• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Rabu, 22 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Jelang Ajal: Umar Melarang Hafsah Menangisinya, Minta Ditidurkan di Tanah

Rabu. 20 Desember 2023 21:06
Reading Time: 3 mins read
451
A A
0
Jelang Ajal: Umar Melarang Hafsah Menangisinya, Minta Ditidurkan di Tanah

#image_title

828
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Jelang Ajal: Umar Melarang Hafsah Menangisinya, Minta Ditidurkan di Tanah

loading…

Sesudah ia dibaringkan di tanah oleh anaknya, ia menyilangkan kedua kakinya. Ilustrasi: Ist

ADVERTISEMENT
Saat Khalifah Umar bin Khattab mengimami salat subuh , Abu Lu’lu’ah Fairuz, budak al-Mugirah menikamnya. Tikaman itu mengenai bawah pusarnya memutuskan lapisan kulit bagian dalam dan usus lambung. Peristiwa itu terjadi pada hari Rabu tanggal 4 Zulhijah tahun ke-23 Hijri.

Pada saat menjelang ajal , ia melihat kepada putrinya Hafsah Ummulmukminin , yang ketika masuk menjenguknya sambil menangis dan meratap ia berkata: “Oh, sahabat Rasulullah , mertua Rasulullah, Amirulmukminin!”

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Tetapi Umar berkata: “Dengan hak yang ada pada saya atas engkau saya ingin melarangmu meratapi saya lagi, sesudah sekali ini. Tetapi matamu bukanlah milik saya. Tidak baik meratapi mayat yang hanya akan membawa kebencian para malaikat .”

“Umar memang melarang keluarganya menangisinya,” tulis Muhammad Husain Haekal dalam buku yang diterjemahkan Ali Audah menjadi “Umar bin Khattab, Sebuah teladan mendalam tentang pertumbuhan Islam dan Kedaulatannya masa itu” (Pustaka Litera AntarNusa, 1987).

ADVERTISEMENT

Larangan Umar terhadap orang yang menangis dan meratap sangat keras. Tatkala melihat susu yang keluar dari bekas lukanya pernah Suhaib berkata: “Oh Umar! Oh saudaraku! Siapa yang akan bersama kami sesudah Anda!?”

Oleh Umar ia ditegur: “Sudah, sudahlah, saudaraku! Tidakkah Anda merasakan bahwa orang yang ditangisi itu akan diazab?”

Juga Umar khawatir sesudah ia meninggal akan dikafani dan dikuburkan secara berlebihan oleh keluarganya. Maka ia berpesan jangan dimandikan dengan muskus atau membawa muskus ke dekatnya, seperti yang biasa dilakukan oleh orang Arab yang berkedudukan.

Kepada anaknya ia berkata: “Sederhanakanlah kafanku, sebab jika menurut pandangan Allah ada perbuatanku yang baik, Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik, meskipun tidak semestinya aku akan begitu. Lepaskanlah pakaianku dan percepat, sederhanakan liang lahadku, dan jangan ada perempuan yang ikut mengantarkan. Janganlah memuji-mujiku yang bukan mestinya, sebab Allah sudah lebih tahu tentang aku. Kalau membawaku, percepatlah langkah kalian. Kalau ada perbuatanku yang baik dalam pandangan Allah kalianlah yang telah mengantarkan saya pada yang lebih baik itu buat saya, meskipun tidak semestinya saya akan begitu. Dan kalau sebaliknya yang ada padaku, kalian telah membuang segala bencana yang kalian pikul di bahu kalian itu.”

Abdullah bin Umar mendengarkan wasiat itu. Ia duduk di lapik ayahnya dan kepala ayahnya diletakkan di pangkuannya. Setelah merasakan pasti akan menemui Tuhannya, ia berkata kepada anaknya: “Baringkan aku di tanah.”

Abdullah menjawab: “Ayah, paha saya sama dengan tanah!”

Umar berkata lagi: “Baringkanlah aku di tanah!”

Sesudah ia dibaringkan di tanah oleh anaknya, ia menyilangkan kedua kakinya seraya berkata: “Celakalah aku! Celaka ibuku kalau Allah tidak mengampuniku!” Kata-kata itu diulang-ulangnya sampai roh lepas dari jasad.

Harapannya yang utama ia ingin kembali ke hadapan Tuhan dengan melepaskan dunia ini dalam keadaannya yang sekadar cukup hidup, tidak berutang dan tidak berpiutang.

Haekal berkisah, ketika itu orang sedang berada di Masjid mempercakapkan terjadinya pembunuhan itu. Di antara yang mereka khawatirkan, setelah itu apa yang akan terjadi terhadap mereka dan terhadap negara yang baru tumbuh ini.

Mereka beralasan sekali jika sampai timbul kekhawatiran demikian. Sesudah dia, siapa orang yang akan mampu mengemban beban tanggung jawab yang begitu besar seperti yang telah dipikul oleh Umar!

Siapa yang bersedia melupakan dirinya dan keluarganya, dan semata-mata mengabdi kepada Allah dan mencurahkan tenaga dan perhatiannya demi kepentingan umat Muslimin serta demi keadilan!

Ia memulai pemerintahannya hanya Semenanjung yang ada di tangannya, tetapi dia meninggal Kedaulatan Islam sudah meliputi Persia, Irak, Syam dan Mesir.

Kendati begitu, dia sendiri tidak berubah: Hidup serba kekurangan, sangat sederhana dan disiplin yang begitu keras terhadap dirinya. Kekuasaan yang ada di tangannya tidak membuat ia berubah dari kebiasaan hidupnya, dan sudah diketahui semua orang, ia menyamakan dirinya dengan kaum Muslimin yang lain. Itu sebabnya, orang merasa terpukul dan begitu sedih atas kematiannya itu.

(mhy)

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: AjalDitidurkanHafsahhafshah binti umarhafshah istri nabiJelangjelang ajalMelarangMenangisinyaMintasahabat nabiTanahUmarumar bin khattab

ADVERTISEMENT
Previous Post

Hukum Tajwid Surat Al Furqan Ayat 2 Beserta Penjelasan dan Cara Baca

Next Post

Jelang Ajal, Umar bin Khattab Dihibur Ibnu Abbas tentang Berita Surga

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Jelang Ajal, Umar bin Khattab Dihibur Ibnu Abbas tentang Berita Surga

Jelang Ajal, Umar bin Khattab Dihibur Ibnu Abbas tentang Berita Surga

Kisah Umar bin Khattab Minta Dikuburkan di Samping Makam Rasulullah dan Abu Bakar

Kisah Umar bin Khattab Minta Dikuburkan di Samping Makam Rasulullah dan Abu Bakar

Tadabur Surat An-Nur Ayat 33 : Pentingnya Menjaga Kehormatan Sebelum Menikah

Tadabur Surat An-Nur Ayat 33 : Pentingnya Menjaga Kehormatan Sebelum Menikah

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1504 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Ternyata Kata Mukibbin Sudah Ada Dalam Al-Qur’an – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi – Polemik Nasab Habib

2 jam ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026 – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD