• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Kamis, 23 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Kisah Kegagalan Romawi Menguasai Mesir Kembali di Era Khalifah Utsman bin Affan

Kamis. 17 Oktober 2024 17:16
Reading Time: 3 mins read
442
A A
0
Kisah Kegagalan Romawi Menguasai Mesir Kembali  di Era Khalifah Utsman bin Affan
828
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Kisah Kegagalan Romawi Menguasai Mesir Kembali di Era Khalifah Utsman bin Affan

loading…

Amr bin Ash kembali berhasil mengusir pasukan Romawi dari tanah Mesir untuk kedua kalinya. Ilustrasi: AI

ADVERTISEMENT
Kaisar Konstans II atau Constans II bertekad merebut kembali Mesir saat Khalifah Umar bin Khattab wafat dan digantikan Khalifah Utsman bin Affan . Kaisar Romawi ini menyiapkan sebuah armada terdiri dari 300 buah kapal lengkap dengan tenaga manusianya, dipimpin oleh Manuel. Pasukan ini menuju ke Aleksandria atau Iskandariyyah.

Pasukan Romawi sukses mengantarkan armadanya sampai ke Iskandariyyah dan mendaratkan pasukannya di kota itu. Di ibu kota Mesir itu mereka disambut oleh penduduk Romawi yang tinggal di sana dan mereka segera bergabung lalu bersama-sama menuju ke asrama pasukan muslim. Semua penghuni asrama itu mereka bunuh, kecuali beberapa orang yang masih sempat lari.

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Pendaratan pasukan Romawi di Iskandariyyah itu jatuh pada bulan-bulan pertama tahun 25 Hijri (664 M), yakni selang setahun dan beberapa bulan sesudah pelantikan Utsman. Selanjutnya mereka terus merangsek menguasai daerah sekitarnya. Sementara pasukan Muslim bertahan di bentengNaqyus menanti pasukan Romawi.

Pada saat pasukan Romawi memasuki kota itu maka perang sengit pun pecah. Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul “Usman bin Affan, Antara Kekhalifahan dengan Kerajaan” yang diterjemahkan dari bahasa Arab oleh Ali Audah (Pustaka Litera AntarNusa, 1987) menceritakan bahwa salah seorang panglima Romawi dengan senjata berlapis emas melihat orang-orang dari bangsanya dan dari musuh yang terbunuh ia maju menyeruak barisan itu dan mengajak pihak Arab berduel.

ADVERTISEMENT

Seseorang yang bernama Haumal maju menyambut tantangan itu dan mereka berduel lama sekali dengan dua tombak tanpa ada yang menang. Orang Romawi itu melemparkan tombaknya dan mencabut pedangnya yang disambut juga demikian oleh Haumal.

Begitu berani dan begitu pandai mereka bertarung sehingga kedua pasukan itu berdiri di belakang barisan masing-masing menyaksikan pemandangan kepahlawanan yang sangat mengasyikkan itu. Kedua satria perang itu sama-sama melompat dan saling menerkam dengan pedang, kemudian ketika orang Romawi itu hendak dengan sekali terkam menyerang lawannya, Haumal segera menyambutnya dengan pedangnya dan berhasil menghabisinya. Haumal mengalami luka-luka berat yang sampai dibawa mati beberapa hari kemudian.

Pertempuran kembali berkecamuk sesudah kematian pahlawan Romawi itu, dengan kedua pasukan yang kini berhadap-hadapan dan melibatkan semua mereka. Pertarungan sengit pecah lagi.

Tindakan Haumal itu telah meningkatkan semangat baru dalam jiwa pasukan Muslimin, masing-masing mereka ingin punya keberanian seperti Haumal. Maka terjunlah mereka menyerbu musuh, ingin mati syahid dan melihat pintu surga sudah terbuka bagi mereka. Kala itu, pasukan Romawi tak tahan lagi menghadapi gempuran lawan. Mereka mulai patah semangat dan sudah merasa kelelahan.

Mereka berbalik lari tanpa melihat kanan kiri lagi, lari hendak kembali ke Iskandariah dan berlindung dari maut ke dalam benteng-benteng kota itu. Tetapi pasukan Arab terus mengejar mereka. Kemenangan yang telah diperolehnya telah melipatgandakan kekuatan yang ada. Sedikit pun mereka tidak ragu bahwa Allah akan menolong mereka dalam menghadapi musuh.

Haumal meninggal beberapa hari setelah peristiwa Naqyus itu dan jenazahnya dikirim oleh Amr ke Fustat dalam keranda dan dikuburkan dalam sebuah upacara kehormatan luar biasa bagi seorang pahlawan yang amat pemberani itu.

Al-Maqrizi mengatakan: “Amr meratapi sambil ikut mengusung kerandanya sampai ke pemakaman di Muqattam.” Amr kemudian kembali setelah menunaikan kewajibannya yang terakhir kepada pahlawan yang mati syahid ini. Sesudah itu ia berangkat bersama angkatan bersenjatanya mengejar musuh yang sudah kalah itu untuk kemudian mengepungnya di ibu kota yang besar itu.

Dalam perjalanan mengejar musuh pihak Muslimin tidak menemui kesulitan. Perjalanan mereka tidak teralangi oleh keberanian musuh menghancurkan jembatan-jembatan dan merusak beberapa jalan.

Orang-orang Kopti Mesir sudah cukup menderita oleh kebengisan pasukan Romawi, yang telah merampok harta mereka di setiap desa yang mereka lalui, sesudah pendaratan mereka di Iskandariah. Mereka tidak melupakan penindasan agama yang dilakukan pihak Romawi selama bertahun-tahun sebelum Mesir dibebaskan pasukan Arab. Juga mereka ingat bahwa pembebasan itu telah menyelamatkan mereka dari berbagai penindasan.

Sesudah pasukan Romawi hancur di Naqyus dan mereka lari mencari perlindungan di benteng-benteng Iskandariah setelah menghancurkan jembatan-jembatan dan merusak jalan-jalan, orang-orang Kopti penduduk desa itu bergegas tatkala melihat pasukan Arab mengejar pasukan Romawi yang kejam itu.

Infrastruktur yangdirusak pihak Romawi segera mereka perbaiki dan mereka memberikan bantuan kepada pasukan Arab berupa perlengkapan dan bahan makanan, dengan memperlihatkan kegembiraan atas bencana yang telah menimpa pihak Rumawi. Pihak Arab makin merasa yakin akan hari depannya, dan bahwa mereka tidak akan datang lagi menyerang dari belakang.

Penyesalan Amr bin Ash

Amr bin Ash sudah sampai di tembok-tembok Iskandariah. Pihak Romawi berlindung di dalam benteng-benteng itu menutup semua pintu rapat-rapat. Mereka memasang beberapa manjaniq di tingkat-tingkat atas dan menembaki siapa saja yang berani mendekati kota.

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: Affanamr bin ashbinErakaisar romawiKegagalanKembaliKhalifahKisahMenguasaimesirRomawisejarah islamumar bin khattabUtsmanutsman bin affan

ADVERTISEMENT
Previous Post

Jangan Anggap Enteng Dosa Kecil: Lama-Lama Menjadi Besar, Begini Penjelasannya

Next Post

4 Kekuatan Nabi Isa di Akhir Zaman, Mampu Melemahkan Dajjal

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
4 Kekuatan Nabi Isa di Akhir Zaman, Mampu Melemahkan Dajjal

4 Kekuatan Nabi Isa di Akhir Zaman, Mampu Melemahkan Dajjal

Profil dan Biodata Gus Miftah, Ulama Nyentrik yang Dekat dengan Pejabat.

Profil dan Biodata Gus Miftah, Ulama Nyentrik yang Dekat dengan Pejabat.

Salafi, Fokus Pemikiran Ahmad bin Hambal dan Metode Dakwah Wahabi

Salafi, Fokus Pemikiran Ahmad bin Hambal dan Metode Dakwah Wahabi

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1504 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Ternyata Kata Mukibbin Sudah Ada Dalam Al-Qur’an – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi – Polemik Nasab Habib

16 jam ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026 – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi – Polemik Nasab Habib

5 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD