• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Minggu, 26 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Kemenangan itu Nyata, Berikut Beberapa Fakta Sejarah

Kamis. 9 November 2023 02:29
Reading Time: 4 mins read
428
A A
0
Kemenangan itu Nyata, Berikut Beberapa Fakta Sejarah

#image_title

828
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Kemenangan itu Nyata, Berikut Beberapa Fakta Sejarah

loading…

Catatan sejarah membuktikan bahwa setiap kali Israel melancarkan pembunuhan massal terhadap Palestina, bukannya semakin lemah apalagi menyerah. Justru bangsa Palestina semakin kuat dan kokoh. Foto/AFP/Getty Images

ADVERTISEMENT
Imam Shamsi Ali
Direktur Jamaica Muslim Center,
Presiden Nusantara Foundation USA

Penyerangan pejuang Palestina di tanggal 7 Oktober lalu yang disebut sebagai surprise attack itu ternyata menjadi momentum yang lebih dahsyat akan kemenangan yang nyata (fathun mubinan). Kesimpulan ini bukan saja didasarkan kepada informasi langit (devine revelation) yang pastinya tidak diragukan (laa raeba fiih). Tapi fakta-fakta di lapangan sepanjang sejarah peperangan itu membuktikan.

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Pembantaian dan genosida Israel dilakukan kepada bangsa Palestina, khususnya di Gaza, bukan hanya kali ini. Sudah puluhan kali sejak pendudukan tanah mereka 75 tahun silam. Mungkin yang mutakhir dan masih fresh di memori adalah pembantaian tahun 2002, 2005, 2008, 2012, hingga dua tahun lalu. Pada setiap serangan dan pembunuhan massal itu ribuan warga Palestina yang syahid.

Belum lagi pembunuhan harian yang terjadi di kota-kota lain Palestina, termasuk di Jenin dan Ramallah. Dalam enam bulan terakhir sebelum pembalasan 7 Oktober itu diberitakan tidak kurang dari 600 warga Palestina yang ditembak mati. Belum lagi yang ditangkap dan/atau terluka dalam setiap insiden yang terjadi.

ADVERTISEMENT

Namun, catatan sejarah mengatakan bahwa setiap kali serangan penjajah dengan pembunuhan massal (mass murder) dan genosida itu terjadi bangsa Palestina bukannya semakin lemah, apalagi menyerah. Mereka justru semakin kuat dan kokoh untuk memenangkan pertarungan itu.

Mungkin secara fisik mereka mengalami banyak pengorbanan. Hingga saat ini misalnya tidak kurang dari 9.000 warga sipil yang meninggal. 4.000 ribu di antaranya adalah anak-anak. Rumah-rumah mereka, fasilitas umum termasuk sekolah dan rumah sakit, bahkan rumah ibadah (Masjid dan gereja) diluluh lantakkan) oleh tentara penjajah. Belum lagi puluhan ribu yang luka dengan pengobatan yang sangat minim.

Namun, semua itu ternyata tidak menjadikan mereka para pejuang itu lemah. Apalagi menyerah. Mereka justru semakin kuat secara mental dan tekad dalam perjuangan. Persis seperti yang digambarkan dalam Al-Qur’an: “Mereka tidak bertambah kecuali dalam keimanan dan keislaman.”

Dalam dunia saat ini peperangan dan akibatnya, kemenangan atau kekalahan, tidak bisa sekadar dinilai dari interaksi fisik persenjataan. Peperangan itu memiliki sudut (angles) yang sangat ragam. Benar ada sudut kontak fisik (physical clash). Tapi pada sisi lain ada aspek diplomasi, politik, ekonomi, persepsi atau imej dan seterusnya. Melihat peperangan ini dan menyimpulkan siapa yang kalah dan siapa yang menang, harusnya dilihat pada semua sudutnya.

Israel Mulai Terpojok
Dengan melihat kepada semua sudut dari peperangan yang terjadi ini, dapat kita simpulkan beberapa hal.

Pertama, Israel babak belur secara politik global dan diplomasi internasional. Saya tidak perlu memberikan banyak argumentasi tentang hal ini. Kita lihat saja pada dukungan kepada bangsa Palestina yang terjadi. Dari demonstrasi di jalan-jalan di berbagai belahan dunia, hingga ke kekalahan telak diplomasi Israel yang didukung oleh Amerika dan Negara-negara Eropa di arena PBB. Bahkan di tingkat elit pemerintahan Amerika terasa jika resistensi itu semakin kuat. Salah satunya ditandai dengan mundurnya seorang pejabat Deplu Amerika karena posisi Amerika yang membuta mendukung penjajah.

Kedua, menguatnya dukungan politik dan diplomasi dunia itu merupakan realita nyata jika persepsi yang berusaha dibangun selama ini tentang Palestina, khususnya pejuang Gaza, mengalami kekalahan mutlak. Upaya membangun imej jika pejuang itu adalah penjahat (dengan label dan nyanyian usang itu) tidak menemukan hasil dan dukungan positif. Upaya busuk yang sangat terasa saat ini adalah pembelahan (devide) antara pejuang dan masyarakat Palestina secara umum. Seolah masyarakat itu manusia yang baik. Namun pejuang Palestina adalah penjahat yang harus dihabiskan.

Ketiga, jika kita memperhatikan secara dekat dan seksama situasi dan reaksi masyarakat Palestina, khususnya Gaza, kita hanya akan menemukan kesabaran dan keistiqamahan (keteguhan batin) yang luar biasa. Upaya penjajah untuk membangun kebencian warga Palestina (Gaza) kepada para pejuang itu mengalami kegagalan total. Belum pernah kita temukan ada warga yang berteriak menyalahkan (blaming) para pejuang itu jika karena serangan karena serangan mereka tanggal 7 Oktober lalu yang menjadi penyebab penderitaan mereka.

Keempat, peristiwa demi peristiwa (pembantaian) yang terjadi kepada bangsa Palestina ternyata semakin mengokohkan simpati dan rasa solidaritas keumatan dan kemanusiaan global. Hal itu semakin nyata bahkan di saat sebagian pemerintahan mereka bertekuk seolah tak berdaya menghadapi tekanan dari kekuatan luar. Rakyat negara-negara Islam bangkit melawan. Sementara sebagain pemerintahan mereka tersungkur bertekuk lutut membangun relasi dan berangkulan dengan penjajah.

Kelima, konstalasi politik Amerika dan negara-negara barat pendukung penjajah memaksa pemerintahan mereka mengoreksi diri sendiri akibat dukungan buta itu. Yang pasti saat ini Biden-Kamala misalnya sedang deg-degan. Komunitas Muslim mengeluarkan ancaman tidak mendukung pada pilpres mendatang. Jika Komunitas Muslim golput saja pada pilpres tahun depan, hampir dipastikan Biden-Kamala kalah. Apalagi jika l Komunitas Muslim memutuskan memberikan suaranya kepada lawan politiknya. Realita ini menjadikan Biden-Kamala minggu lalu menerbitkan sebuah kebijakan anti Islamophobia. Tujuannya untuk menghibur dan mencari muka dari Komunitas Muslim Amerika.

Keenam, peperangan ini membuka luas banyak borok dan kemunafikan dunia internasional. Slogan-slogan indah (kebebasan, sesetaran dan keadilan, dst) menjadi semakin tidak bermutu. Sementara itu tuduhan jahat kepada umat ini juga semakin terbuka. Salah satunya dengan penghancuran rumah-rumah ibadah oleh kaum penjajah. Sebuah gereja tua dunia yang selama ini dilindungi dan kebebasan pengikut agama itu diberikan oleh umat Islam di Gaza justru hancur di tangan mereka yang mengaku toleran dan pahlawan demokrasi. Ragam kemunafikan itu di pertunjukkan dengan semakin tidak malu-malu lagi.

Akhirnya, dengan semua ini saya tidak bermaksud menyetujui pembantaian dan genosida yang terjadi di Palestina. Apalagi melihatnya sebagai kemenangan. Justru yang ingin saya sampaikan adalah bahwa pembunuhan dan kekejaman itu bukan tidak punya hikmah dalam perjuangan. Terkadang kemenangan memang memerlukan jalan berduri. Bahkan kenyataan pahit. Tapi memang itu sunnatullah dalam perjuangan.

Tak diragukan lagi, saya dan Anda pasti akan mati. Hanya waktu, tempat dan caranya yang berbeda. Tapi sekiranya saya diberikan pilihan untuk mati di atas ranjang tanpa nilai atau mati di medang perang dengan nilai (syahid), insya Allah saya akan memilih yang kedua. Saudara-Saudara kita di Palestina tidak memilih itu. Tapi Allah menentukan jalannya untuk mereka mati dengan nilai yang mulia “syahadah”. Dan itu sesungguhnya adalah kemenangan sejati.

Semoga Allah menerima mereka semua ke dalam golongan hamba-hamba Nya yang syuhada. Amin!

NYC Subway, 7 November 2023

Imam Shamsi Ali

(rhs)

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: BeberapaBerikutFaktaimam shamsi aliindonesia bela palestinaItuKemenangankonflik israel palestinaNyatapalestinaperjuangan palestinasejarah

ADVERTISEMENT
Previous Post

Bangsa Yahudi Semitik, Willian G. Carr: Kaum Gypsy pada Masa Jahiliah

Next Post

Pentingnya Berbuat Adil untuk Diri Sendiri, Begini Penjelasannya

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Pentingnya Berbuat Adil untuk Diri Sendiri, Begini Penjelasannya

Pentingnya Berbuat Adil untuk Diri Sendiri, Begini Penjelasannya

WhatsApp dan Instagram Dianggap Lakukan Penindasan Online Rakyat Palestina

WhatsApp dan Instagram Dianggap Lakukan Penindasan Online Rakyat Palestina

Tanda Kiamat dan Akhir Zaman, Orang Dungu Diangkat Jadi Pemimpin

Tanda Kiamat dan Akhir Zaman, Orang Dungu Diangkat Jadi Pemimpin

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2482 shares
    Share 993 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1505 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Riziq Syihab Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW Secara Absolut – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
Ternyata Kata Mukibbin Sudah Ada Dalam Al-Qur’an – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini – Polemik Nasab Habib

6 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026 – Polemik Nasab Habib

1 minggu ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD