• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Minggu, 19 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Jujur, Fondasi Utama Membentuk Karakter Baik Anak

Kamis. 6 Juni 2024 05:51
Reading Time: 4 mins read
428
A A
0
Jujur, Fondasi Utama Membentuk Karakter Baik Anak

#image_title

828
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Jujur, Fondasi Utama Membentuk Karakter Baik Anak

loading…

sikap jujur menjadi fondasi utama untuk membentuk semua karakter baik pada anak-anak dan contoh teladan paling utama ada pada orang tuanya. Foto ilustrasi/ist

ADVERTISEMENT
Jujur adalah kunci kebahagiaan, karenanya jika ingin anak-anak kita berbahagia di kehidupannya, maka menanamkan sikap jujur adalah kuncinya. Selain itu, sikap jujur menjadi fondasi utama untuk membentuk semua karakter baik pada anak-anak.

“Sebagai orang tua tentu kita mengharapkan sikap jujur menjadi fondasi hidup sang anak. Kejujuran akan menumbuhkan kepercayaan pada anak. Si anak percaya diri dan dapat dipercaya. Karenanya penting menanamkan kejujuran dalam setiap pola asuh dalam setiap pertumbuhan anak,”ungkap Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary, dalam salah satu kajiannya di Kajian Sunnah Jakarta.

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Menurutnya, untuk menanamkan sifat jujur pada anak-anak diperlukan usaha yang keras. Walaupun pada dasarnya manusia itu suka kepada kejujuran, namun lingkungan , pergaulan, pendidikan-pendidikan salah yang mereka terima, ini kadang-kadang mewarnai dan mengubah fitrah itu. Maka perlu kita meletakkan dasar yang kuat di dalam masalah ini.

Apa saja dasarnya? Ustadz Abu Ihsan menjelaskan ada beberapa hal yang harus dilakukan terutama berdasarkan tuntunan syariat. Antara lain, yakni;

ADVERTISEMENT

Pertama,Islam menempatkan seorang anak itu juga manusia yang punya hak-hak dalam muamalah , maka orang tua tidak dibenarkan menipu dan berbohong kepada anak dengan cara dan alasan apapun. Anak jangan dibohongi, karena membohongi anak merupakan salah satu kesalahan orang tua .

Kedua, secara tidak langsung mengajari anak untuk bohong. Ketika anak dibohongi, maka apa yang ada di dalam benaknya yaitu bahwa bohong itu adalah satu perbuatan yang legal. Dia lihat orang tuanya berbohong, maka yang terbetik di dalam hati mereka bahwa bohong itu adalah sesuatu yang bukan masalah, bukan perkara besar, bukan perkara yang serius. Maka bohong ini tidak boleh walaupun dalam konteks bercanda.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjamin bagian tengah surga bagi yang berkata jujur walaupun bercanda. Dan Rasulullah mengatakan: “Aku juga bercanda, tapi aku tidak mengatakan kecuali yang benar.” (HR. Thabrani)

“Dalam kondisi kita bercanda saja itu tidak boleh bohong, apalagi perkara-perkara yang serius. Maka perlu kita membiasakan dan menanamkan ini kepada anak-anak agar ini menjadi suatu yang dipertegas pada fitrah mereka,”ungkap dai yang rutin menulis ini.

Peran dan Contoh Orang Tua

Pada dasarnya manusia itu suka kepada kejujuran, dia mencintai kejujuran dan dia mau jujur. Tapi kondisi-kondisi lain sekitarnya untuk keluar dari fitrah itu. Dan fitrah jujur ini jangan sampai rusak. Dan yang merusak kadang-kadang orang tua yang memperagakan kebohongan di depan anak-anak mereka tanpa disadari oleh kedua orang tua.

Maka Rasulullah menegur seorang ibu yang memancing anaknya dengan satu janji ataupun dengan satu perkataan yang itu ada unsur bohongnya atau bisa dia jatuh dalam kebohongan di situ. Nabi berkata dalam sebuah hadis:

“Barangsiapa berkata kepada anak kecil ‘Kemarilah aku akan memberimu sesuatu’ namun dia tidak memberikan apa-apa maka perbuatannya itu termasuk dusta.” (HR. Ahmad)

Termasuk dusta, dia telah berbohong kepada anak itu, walaupun anak itu diam saja. Tapi jangan diartikan diamnya anak ini aman dan tidak terpapar kebohongan. Itu dia simpan dalam hatinya, dalam pikirannya, bahwa perbuatan seperti itu adalah perbuatan yang legal. Dan dia mungkin tidak paham itu adalah suatu kebohongan, lalu dia tiru itu dan dia tidak merasa berbohong dengan perbuatan semacam itu. Dan ini mungkin terus terbawa sampai dewasa.

Banyak orang-orang dewasa yang berbohong dan dia merasa bohongnya legal. Ini mungkin kebiasaan yang memang terbawa dari kecil. Orang-orang yang dari kecilnya melihat kebohongan demi kebohongan itu seolah-olah biasa, maka ketika dia dewasa dia meniru apa yang dia saksikan itu, dia merasa bohong itu bukanlah sesuatu yang serius, bukan satu masalah.

Seperti kita lihat sebagian orang yang membohongi orang enak saja, tidak ada beban, merasa bukan suatu kesalahan, bahkan walaupun kebohongannya terbongkar, tidak ada ekspresi bersalah, menyesal, atau ingin bertaubat, bahkan dia mengulang-ulang kebohongannya itu berkali-kali, bahkan sampai kepada kondisi yang serius, yaitu kebohongan yang bisa merugikan pihak lain, yang namanya penipuan.

Penipuan itu sebenarnya kebohongan. Seseorang tega menipu karena diawali dengan kebohongan yang dibangun sedikit demi sedikit, akhirnya mengkristal menjadi kejahatan yang namanya penipuan. Maka ini perlu kita asah dari kecil

Sebagian anak yang memang dididik oleh orang tuanya untuk jujur sehingga jujur itu menjadi sebuah kebiasaan, maka bohong itu adalah suatu perkara yang sangat berat baginya, dan dia tidak bisa berbohong, kelu lidahnya untuk berbohong. Sebagian anak ada yang seperti itu. Itu tentunya tarbiyah dari orang tua dalam menanamkan kejujuran secara serius.

Sebagian anak lagi terbiasa berbohong, karena itu yang dia saksikan di rumahnya. Dia lihat ayahnya, ibunya, kakak-kakaknya atau orang-orang yang ada di sekitarnya memperagakan itu semua, maka dia pun akan menirunya.

Tips menanamkan kejujuran pada anak :

1. Berikan pemahaman mengenai pentingnya bersikap jujur
2. Jadilah contoh yang baik
3. Ajarkan kejujuran melalui kisah-kisah orang lain
4. Jangan langsung beri hukuman jika anak berbohong
5. Tanamkan pendidikan agama
6. Dorong anak-anak untuk mencari teman yang jujur
7. Berikan pemahaman pada anak bahwa jujur itu nikmat

Wallahu A’lam

(wid)

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: anakBaikFondasiJujurKarakterkeluarga muslimMembentukparenting anakparenting islamitips parentingUtama

ADVERTISEMENT
Previous Post

Perbanyak Zikir Ini di 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Next Post

Asbabun Nuzul Surat Al Baqarah Ayat 6, Turun untuk Umat Yahudi di Madinah

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Asbabun Nuzul Surat Al Baqarah Ayat 6, Turun untuk Umat Yahudi di Madinah

Asbabun Nuzul Surat Al Baqarah Ayat 6, Turun untuk Umat Yahudi di Madinah

Suhu Makkah 48 Derajat Celsius, Jemaah Haji Harus Jaga Fisik

Suhu Makkah 48 Derajat Celsius, Jemaah Haji Harus Jaga Fisik

300 Kuota Safari Wukuf: 1 Petugas Urus 5 Jemaah Lansia Nonmandiri

300 Kuota Safari Wukuf: 1 Petugas Urus 5 Jemaah Lansia Nonmandiri

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1504 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026 – Polemik Nasab Habib

10 jam ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi – Polemik Nasab Habib

19 jam ago
Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil: Ditradisikan oleh Walisongo Sunan Ampel, Namun Diduga Sejarah Dibelokkan oleh Oknum? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menjaga Marwah Sejarah: Fakta Autentik Trah Sunan Ampel dan Keadilan untuk Leluhur di Winongan yang Menjadi Korban – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD