu”.

Imam Mujahid meriwayatkan hadits dari Abdullah bin Abbas sebagai berikut: “Seorang yang menderita penyakit kejang kaki datang kepada Abdullah bin Abbas. Kepadanya Abdullah bin Abbas berkata: “Sebutlah orang yang paling kau cintai!” Orang itu lalu menyebut: “Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam!” Seketika itu juga lenyaplah penyakitnya. Ibnu Taimiyyah juga mengetengahkan riwayat ini dalam Kitabnya Al-Kalimut-Thayyib bab 47 halaman 165.

Demikian sekelumit kisah Para Sahabat melakukan tawassul ketika mereka punya Hajat. Allah mengabulkan doa mereka sesuai kehendak-Nya.

Wallahu A’lam

(wid)

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: Bertawassuldalil tawassuldoa tawasul lengkapHajatKetikaMelakukannyaNabiParaPentingnyaPunPunyaSahabatsahabat nabitawassultawassul dalam doa

ADVERTISEMENT
Previous Post

Pembebasan Irak: Kisah Daerah-Daerah di Dekat Hirah di Bawah Pemerintahan Islam

Next Post

Tawassul : Pengertian, Jenis, Hukum dan Bacaan Doa

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Tawassul : Pengertian, Jenis, Hukum dan Bacaan Doa

Tawassul : Pengertian, Jenis, Hukum dan Bacaan Doa

Benarkah Wanita Saleha 70 Kali Lebih Cantik dari Bidadari Surga?

Benarkah Wanita Saleha 70 Kali Lebih Cantik dari Bidadari Surga?

Hati-hati Orang yang Pelit, Beginilah Nasibnya Kelak!

Hati-hati Orang yang Pelit, Beginilah Nasibnya Kelak!

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1252 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

13 jam ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

14 jam ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

15 jam ago
KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib

16 jam ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD