• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Selasa, 16 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Kepercayaan Al-Mahdi Syiah Zaidiyah: Bisa Menerima Imam Mafdul

Senin. 21 Oktober 2024 15:07
Reading Time: 2 mins read
456
A A
0
Kepercayaan Al-Mahdi Syiah Zaidiyah: Bisa Menerima Imam Mafdul
828
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Kepercayaan Al-Mahdi Syiah Zaidiyah: Bisa Menerima Imam Mafdul

loading…

Syiah Zaidiyah bisa menerima Imam Mafdul yakni imam yang dinominasikan, di samping adanya Imam al-Afdal atau imam yang lebih utama. Ilustrasi: Ist

ADVERTISEMENT
Syiah Zaidiyah berdiri sesudah berselang 60 tahun setelah Husain bin Ali bin Abi Thalib, cucu Rasulullah SAW wafat, di bawah pimpinan Imam Zaid ibn Ali bin Abi Thalib.

Sekte tersebut memiliki persyaratan khusus dalam memilih seorang imam yaitu seorang yang alim, zahid (sangat berhati-hati dengan masalah dunia), pemberani, pemurah, dan mau berjihad di jalan Allah guna menegakkan keimaman taat pada agama baik dia dari putera Hasan atau Husain .

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Muslih Fathoni dalam bukunya berjudul “Paham Mahdi Syi’ah dan Ahmadiyah dalam Perspektif” (PT RajaGrafindo Persada, 1994) mengatakan dalam masalah kekhilafahan atau keimaman, golongan ini rupanya lebih moderat.

Menurutnya, mereka bisa menerima Imam Mafdul yakni imam yang dinominasikan, di samping adanya Imam al-Afdal atau imam yang lebih utama.

ADVERTISEMENT

Pikiran seperti ini, tentunya karena pendiri sekte Zaidiyah, pernah berguru kepada Wasil ibn ‘Ata, pendiri Muktazilah .

Oleh sebab itu, aliran ini tidak menyalahkan atau membenci khalifah-khalifah sebelum Ali ibn Abi Thalib. Pendirian tentang sahnya imam yang dinominasikan di samping adanya seorang imam yang lebih utama, tampaknya mendapat reaksi keras dari Syi’ah Kufah dan menolak pendirian tersebut. Itulah sebabnya mereka disebut golongan Syi’ah Rafidah .

Muslih Fathoni mengatakan bahwa sebagaimana diketahui, umumnya kaum Syi’ah berprinsip bahwa Ali ibn Abi Thalib adalah satu-satunya orang yang lebih berhak menjadi Khalifah sesudah Nabi, tetapi mereka berbeda paham tentang siapa yang berhak menjadi imam sesudah Husain wafat.

Perbedaan-perbedaan paham itu rupanya menjadi faktor yang mewarnai identitas kelompok masing-masing. Sebagai contoh sekte Zaidiyah, karena doktrinnya yang keras dalam mencapai cita-cita perjuangannya, lebih suka menempuh jalan kekerasan, sehingga pemimpinnya banyak yang mengalami nasib sama dengan nasib Husain ibn ‘Ali.

Zaid juga menjadi korban kecurangan penduduk Kufah karena kurang memperhatikansaran-saran dari Salman ibn Kuhail, ‘Abdullah ibn Hasan, dan saran dari saudaranya sendiri Muhammad al-Baqir.

Selanjutnya dijelaskan bahwa pada saat dia berada di ujung pedang Yusuf ibn ‘Umar Gubernur Irak, Zaid pun ditinggalkan oleh orang-orang Kufah.

Sesudah ia wafat pada 122H, jabatan imam beralih kepada puteranya, Yahya, yang menyingkir ke Khurasan. Kemudian ia mengadakan pemberontakan terhadap pemerintahan Walid ibn Yazid dan mengalami nasib sama dengan nasib ayahnya.

Sesudah itu keimaman dipegang oleh Muhammad ibn ‘Abdullah ibn Hasan yang dikenal dengan an-Nafsuz-Zakiyyah, bersama-sama dengan Ibrahim, dan keduanya terbunuh sesudah mereka mengadakan aksi militer di Madinah.

Muslih Fathoni mengatakan seandainya sekte ini tidak menempuh jalan kekerasan dalam mengembangkan ide-ide doktrinalnya yaitu dengan menyebarkan karya-karya ijtihad para imam mereka, tentu keberadaan sekte ini lebih berakar dan berpengaruh dalam masyarakat.

Selanjutnya dijelaskan bahwa sesudah terbunuhnya Ibrahim di Basrah, sekte Zaidiyah ini sudah tidak terorganisasikan lagi sampai munculnya Nasir al-Atrus yang menda’wahkan mazhab Zaidiyah di daerah Dailam dan Jabal, dua daerah yang kemudian menjadi basis Syi’ah Zaidiyyah.

Sebagaimana sekte-sekte yang lain, golongan Zaidiyah pun mengalami perpecahan menjadi beberapa subsekte. Di antara sektenya yang menyimpang jauh dari doktrin Zaidiyyah adalah al-Jarudiyyah. Pengikutnya memandang Muhammad an-Nafsuz-Zakiyyah sebagai al-Mahdi.

(mhy)

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: AlMahdiBisahasan ra dan husein raImamimam mahdiKepercayaanKiamatMafdulMenerimasyiahsyiah rafidahZaidiyah

ADVERTISEMENT
Previous Post

Tabayyun Perintah Allah yang Diabadikan dalam Al Qur’an

Next Post

Ini Mengapa Ulama Hadis Menerima Riwayat Khawarij, tetapi menolak Rafidah

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Ini Mengapa Ulama Hadis Menerima Riwayat Khawarij, tetapi menolak Rafidah

Ini Mengapa Ulama Hadis Menerima Riwayat Khawarij, tetapi menolak Rafidah

5 Daftar Tempat Suci yang Dihancurkan oleh Israel, Salah Satunya Tempat Makam Putra Nabi Yakub

5 Daftar Tempat Suci yang Dihancurkan oleh Israel, Salah Satunya Tempat Makam Putra Nabi Yakub

Bertobat dari Dosa Besar, Begini Penjelasan Syaikh Al-Qardhawi

Bertobat dari Dosa Besar, Begini Penjelasan Syaikh Al-Qardhawi

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1252 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

2 jam ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

3 jam ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

4 jam ago
KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib

5 jam ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD