• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Minggu, 19 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Ini Mengapa Karier Utsman bin Affan di Militer Tak Sehebat Ali bin Abi Thalib

Senin. 30 September 2024 15:23
Reading Time: 3 mins read
433
A A
0
Ini Mengapa Karier Utsman bin Affan di Militer Tak Sehebat Ali bin Abi Thalib
828
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Ini Mengapa Karier Utsman bin Affan di Militer Tak Sehebat Ali bin Abi Thalib

loading…

Dapat saja kita mengatakan bahwa Utsman orang yang memang suka damai. Ilustrasi: Ist

ADVERTISEMENT
Utsman bin Affan adalah khalifah ketiga yang berkuasa pada tahun 644 sampai 656 dan merupakan Khulafaur Rasyidin dengan masa kekuasaan terlama. Sama seperti dua pendahulunya, Utsman termasuk salah satu sahabat utama Nabi Muhammad SAW . Pernikahannya berturut-turut dengan dua putri Muhammad dan Khadijah membuatnya mendapat julukan Dzun Nurrain (pemilik dua cahaya).

Karir militer Utsman nyaris tak terdengar dalam kehidupannya. Padahal, sebagaimana para sahabat Nabi lainnya, Utsman juga ikut dalam berbagai pertempuran.

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Muhammad Husain Haikal dalam buku yang diterjemahkan Ali Audah berjudul “Usman bin Affan, Antara Kekhalifahan dengan Kerajaan” (Pustaka Litera AntarNusa, 1987) menyebut perang yang pernah diikuti Utsman antara lain Perang Uhud , perang Khandaq , perang Khaibar dan dalam pembebasan Makkah .

“Dia juga ikut dalam ekspedisi Hunain, Ta’if dan Tabuk,” ujar Haekal.

ADVERTISEMENT

Dalam semua tugasnya itu ia tidak berbeda dengan Muslimin yang lain, tidak harus di depan atau di belakang. Dia memang bukan pahlawan perang seperti Hamzah bin Abdul-Muttalib , Ali bin Abi Thalib , Zubair bin Awwam , Sa’ad bin Abi Waqqas dan Khalid bin Walid yang telah dapat menggerakkan semangat perang dalam hati mereka dan mendorong mereka terjun ke dalam barisan di medan laga menghadapi maut tanpa ada rasa gentar.

“Malah orang yang berhati cabar pun akan berangkat di waktu perang, yang dalam barisan demikian ia bukan berada di depan, juga bukan di belakang,” kata Haekal.

Menurut Haekal, dapat saja kita mengatakan bahwa Utsman orang yang memang suka damai sedapat mungkin. Tetapi imannya itu yang mendorongnya berangkat bersama Rasulullah dalam berbagai peperangan: Hal ini dibuktikan oleh sikapnya terhadap Quraisy dalam kejadian di Hudaibiyah.

Perjanjian Hudaibiyah

Dalam tahun ke-6, Rasulullah berangkat memimpin 300 orang Muslimin dengan tujuan melakukan Umrah di Makkah dengan cara damai tanpa bermaksud menyerang.

Mengetahui perjalanan mereka ini Quraisy bersumpah, bahwa Muhammad dan sahabat-sahabatnya tidak boleh memasuki Makkah dengan paksa. Rasulullah melihat pasukan berkuda Makkah sudah tampak di luar kota itu. Ia dan sahabat-sahabatnya turun dari kudanya di Hudaibiyah hendak secara damai berziarah ke Baitullah dan mengagungkan kesuciannya.

Rasulullah hendak mengutus Umar bin Khattab sebagai delegasi kepada Quraisy. Tetapi Umar keberatan mengingat Quraisy sudah tahu betapa kerasnya permusuhan dan ketegasannya kepada mereka. Dia khawatir mereka akan melakukan sesuatu terhadap dirinya. Maka ia mengusulkan supaya Utsman bin Affan yang bertindak sebagai utusan. Di Makkah Utsman lebih disukai daripada Umar.

Utsman berangkat dan ia mendapat perlindungan (jaminan) dari Usman bin Sa’id. Ia berusaha hendak meyakinkan Quraisy agar membolehkan Nabi Muhammad memasuki Baitulharam. Tetapi pihak Quraisy tidak setuju kaum Muslimin memasuki Makkah tahun ini dengan cara paksa.

Lama juga Utsman di Makkah mencari jalan agar antara Quraisy dengan pihak Muslimin dapat menempuh jalan damai. Akan tetapi pihak Muslimin mengira bahwa Quraisy telah melakukan pengkhianatan dan pelanggaran dengan membunuh utusan mereka di bulan suci itu.

Mereka gelisah, terutama Rasulullah lebih gelisah dari sahabat-sahabatnya yang lain. “Kita tidak akan meninggalkan tempat ini sebelum kita menghadapi mereka,” katanya.

Ia memanggil sahabat-sahabatnya dan mereka segera menyatakan ikrar kepadanya dengan Ikrar Ridwan (Bai’atur-Ridwan) bahwa mereka akan menghadapi kaum kafir Quraisy dan tidak akan lari biar sampai mereka mati. Sesudah ikrar selesai, Rasulullah menepukkan sebelah tangannya ke tangan yang sebelah lagi untuk ikrar Utsman seolah ia ikut hadir bersama-sama mereka.

Sementara mereka sedang bersiap-siap menghadapi perang itu terbetik berita bahwa Utsman tidak dibunuh. Utsman pun kemudian muncul dan melaporkan kepada Rasulullah hasil pembicaraannya dengan pihak Quraisy.

Sudah jelas buat Rasulullah, Quraisy sudah yakin bahwa kedatangan kaum muslimin itu untuk melakukan umrah, dan tak ada maksud hendak berperang. Tetapi mereka khawatir akan kehilangan wibawa di kalangan orang-orang Arab kalau pihak Muslimin memasuki Makkah tahun ini juga dengan cara paksa.

Lalu perdamaian diadakan atas hasil perundingan Utsman dengan utusan Quraisy yang berakhir dengan Perjanjian Hudaibiyah.

Dengan demikian tercapai persetujuan antara kedua pihak. Pada tahun itu Nabi Muhammad dan sahabat-sahabatnya meninggalkan Makkah dan berencana kembali pada tahun berikutnya, untuk dapat tinggal di sana selama tiga hari berziarah ke Baitullah dan memuliakan kesuciannya.

(mhy)

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: AbiAffanAliali bin abi thalibbinIniKarierKhalifahMengapaMilitersahabat nabiSehebattakThalibUtsmanutsman bin affan

ADVERTISEMENT
Previous Post

Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 177 Beserta Penjelasan dan Cara Baca

Next Post

Mengambil Berkah dari Air Hujan, Air Terbaik yang Allah Turunkan ke Bumi

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Mengambil Berkah dari Air Hujan, Air Terbaik yang Allah Turunkan ke Bumi

Mengambil Berkah dari Air Hujan, Air Terbaik yang Allah Turunkan ke Bumi

Awal Bulan Rabiul Akhir dan Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Oktober 2024

Awal Bulan Rabiul Akhir dan Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Oktober 2024

Makna Ayat Inna Akramakum Indallahi Atqakum

Makna Ayat Inna Akramakum Indallahi Atqakum

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1504 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026 – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil: Ditradisikan oleh Walisongo Sunan Ampel, Namun Diduga Sejarah Dibelokkan oleh Oknum? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menjaga Marwah Sejarah: Fakta Autentik Trah Sunan Ampel dan Keadilan untuk Leluhur di Winongan yang Menjadi Korban – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD