• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Minggu, 19 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Kasus Khalid bin Walid: Ketika Sebagian Muslimin Menganggap Umar bin Khattab Berlebihan

Minggu. 16 Juni 2024 05:59
Reading Time: 3 mins read
443
A A
0
Kasus Khalid bin Walid: Ketika Sebagian Muslimin Menganggap Umar bin Khattab Berlebihan

#image_title

831
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Kasus Khalid bin Walid: Ketika Sebagian Muslimin Menganggap Umar bin Khattab Berlebihan

loading…

Sikap keras Khalifah Umar bin Khattab terhadap Khalid bin Walid yang memecatnya serta menyita sebagian hartanya dianggap sebagian kaum muslimin Madinah berlebihan. Ilustrasi: Ist

ADVERTISEMENT
Sikap keras Khalifah Umar bin Khattab terhadap Khalid bin Walid yang memecatnya serta menyita sebagian hartanya dianggap sebagian kaum muslimin Madinah berlebihan. Hal ini dikisahkan Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul “Al-Faruq Umar” yang diterjemahkan Ali Audah menjadi “Umar bin Khattab, Sebuah teladan mendalam tentang pertumbuhan Islam dan Kedaulatannya masa itu” (PT Pustaka Litera AntarNusa, 2000).

Kasus ini dipicu tindakan Khalid bin Walid memberi hadiah Al-Asy’as bin Qais sebesar 10.000 dirham. Lantaran kasus itu juga, Panglima Perang Muslim, Abu Ubaidah bin Jarrah , telah memecat Khalid bin Walid sebagai komandan batalion di Kinnasrin, Suriah, atas perintah Khalifah Umar bin Khattab.

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Sebelumnya, Umar bin Khattab telah menurunkan jabatan Khalid bin Walid di militer dari panglima perang tertinggi menjadi komandan batalion. Kedudukannya digantikan Abu Ubaidah bin Jarrah. Sejak pemecatan terakhir, Khalid tak lagi menjabat apa-apa.

Khalid kembali ke Madinah meninggalkan Suriah menghadap Khalifah Umar. Pada saat ini Umar menaksir barang-barang Khalid senilai 80.000dirham, disisakan buat dia 60.000 sedangkan yang 20.000 diambilnya dan dimasukkan ke dalam baitulmal.

ADVERTISEMENT

Ada beberapa orang yang membicarakan soal Khalid bin Walid ini kepada Umar bin Khattab serta tindakan Umar terhadapnya. Mereka berpendapat bahwa sikapnya itu dinilai terlalu keras. Khalid pantas mendapat kehormatan.

Kata mereka: “Amirulmukminin, sebaiknya harta Khalid dikembalikan kepadanya.”

Akan tetapi Khalifah Umar bin Khattab tetap dengan pandangan yang buruk sangka kepada Saifullah dan tetap menuduhnya.

Oleh karena itu ia menjawab kepada mereka yang berbicara kepadanya itu dengan mengatakan: “Saya hanya seorang pedagang untuk kepentingan Muslimin. Demi Allah, sama sekali saya tidak akan mengembalikannya!”

Ada orang yang tak dapat menerima sikap keras Umar itu. Mereka menilainya sangat berlebihan, yang tak dapat ditafsirkan lain daripada kedengkian yang keterlaluan terhadap Khalid serta kecenderungannya ingin menjelek-jelekkan Khalid.

Apa artinya 80.000 dirham yang nilainya kurang dari 7.000 dinar, apa artinya nilai jutaan sekalipun, bagi orang yang sudah memerangi, menawan dan mengambil rampasan perang dari kaum murtad, dari Irak dan dari Syam selama enam tahun terus-menerus!

Rasa dengki ini terungkap dalam kata-kata Tabari setelah menyebutkan tentang penolakan Umar untuk mengembalikan harta Khalid itu. “Seolah-olah Umar berpendapat bahwa ia telah membalas dendam kepada Khalid ketika bertindak begitu:”

Haekal menulis, boleh jadi sikap keras Umar kepada Khalid sampai berlebihan demikian sesudah ia kembali ke Madinah sebagai orang yang sudah dipecat, sebab ia melihat ada sekelompok orang yang fanatik kepada Khalid berusaha mengobarkan fitnah dan menyebarkan kekacauan.

Kalaupun dia memperlihatkan sikap lemah lembut tentu ada orang yang akan menganggapnya ia lemah, dan tentu pula mereka yakin bahwa ia memecat Khalid tanpa ada kesalahan, yang nanti akan menjurus ke dalam bahaya dan akan membangkitkan kegelisahan umat.

Buat Khalid, segala maksud dan tujuan Amirulmukminin itu bukan tidak diketahui dan lewat begitu saja. Jika hanya berdua dengan dia, Umar tampak lemah lembut dan ramah kepadanya.

Jika ada orang yang mengatakan kepadanya tentang sikapnya yang begitu keras terhadapnya itu, ketika sedang berdua Khalid pernah menegur Umar, dan diulanginya bahwa sikap terhadap dirinya itu tidak pantas.

Lalu kata Umar menimpalinya: “Khalid, buat saya Anda sangat mulia, saya mencintaimu. Anda tidak akan menyalahkan saya lagi.”

Kata-kata ini membuat Khalid membatasi diri dan kemarahannya dapat dikendalikan. Kepada mereka yang mencoba memanas-manasi hatinya supaya bersama-sama dengan lawan Umar untuk memberontak kepadanya ia berkata: “Selama Umar masih hidup, tidak.”

Bagaimana seorang Khalid akan membangkang kepada pemimpinnya atas perintah yang dikeluarkannya; dia seorang prajurit yang mengenal disiplin dan meyakininya. Dia seorang Muslim dengan keislamannya yang baik. Ia ingin sekali agama yang benar itu mendapat kemenangan di tangannya atau di tangan yang lain.

Oleh karenanya terpaksa ia menjalani hidup statis, suatu hal memang yang tidak disenanginya. Hidup seorang prajurit pahlawan yang akan melihat medan perang selalu terbuka di depannya. Tetapi sekarang dia berada jauh, tak lagi dapat berlaga, karena pemimpinnya sudah memecatnya dan menjauhkannya dari medan perang.

(mhy)

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: BerlebihanbinKasusKetikaKhalidkhalid bin walidKhattabkisah sahabat nabiMenganggapMusliminsahabat nabiSebagiansejarah islamUmarumar bin khattabWalid

ADVERTISEMENT
Previous Post

Haji Itu Arafah, Inilah Makna Sebenarnya Ibadah Wukuf di Arafah

Next Post

Momen Jemaah Indonesia Cari Kerikil saat Mabit di Muzdalifah

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Momen Jemaah Indonesia Cari Kerikil saat Mabit di Muzdalifah

Momen Jemaah Indonesia Cari Kerikil saat Mabit di Muzdalifah

Suasana Jemaah Indonesia Mabit di Muzdalifah setelah Wukuf di Arafah

Suasana Jemaah Indonesia Mabit di Muzdalifah setelah Wukuf di Arafah

Ba’Alwi Dan Tasawuf Kuburan: Beda Dengan Kiai NU – Polemik Nasab Habib

Ba’Alwi Dan Tasawuf Kuburan: Beda Dengan Kiai NU - Polemik Nasab Habib

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1504 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026 – Polemik Nasab Habib

6 jam ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi – Polemik Nasab Habib

16 jam ago
Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil: Ditradisikan oleh Walisongo Sunan Ampel, Namun Diduga Sejarah Dibelokkan oleh Oknum? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menjaga Marwah Sejarah: Fakta Autentik Trah Sunan Ampel dan Keadilan untuk Leluhur di Winongan yang Menjadi Korban – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD