• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Mengenal Ummu Sinan : Mujahidah Tangguh, Ahli Perang dari Kabilah Aslam

Jumat. 3 November 2023 02:53
Reading Time: 4 mins read
452
A A
0
Mengenal Ummu Sinan : Mujahidah Tangguh, Ahli Perang dari Kabilah Aslam

#image_title

830
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Mengenal Ummu Sinan : Mujahidah Tangguh, Ahli Perang dari Kabilah Aslam

loading…

Ummu Sinan al Aslamiyah adalah salah satu potret seorang muslimah tangguh yang juga seorang shahabiyah (sahabat perempuan Nabi SAW) yang pandai berkuda serta lihai dalam seni peperangan. Foto ilustrasi/ist

ADVERTISEMENT
Di tengah kecamuk perang yang terjadi di jalur Gaza antara pejuang Hamas dan Zionis Israil, tidak ada salahnya kita mengenal para pejuang Islam terdahulu, termasuk para mujahid dan mujahidah dari kaum muslim di era Nabi Shallallahu alaihi wa sallam. Salah satunya potret seorang muslimah tangguh yang juga seorang shahabiyah (sahabat perempuan Nabi SAW) yang pandai berkuda serta lihai dalam seni peperangan, yakni Ummu Sinan.

Siapa Ummu Sinan ini? Dan Apa perannya dalam peperangan Islam di era Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam ini?

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Kisah Ummu Sinan, salah satunya bisa diketahui dari sebuah hadis Nabi SAW. Dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah, Rasulullah shallalahu alaihiwa sallam pernah bersabda, “Quraisy, Ansar, Juhainah, Aslam, Asyja, dan Ghifar adalah para budak. Mereka tidak memiliki tuan lain selain Allah SWT. dan Rasul-Nya.”

Selain itu, dalam riwayat lain, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda, “Aslam dibaguskan oleh Allah, Ghifar diampuni oleh Allah. Aku tidak mengatakan hal ini, tetapi Allah SWT. yang mengatakannya.”

ADVERTISEMENT

Inilah gambaran kemuliaan yang ditunjukkan Rasulullah SAW terhadap suku dan kabilah-kabilah tersebut. Di antara suku atau kabilah itu disebutkan Aslam. Bahkan, kabilah Aslam disebut sebagai salah satu kabilah yang paling disukai Rasulullah SAW. Hal ini tidak terlepas dari ketaatan dan ketundukan mereka saat memeluk Islam. Salah satu nama shahabiyah yang cukup dikenal dari kabilah Aslam ini adalah Ummu Sinan al-Aslamiyah.

Mujahidah Tangguh dan Ahli Perang

Ummu Sinan berani meninggalkan tanah kelahirannya demi bergabung bersama rombongan kabilah Aslam untuk mengucapkan janji setia kepada Rasulullah SAW di Madinah. Sebagaimana orang-orang dari kabilah Aslam, Ummu Sinan dikenal mampu menunggang kuda serta paham taktik dan seni peperangan.

Ummu Sinan al-Aslamiyah adalah seorang mujahidah tangguh. Ia merupakan salah seorang shahabiyah (sahabat wanita) yang mengikuti beragam peristiwa bersama Rasulullah, baik dalam keadaan aman maupun jihad.

Dalam kesehariannya, Ummu Sinan senantiasa mematuhi segala perintah Allah dan Rasul-Nya. Baginya, memperjuangkan agama Allah adalah kewajiban setiap muslim.

Pada saat Rasulullah shallalahu alaihi wa sallam dan kaum muslim akan berangkat ke Khaibar, Ummu Sinan mendatangi Rasulullah dan mohon izin untuk turut berjihad .

“Wahai Rasulullah, aku ingin berangkat bersamamu menghadapi musuh. Aku bisa memberi minum orang yang kehausan, juga mengobati orang yang sakit dan terluka,” ujarnya.

Rasulullah pun mengizinkannya turut berjuang. “Baiklah, berangkatlah kau dengan berkah Allah Taala. Kau juga mempunyai beberapa rekan yang akan turut serta. Aku telah mengizinkan para wanita dan beberapa orang lainnya dari kaummu. Keputusan ada di tanganmu, apakah kau ikut bersama kaummu atau ikut rombongan kami?” tanya Rasulullah.

Ummu Sinan menjawab, “Aku akan ikut ke dalam rombonganmu.”

“Baiklah, berangkatlah kau bersama istriku, Ummu Salamah,” perintah Nabi SAW.

Lalu, Ummu Sinan berangkat bersama Ummu Salamah menuju medan Perang Khaibar.

Ummu Sinan uga seorang wanita berwawasan luas yang berkaitan dengan peran perempuan tatkala berada di tengah barisan para mujahidin. Di antara peran tersebut ialah memberi minum anggota pasukan yang terluka dan mengobati mereka yang cedera. Tidak hanya pandai merawat orang, Ummu Sinan juga kompeten berperang dan menunggang kuda.

Berkat peran dan kontribusinya di medan jihad, Ummu Sinan kerap mendapatkan harta rampasan perang. “Saat penaklukan Khaibar, Rasulullah SAW membagikan sebagian harta rampasan perang. Beliau memberiku untaian kalung berwarna merah dan perhiasan perak yang didapat dari harta rampasan perang. Beliau juga memberiku kain beludru dan selimut dari Yaman serta kuali kuningan,” ujarnya.

Setelah penaklukan Khaibar, Ummu Sinan pulang bersama Ummu Salamah. Ia mengendarai unta milik Nabi ﷺ. Ketika hampir memasuki Kota Madinah, Ummu Salamah berkata kepadanya, “Unta yang engkau tunggangi kini menjadi milikmu, Rasulullah ﷺ telah memberikannya kepadamu.”

Mencintai Akhirat

Ummu Sinan juga melibatkan diri saat Perang Tabuk terjadi pada Rajab 9 H. Rasulullah ﷺ menyeru dan memerintahkan kaum muslim untuk berjihad, berlomba-lomba bersedekah, dan menafkahkan harta mereka di jalan Allah Swt. sesuai kemampuan masing-masing.

Para wanita juga diseru hal yang sama. Mereka memberikan apa yang sanggup mereka berikan dengan segala daya dan upayanya, tidak terkecuali Ummu Sinan. Ia juga berkontribusi besar dalam Perang Tabuk, sebagaimana para muslimah yang lain.

“Aku menyaksikan kain terbentang di hadapan Rasulullah SAW di rumah Aisyah ra., sang Ummul Mukminin. Di atas kain tersebut terdapat gelang, kalung, dan cincin. Para wanita pembantu dikirimkan untuk membantu para tentara mempersiapkan segala perlengkapannya,” kata Ummu Sinan mengenang persiapan Perang Tabuk.

Selain itu, Ummu Sinan juga memiliki keutamaan dalam meriwayatkan dan menghafalkan hadis dari Rasulullah. Beberapa orang dan anak perempuannya, Tsabitah binti Hantalah al-Aslamiyah juga meriwayatkan hadis dari Ummu Sinan.

Ummu Sinan adalah mujahidah pencinta akhirat. Ia tidak pernah ragu menanggalkan urusan duniawi demi mencapai kemuliaan di akhirat. Kehidupannya dipenuhi visi akhirat. Inilah mengapa namanya abadi dan tercatat dalam sejarah Islam sebagai salah satu shahabiyah yang layak menjadi teladan muslimah akhir zaman.

Wallahu A’lam

(wid)

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: AhliAslamdarijihad islamKabilahkisah para shahabiyatMengenalMujahidahPerangperempuan inspiratifshahabiyahSinanTangguhtokoh muslimahUmmu

ADVERTISEMENT
Previous Post

Kisah Nabi Musa dalam Al-Quran Membuat Orang Tercengang, Begini Penjelasannya

Next Post

Ini Mengapa Nabi Musa Paling Diidolakan Kaum Yahudi

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Ini Mengapa Nabi Musa Paling Diidolakan Kaum Yahudi

Ini Mengapa Nabi Musa Paling Diidolakan Kaum Yahudi

Hati-hati, Menempelnya 3 Macam Riya dalam Ibadah yang Menjerumuskan

Hati-hati, Menempelnya 3 Macam Riya dalam Ibadah yang Menjerumuskan

Perang Jelang Kiamat, Pasukan Berkuda Islam Terbaik Taklukkan Bangsa Romawi

Perang Jelang Kiamat, Pasukan Berkuda Islam Terbaik Taklukkan Bangsa Romawi

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1602 shares
    Share 641 Tweet 401
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Jahil Murakkab dan Runtuhnya Fabrikasi Nasab: Validasi Ilmiah KH. Imaduddin melalui Verifikasi Mustanad dan Genetik – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Metode Eliminasi dan Epistemologi Nasab: Pengantar dan Apresiasi atas Gagasan Dr. Sugeng Sugiharto – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

5 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

5 hari ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

5 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD