• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Minggu, 5 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Masjid Hagia Sophia Turki : Mengenal Toleransi Islam di Dalam Masjid

Selasa. 28 Januari 2025 13:10
Reading Time: 3 mins read
452
A A
0
Masjid Hagia Sophia Turki : Mengenal Toleransi Islam di Dalam Masjid
830
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Masjid Hagia Sophia Turki : Mengenal Toleransi Islam di Dalam Masjid

loading…

Pemandangan di dalam Masjid Hagia Sophia, terlihat berbagai lambang Kristen seperti lonceng, gambar, dan mosaik yang menggambarkan Yesus, Maria,dan para malaikat tetap dipertahankan, hanya ditutup dengan kain hitam. Foto reuters

Hagia Sophia atau Aya Sofya dalam lafal Turki, merupakan tempat ibadah di Istanbul yang dibangun pada tahun 537 M.
Pada awalnya, bangunan ini adalah gereja katedral Ortodoks dan tempat kedudukan Patriark Ekumenis Konstantinopel, kecuali pada tahun 1204 sampai 1261, ketika tempat ini diubah oleh Pasukan Salib Keempat menjadi Katedral Katolik Roma di bawah kekuasaan Kekaisaran Latin Konstantinopel.

Oleh Sultan Muhammad al-Fatih , bangunan ini kemudian diubah menjadi masjid sejak 29 Mei 1453, saat Kesultanan Utsmani menguasai wilayah Konstantilnopel.

ADVERTISEMENT

Hanya saja, pada 1 Februari 1935 oleh Republik Turki bangunan ini disekulerkan dan dibuka sebagai museum . Namun, pada Jumat, 10 Juli 2020 lalu, bangunan itu kembali menjadi Masjid setelah pengadilan Turki memutuskan bahwa konversi Hagia Sophia pada tahun 1934 menjadi museum adalah ilegal.

Baca Lainnya

Hukum Menikah di Bulan Safar dalam Islam – Portal Islam

3 Ayat Al-Kautsar: Singkat, Tapi Sarat Makna – Portal Islam

Makna Al-Kautsar yang Wajib Dipahami Muslim – Portal Islam

Hukum Pamer Amal di Media Sosial, Bolehkah? – Portal Islam

Sebelum diubah menjadi masjid, bangunan berada dalam keadaan rusak. Menurut Wikipedia, seperti dijelaskan oleh beberapa pengunjung dari Barat (misalnya bangsawan dari Kordoba bernama Pero Tafur dan Cristoforo Buondelmonti dari Firenze), gereja saat itu dalam keadaan bobrok, dengan beberapa pintu telah terlepas dari engselnya. Oleh karena itu, Sultan Muhammad Al-Fatih memerintahkan perbaikan, lalu pengubahnya menjadi masjid.

Toleransi Islam di Hagia Sophia: Simbol-Simbol Gereja itu Tetap Utuh

Bangunan tetap dipertahankan. Bahkan berbagai lambang Kristen seperti lonceng, gambar, dan mosaik yang menggambarkan Yesus, Maria, orang-orang suci Kristen, dan para malaikat tetap dipertahankan, hanya ditutup dengan kain hitam.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya, ditambah berbagai atribut keislaman seperti mihrab, mimbar, dan empat menara.
Dari pengubahan awal bangunan ini menjadi masjid sampai pembangunan Masjid Sultan Ahmed (juga dikenal dengan Masjid Biru) pada 1616, Aya Sofya merupakan masjid utama di Istanbul.

Arsitektur Bizantium pada Aya Sofya mengilhami banyak masjid Utsmani, seperti Masjid Biru, Masjid Şehzade (Masjid Pangeran), Masjid Süleymaniye, Masjid Rüstem Pasha, dan Masjid Kılıç Ali Pasha.

Sultan Mehmed Al Fatih bersama Patriark Gennadius II yang digambarkan pada mozaik abad kedua puluh Konstantinopel ditaklukkan oleh Utsmani pada 29 Mei 1453.

Banyak catatan yang merekam kejadian itu, walaupun beberapa ditulis sekian lama setelah peristiwa tersebut terjadi dan masing-masing menyatakan sebagai catatan yang mendekati aslinya.

Baik Yunani, Italia, Slavia, Turki, dan Rusia, semuanya memiliki versi mereka masing-masing yang mungkin sulit untuk disatukan. Salah satu versi cerita tersebut adalah yang ditulis sejarawan kontemporer Inggris bernama Steven Runciman yang dikenal karena bukunya yang berjudul A History of the Crusades.

Pada masa kekuasaan Usmani itu, keberadaan Gereja Kristen Ortodoks tetap diakui, sebagaimana dalam sistem millet Utsmani yang memberikan agama non-Islam kewenangan khusus dalam mengatur urusan masing-masing.

Gennadius Scholarius lantas ditetapkan sebagai Patriark Konstantinopel pertama pada masa Utsmani, kemudian menetapkan kedudukannya di Gereja Rasul Suci, yang kemudian berpindah ke Gereja Pammakaristos.

Pondok Sultan (Sultan Mahfili) di bagian dalam Aya Sofya, tempat sultan melakukan salat jamaah tanpa diketahui jamaah lain.

Hagia Sophia tercatat menjadi masjid kekaisaran pertama di Istanbul. Pada wakaf yang bersangkutan dianugerahkan sebagian besar rumah yang saat ini berdiri di kota tersebut dan daerah yang kelak menjadi Istana Topkapı.

Sejak tahun 1478, sebanyak 2.360 toko, 1.360 rumah, 4 karavanserai, 30 toko boza, dan 23 toko domba memberikan penghasilan mereka untuk yayasan tersebut.

Melalui piagam kekaisaran tahun 1520 (926 H) dan 1547 (954 H), berbagai toko dan bagian dari Grand Bazaar dan pasar-pasar lain, juga ditambahkan ke dalamnya.

Sebelum 1481, sebuah menara kecil telah didirikan di sudut barat daya bangunan di atas menara tangga. Kemudian Sultan Bayezid II (1481–1512), membangun menara lain di sudut timur laut.

Salah satu dari menara itu runtuh setelah gempa bumi pada tahun 1509, dan sekitar pertengahan abad keenam belas keduanya diganti dengan dua menara yang dibangun di sudut timur dan barat bangunan.

Mihrab

Pada abad keenam belas, Sultan Suleiman Al Kanuni membawa dua batang lilin kuno dari penaklukannya atas Hungaria dan ditempatkan mengapit mihrab. Pada masa Selim II, dikarenakan mulai menunjukkan tanda-tanda kerapuhan, Aya Sofya diperkuat dengan dukungan struktural untuk bagian luar.

Proyek ini dikepalai arsitek Utsmani saat itu, Mimar Sinan, yang juga dikenal sebagai salah satu insinyur gempa pertama di dunia.

Untuk memperkuat struktur bersejarah Bizantium ini, Sinan membangun dua menara besar di barat yang awalnya ruang khusus sultan, dan türbe (bangunan untuk makam di Turki) untuk makam Selim II di tenggara bangunan pada 1576-7 M / 984 H.

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: dalamHagiaHagia Sophiaislamislam agama toleransimasjidMengenalsitus bersejarahSophiatoleransiturki

ADVERTISEMENT
Previous Post

Kapan Bulan Syaban 2025? Bulan Persiapan Menyambut Ramadan

Next Post

Contoh Serangga yang Haram Dimakan Beserta Dalilnya

Berita Terkait

Hukum Menikah di Bulan Safar dalam Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Hukum Menikah di Bulan Safar dalam Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Kamis. 2 April 2026 11:05
3 Ayat Al-Kautsar: Singkat, Tapi Sarat Makna  – Portal Islam
Khazanah Islam

3 Ayat Al-Kautsar: Singkat, Tapi Sarat Makna – Portal Islam

by Panji Islam
Kamis. 2 April 2026 10:59
Makna Al-Kautsar yang Wajib Dipahami Muslim  – Portal Islam
Khazanah Islam

Makna Al-Kautsar yang Wajib Dipahami Muslim – Portal Islam

by Panji Islam
Kamis. 2 April 2026 10:53
Hukum Pamer Amal di Media Sosial, Bolehkah?  – Portal Islam
Khazanah Islam

Hukum Pamer Amal di Media Sosial, Bolehkah? – Portal Islam

by Panji Islam
Kamis. 2 April 2026 10:45
8 Sikap Muslimah yang Dicintai Allah SWT  – Portal Islam
Khazanah Islam

8 Sikap Muslimah yang Dicintai Allah SWT – Portal Islam

by Panji Islam
Kamis. 2 April 2026 10:38
Digigit Kucing saat Salat, Apakah Batal?  – Portal Islam
Khazanah Islam

Digigit Kucing saat Salat, Apakah Batal? – Portal Islam

by Panji Islam
Kamis. 2 April 2026 10:25
Kisah Istri Nabi dalam Surat At-Tahrim  – Portal Islam
Khazanah Islam

Kisah Istri Nabi dalam Surat At-Tahrim – Portal Islam

by Panji Islam
Kamis. 2 April 2026 10:19
Next Post
Contoh Serangga yang Haram Dimakan Beserta Dalilnya

Contoh Serangga yang Haram Dimakan Beserta Dalilnya

Hukum Makan Serangga dalam Islam, Disebut Bisa Jadi Menu Makan Bergizi Gratis

Hukum Makan Serangga dalam Islam, Disebut Bisa Jadi Menu Makan Bergizi Gratis

Tragedi Nasab Baalawi: Diciptakan Di Hadramaut, Berakhir Di Nusantara 2022 – Polemik Nasab Habib

Tragedi Nasab Baalawi: Diciptakan Di Hadramaut, Berakhir Di Nusantara 2022 - Polemik Nasab Habib

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1502 shares
    Share 601 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Hukum Menikah di Bulan Safar dalam Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Hukum Menikah di Bulan Safar dalam Islam – Portal Islam

3 hari ago
3 Ayat Al-Kautsar: Singkat, Tapi Sarat Makna  – Portal Islam
Khazanah Islam

3 Ayat Al-Kautsar: Singkat, Tapi Sarat Makna – Portal Islam

3 hari ago
Makna Al-Kautsar yang Wajib Dipahami Muslim  – Portal Islam
Khazanah Islam

Makna Al-Kautsar yang Wajib Dipahami Muslim – Portal Islam

3 hari ago
Hukum Pamer Amal di Media Sosial, Bolehkah?  – Portal Islam
Khazanah Islam

Hukum Pamer Amal di Media Sosial, Bolehkah? – Portal Islam

3 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD