Pemimpin Tertinggi Taliban, Haibatullah Akhunzada: Umumkan Susunan Pemerintahan Baru Afganistan

  • Whatsapp
Kolase foto Mullah Baradar dan Mullah Hassan Akhund. (News Unzip dan The Economist)
Kolase foto Mullah Baradar dan Mullah Hassan Akhund. (News Unzip dan The Economist)

Panji Islam – Portal Berita Islam – Berita IslamPemimpin Tertinggi Taliban, Haibatullah Akhunzada: Umumkan Susunan Pemerintahan Baru Afganistan pada Selasa (7/9). Sayangnya, susunan kabinet tersebut menuai kekecewaan dari banyak pihak.

Salah satu penyebabnya adalah ada sejumlah tokoh kontroversial yang diangkat sebagai pejabat tinggi. Ada yang dijatuhi sanksi PBB, bahkan ada yang masuk daftar buronan teroris Amerika Serikat (AS).

Bacaan Lainnya

Dihimpun dari berbagai sumber, ini 5 tokoh kunci Taliban yang masuk kabinet pemerintahan baru Afganistan.

1. Mullah Mohammad Hassan Akhund

Mullah Mohammad Hassan Akhund
Mullah Mohammad Hassan Akhund

Diangkat sebagai perdana menteri sementara Afganistan, veteran Taliban ini merupakan rekan dekat sekaligus penasihat politik Mullah Omar, pendiri gerakan dan pemimpin tertinggi pertama Taliban.

Sebagai anggota Dewan Tertinggi, ia menjabat sebagai wakil menteri luar negeri di rezim mereka sebelumnya. Pria yang berasal dari Kandahar ini juga menjabat sebagai gubernur Taliban di provinsi asalnya tersebut.

Akibat sepak-terjangnya dalam aktivitas Taliban, nama Mullah Mohammad Hassan Akhund masuk dalam daftar sanksi Dewan Keamanan PBB. Bahkan, PBB menyebutnya punya reputasi sebagai salah satu komandan Taliban paling diandalkan.

2. Mullah Abdul Ghani Baradar

Mullah Abdul Ghani Baradar
Mullah Abdul Ghani Baradar

Kegagalan Baradar menduduki jabatan tertinggi pemerintahan baru Afganistan telah mengejutkan banyak orang. Pasalnya, ialah yang berjasa dalam menegosiasikan penarikan AS dalam perundingan di Qatar.

Baradar juga telah menampilkan citra Taliban yang lebih baik ke dunia luar. Meski tak dapat jabatan tertinggi, pria ini tetap menempati jabatan elite di pemerintahan, yaitu sebagai wakil perdana menteri.

Ia dibesarkan di Kandahar, tempat lahirnya gerakan Taliban. Seperti kebanyakan warga Afganistan, invasi Soviet pada akhir 1970an telah mengubahnya menjadi pemberontak.

Baradar pun diyakini berjuang bersama Mullah Omar. Keduanya lantas mendirikan gerakan Taliban pada awal 1990an selama kekacauan perang saudara usai penarikan Soviet.

Setelah rezim Taliban digulingkan pada tahun 2001 oleh pasukan yang dipimpin AS, Baradar diyakini berada di antara gerombolan kecil pemberontak yang mendekati pemimpin sementara Hamid Karzai dengan kesepakatan yang berpotensi membuat para militan mengakui pemerintahan baru.

Ia lantas ditangkap di Pakistan pada 2010 dan ditahan hingga dibebaskan pada 2018 berkat tekanan dari AS.

Baradar lantas dipindahkan ke Qatar. Di sinilah ia ditunjuk sebagai kepala kantor politik Taliban dan mengawasi penandatanganan perjanjian penarikan pasukan dengan AS.

3. Sirajuddin Haqqani

Sirajuddin Haqqani
Sirajuddin Haqqani

Putra komandan terkenal dalam jihad anti-Soviet ini telah merangkap jabatan sebagai wakil pemimpin Taliban sekaligus kepala jaringan Haqqani yang kuat. Ia pun kini didapuk menjadi menteri dalam negeri di rezim yang baru ini.

Jaringan Haqqani merupakan kelompok teror yang dinyatakan AS sebagai salah satu faksi militan paling berbahaya di Afganistan. Faksi ini terkenal karena penggunaan bom bunuh diri dan diyakini telah mengatur sejumlah serangan paling terkenal di Kabul selama bertahun-tahun.

Jaringan Haqqani juga dituduh membunuh pejabat tinggi Afganistan, menahan WNA Barat yang diculik demi tebusan, termasuk tentara AS Bowe Bergdahl, yang dibebaskan pada 2014.

Para anggota Haqqani terkenal akan kemandiriannya, ketajaman pertempuran, dan cerdas dalam urusan bisnis. Kebanyakan dari mereka berbasis di Afganistan timur dan memegang kekuasaan yang cukup besar atas dewan kepemimpinan Taliban.

Sementara itu, Sirajuddin Haqqani menjadi salah satu orang yang paling diburu FBI akibat keterlibatannya dalam serangan bunuh diri dan hubungannya dengan al-Qaeda.

4. Mullah Yaqoob

Mullah Yaqoob
Mullah Yaqoob

Putra Mullah Omar, salah satu pendiri Taliban, ini mengepalai komisi militer yang kuat dalam kelompok tersebut. Ia pun bertanggung jawab mengawasi jaringan komando lapangan yang luas yang bertugas melancarkan pemberontakan. Pada Selasa (7/9), Yaqoob diangkat sebagai menteri pertahanan.

Ayah Yaqoob sendiri dipuja-puja sebagai pemimpin Taliban. Garis keturunannya yang kuat pun membuatnya menjadi tokoh pemersatu dalam gerakan tersebut.

5. Amir Khan Muttaqi

Amir Khan Muttaqi
Amir Khan Muttaqi

Pria yang berasal dari Paktia ini didapuk sebagai menteri luar negeri. Selama pemerintahan Taliban sebelumnya, ia menjabat sebagai menteri kebudayaan dan informasi, lalu diangkat sebagai menteri pendidikan.

Muttaqi kemudian dikirim ke Qatar dan ditunjuk sebagai anggota komisi perdamaian sekaligus tim negosiasi yang berunding dengan AS.

Meski bukan komandan militan maupun pemimpin agama, Muttaqi disegani sebagai ketua Komisi Undangan dan Pemandu, yang selama pemberontakan telah memimpin upaya untuk membuat pejabat pemerintah dan tokoh kunci lainnya membelot.

Dalam pidatonya saat pertempuran berkecamuk untuk mengambil alih Afganistan, ia menggaungkan suara moderat, menyerukan pasukan bersembunyi di ibu kota provinsi, dan mengedepankan perundingan demi menghindari pertumpahan darah di daerah perkotaan.

Beberapa pekan setelah direbutnya Kabul, Muttaqi memainkan peran yang sama dengan provinsi Panjshir, yaitu menyerukan penyelesaian damai.

Sejumlah pos jabatan pun masih kosong lantaran Taliban belum selesai menyeleksi tokoh-tokoh lainnya yang memenuhi syarat. Di sisi lain, banyak pihak menyayangkan tak dimasukkannya wanita dalam kabinet baru ini.

AS juga enggan memberikan pengakuannya, begitu juga dengan Uni Eropa. Namun, Uni Eropa tetap menyatakan siap melanjutkan bantuan kemanusiaannya, sambil memantau jalannya pemerintahan baru Afganistan.

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *