• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Kamis, 18 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Kisah dan Hikmah

Kisah Khawlah binti al-Azwar: Pejuang Perempuan Misterius yang Mengguncang Sejarah Ajnadain

Selasa. 4 Februari 2025 00:24
Reading Time: 4 mins read
448
A A
0
832
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

Baca Lainnya

Abdullah bin Salam: Dari Yahudi ke Islam – Portal Islam

Badar: Mengenang Kembali Momentum Pembuktian Janji Allah – Portal Islam

Keajaiban Malam ke-24: Kisah Wanita Buta yang Kembali Melihat di Bulan Ramadan – Portal Islam

Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 – Portal Islam

PANJI ISLAM – Kisah Khawlah binti al-Azwar: Pejuang Perempuan Misterius yang Mengguncang Sejarah Ajnadain – Islami[dot]co

Sepasang mata di balik selendang kini berada di tengah medan tempur, melesat secepat kilat dan menumbangkan pasukan Romawi. Siapa yang menyangka bahwa sosok itu adalah Khawlah binti al-Azwar. Penyair cantik itu memilih berjuang demi kemenangan Islam dan menyelamatkan saudaranya, yaitu Dhiraar bin al-Azwar yang sedang ditawan musuh. Sejarah penaklukan wilayah Syam di bawah pimpinan Khalid bin Walid ini ternyata tidak jauh dari peran wanita di dalamnya.

Peran wanita dalam pertempuran dan pertumpahan darah memang biasanya di belakang laki-laki, membantu dalam pengobatan, menyiapkan bekal makanan, menjaga harta benda dan sebagainya yang sekiranya jauh dari medan. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi Khawlah, aksinya dalam Perang Ajnadain telah berhasil mengubah pandangan banyak orang tentang wanita.

Kisah ini bermula saat terjadi perlawanan antara pasukan Muslim dan Romawi Bizantium pada tahun 634 M [13 H]. Khalid bin Walid yang menerima laporan bahwa pasukan Romawi besar mendekat dari Emessa ke Bait Lihya, segera mengirim 5.000 pasukan berkuda di bawah pimpinan Dhiraar bin al-Azwar untuk menghadang.

Namun, Khalid menerima berita bahwa Dhiraar menjadi tawanan musuh dalam pertempuran ini. Khalid memutuskan mengambil alih komando di Bait Lihya dengan bala bantuan yang cukup besar dari Damaskus. Namun karena masalah waktu, Khalid memutuskan untuk mengambil risiko penundaan dan tidak melakukan gerakan apapun hingga larut malam, sementara di sana pasukan muslim tetap berjuang meski kalah jauh dari pasukan musuh.

Mendengar hal itu, Khawlah mengambil inisiatif memimpin sekelompok perempuan muslim untuk maju ke medan perang dan menyelamatkan saudaranya, juga beberapa pasukan muslim yang  berada dalam tawanan musuh. Mereka mengenakan jubah untuk berkuda yang longgar, pelindung baju besi, dan selendang gaya Badui. Tidak seorang pun tahu identitasnya sampai  pertempuran berakhir.

Tujuan di balik penyamaran ini adalah untuk menghindari perhatian musuh dan memperbesar peluang keberhasilan misinya. Di balik samaran, mereka dengan lihai menggunakan tombak, bahkan tiang-tiang tenda hingga berhasil melemahkan pasukan Romawi. Hal ini bukan menjadi hal baru bagi Khawlah, karena selain belajar sastra ia juga belajar keterampilan bertarung dan menunggang kuda bersama kakaknya.

Ketika pertempuran terus berlangsung, pada hari kedua Perang Ajnadain, tepat saat mentari baru saja mengeluarkan sinarnya, Khalid bin al-Walid tiba bersama 4.000 pasukan Muslim. Khalid serta pasukannya bergabung dan memimpin dengan sangat berani, menghancurkan barisan Romawi, seolah-olah dia adalah api yang membara.

Di tengah ketegangan medan perang ia melihat seorang penunggang kuda Muslim melintas di depannya dan berpacu menuju garis depan pasukan Romawi. Dia sudah terlalu jauh sebelum Khalid dapat menghentikannya. Seseorang yang bertubuh ramping, berpakaian hitam dengan selendang hijau di wajahnya itu bersenjatakan tombak panjang dan berhasil menerobos pasukan Romawi dengan amarah dan tekadnya yang begitu besar, sehingga setiap orang mengira bahwa dia dan kudanya pasti sudah gila. Rafi’ bin Umayrah yang melihat hal itu berkata, “Dia menyerang seperti Khalid, tetapi dia jelas bukan Khalid.”

Ksatria misterius itu menyerang garis depan Romawi di satu titik dan berhasil mengalahkan seseorang, kemudian melaju kencang ke bagian garis depan lain, dan sekali lagi berhasil membuat musuh keteteran. Ia bergerak sangat cepat, berpindah dan terus menumbangkan pasukan musuh. Meskipun beberapa pasukan Romawi maju untuk menyerangnya, tetapi semuanya tumbang di hadapan tombaknya yang mengerikan. Tidak lama kemudian, Khalid dan pasukannya berhasil menerobos dan menemukan jalan kemenangan.

Dalam artikel berjudul “The Historical Role of Women in Early Islam” karya Dr. Marbad Saleh Damen yang terbit di Journal of Tikrit University for Humanities,  dijelaskan bahwa Imam Al-Waqidi mengungkapkan tentang pertemuan Khawlah dengan Khalid bin al-Walid dalam pertempuran ini. Melihat pejuang itu Khalid berkata, “Aku ingin tahu siapa ksatria ini. Demi Allah, dia adalah seorang ksatria yang hebat.” Khalid yang melihat ksatria misterius dengan pakaiannya yang sudah dihiasi oleh darah itu merasa terkejut dan berkata, “Allah memberkatimu, wahai ksatria yang telah mengorbankan hidupnya di jalan Allah dan menunjukkan keberaniannya dalam menghadapi musuh. Tunjukkan namamu, dan angkat penutup wajahmu.”

Namun ksatria itu tidak menjawab dan melanjutkan pertarungannya. Setelah beberapa waktu, Khalid mendekatinya dan berkata, “Sungguh menyedihkan bahwa aku dan bahkan seluruh umat Islam ingin tahu tentangmu, tetapi kamu tidak peduli. Siapakah kamu?”

Ketika Khalid mendesaknya, ksatria itu membuka penutup wajahnya dan berkata, “Wahai amir, aku tidak menghindar darimu kecuali karena rasa hormat kepadamu sebagai seorang pemimpin besar. Aku adalah wanita dari keluarga terhormat, dan aku berjuang karena hati ini terbakar oleh kemarahan.”

Kemudian Khawlah menjawab, “Aku adalah Khawlah binti al-Azwar, saudara perempuan Dhiraar yang ditawan oleh musyrikin.”

Kemudian Khalid bin al-Walid mengirim pasukan Rafi’ bin Umayrah, bersama dengan Khawlah binti al-Azwar untuk menyelamatkan Dhiraar bin al-Azwar, mereka berhasil menyusul rombongan penjaga yang membawa Dhiraar ke Emessa dan membebaskannya. Keberhasilan ini terjadi setelah pasukan Romawi mulai mundur dan beberapa informan memberikan kabar tentang keberadaan Dhiraar yang dibawa oleh 100 prajurit Romawi.

Sumber Referensi :

Marbad Saleh. (2022). “The Historical Role of Women in Early Islam.” Journal of Tikrit University for Humanities, 29(2), 406-409.

Mawlânâ Sulaymân al-Kindî, trans. (1993). The Islâmic Conquest of Syria. Hal. 75-78.

 

(AN)

Sumber Berita: islami.co

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tags: AjnadainalAzwarbintiIslamidotcokhalid bin walidKhaulah binti azurKhawlahKhawlah binti al-AzwarKisahMengguncangMisteriusPejuangPerempuansejarahyang

ADVERTISEMENT
Previous Post

Bey Arifin: Muballigh Asal Bukittinggi, Tempat Menimba Ilmu Agama Para Tentara

Next Post

Nisfu Syaban Adakah Dalilnya? Begini Penjelasannya

Berita Terkait

Abdullah bin Salam: Dari Yahudi ke Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Abdullah bin Salam: Dari Yahudi ke Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 4 Maret 2026 10:22
Badar: Mengenang Kembali Momentum Pembuktian Janji Allah  – Portal Islam
Cover Story

Badar: Mengenang Kembali Momentum Pembuktian Janji Allah – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 12:40
Keajaiban Malam ke-24: Kisah Wanita Buta yang Kembali Melihat di Bulan Ramadan  – Portal Islam
Cover Story

Keajaiban Malam ke-24: Kisah Wanita Buta yang Kembali Melihat di Bulan Ramadan – Portal Islam

by Panji Islam
Jumat. 6 Maret 2026 02:05
Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026  – Portal Islam
Khazanah Islam

Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:58
Kisah dan Hikmah

Prof. Nasaruddin Umar: Mimpi Buruk Belum Tentu dari Bisikan Setan – Kisah Islam

by Panji Islam
Minggu. 20 April 2025 22:18
Tangis Umat Islam di 17 Ramadhan, Sayyidah Aisyah Berpulang dalam Keadaan Shalat – Kisah Islam
Kisah dan Hikmah

Kisah Pernikahan Rasulullah dengan Aisyah di Bulan Syawal, Istri Nabi Paling Cerdas – Kisah Islam

by Panji Islam
Minggu. 20 April 2025 22:01
Mengapa Nabi Ibrahim Dijuluki Bapak Para Nabi? – Islami[dot]co  – Kisah Islam
Kisah dan Hikmah

Mengapa Nabi Ibrahim Dijuluki Bapak Para Nabi? – Islami[dot]co – Kisah Islam

by Panji Islam
Minggu. 20 April 2025 15:08
Next Post
Nisfu Syaban Adakah Dalilnya? Begini Penjelasannya

Nisfu Syaban Adakah Dalilnya? Begini Penjelasannya

Batas Waktu Salat Isya Sampai Jam Berapa?

Batas Waktu Salat Isya Sampai Jam Berapa?

Pengertian Syirik Beserta Jenis, Contoh dan Macam-Macamnya

Pengertian Syirik Beserta Jenis, Contoh dan Macam-Macamnya

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD