PANJI ISLAM – Keutamaan Membaca Ayat Kursi Sebelum Tidur, Manfaatnya Sangat Besar
Ayat Kursi adalah ayat ke 255 dari Surat Al-Baqarah. Foto ilustrasi/ist
Esok harinya, ia menceritakan kepada Rasulullah apa yang dialaminya semalam. Rasulullah kemudian bersabda, “Sesungguhnya ia dusta kepadamu. Ia akan datang lagi.”
Benar apa yang disabdakan Rasulullah. Orang tersebut mengambil segenggam makanan lagi di waktu malam. Abu Hurairah pun menangkapnya. Namun, orang tersebut mengiba. Ia kembali mengatakan dirinya dalah seorang miskin yang banyak tanggungan. Karena kasihan, Abu Hurairah kembali melepaskannya.
Paginya, ia menceritakan kepada Rasulullah apa yang dialaminya semalam. Rasulullah kemudian bersabda seperti hari sebelumnya, “Sesungguhnya ia dusta kepadamu. Ia akan datang lagi.”
Dan benar. Di malam ketiga itu sahabat tersebut memergoki orang yang sama sedang mengambil bahan makanan dari harta zakat. Abu Hurairah pun kemudian menangkapnya. Kali ini ia bertekad tidak akan melepaskannya.
“Sungguh aku akan melaporkan kamu kepada Rasulullah. Kamu telah berjanji tidak mengulangi, tetapi malam ini kamu mencuri lagi.”
“Maafkan aku,” kata orang tersebut dengan penuh iba, “aku akan mengatakan kepadamu beberapa kalimat yang karenanya Allah mendatangkan manfaat bagimu.”
“Kalimat apa itu?”
“Ketika kamu hendak tidur, bacalah ayat kursi sampai selesai. Niscaya Allah akan memberimu perlindungan dan syetan tidak berani datang kepadamu hingga pagi.”
Abu Hurairah kemudian melepaskannya. Esoknya ia ceritakan hal itu kepada Rasulullah.
“Sesungguhnya yang ia katakan kepadamu adalah benar meskipun ia seorang pendusta,” jawab Rasulullah, “Tahukah engkau siapa dia?”
“Tidak ya Rasulullah”
“Dia adalah syetan.”
Demikianlah, kalimat yang ketika dibaca sebelum tidur syetan tidak berani datang hingga pagi itu adalah ayat kursi. Yakni ayat ke-255 dari Surat Al Baqarah).
Bacaan Ayat Kursi Lengkap dengan Artinya:
اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ
Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim.
Artinya: “Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar.”
Temukan Informasi Selengkapnya Pada Sumber Berita: kalam.sindonews.com
PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya
















Discussion about this post