PANJI ISLAM – Hukum Tajwid Surat Al Insan Ayat 1-5, Lengkap dengan Penjelasan dan Cara Membaca
loading…
Surat Al Insan ayat 1-5 sendiri menjelaskan tentang beberapa hal, mulai dari diciptakannya manusia, hingga hukuman yang akan didapat oleh orang-orang kafir. Foto ilustrasi/ist
Surat Al Insan ayat 1-5 sendiri menjelaskan tentang beberapa hal, mulai dari diciptakannya manusia, hingga hukuman yang akan didapat oleh orang-orang kafir.
Surat Al Insan Ayat 1-5
هَلۡ اَتٰى عَلَى الۡاِنۡسَانِ حِيۡنٌ مِّنَ الدَّهۡرِ لَمۡ يَكُنۡ شَيۡـٴً۬ـا مَّذۡكُوۡرًا
Artinya : “Bukankah pernah datang kepada manusia waktu dari masa, yang ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?”
اِنَّا خَلَقۡنَا الۡاِنۡسَانَ مِنۡ نُّطۡفَةٍ اَمۡشَاجٍۖ نَّبۡتَلِيۡهِ فَجَعَلۡنٰهُ سَمِيۡعًۢا بَصِيۡرًا
Artinya : “Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.”
اِنَّا هَدَيۡنٰهُ السَّبِيۡلَ اِمَّا شَاكِرًا وَّاِمَّا كَفُوۡرًا
Artinya : “Sungguh, Kami telah menunjukkan kepadanya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kufur.”
اِنَّاۤ اَعۡتَدۡنَا لِلۡكٰفِرِيۡنَ سَلٰسِلَا۟ وَاَغۡلٰلًا وَّسَعِيۡرًا
Artinya : “Sungguh, Kami telah menyediakan bagi orang-orang kafir rantai, belenggu dan neraka yang menyala-nyala.”
اِنَّ الۡاَبۡرَارَ يَشۡرَبُوۡنَ مِنۡ كَاۡسٍ كَانَ مِزَاجُهَا كَافُوۡرًاۚ
Artinya : “Sungguh, orang-orang yang berbuat kebajikan akan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur,”
Hukum Tajwid Surat Al Insan Ayat 1-5
1. Hukum Tajwid Surat Al Insan Ayat 1
اَتٰى عَلَى
Mad thabi’i, sebab ada harakat fathah berdiri. Dibaca panjang 2 harakat.
الۡاِنۡسَا
Alif lam qamariyah, sebab ada alif lam bertemu dengan alif. Dibaca jelas.
Ikhfa haqiqi, sebab ada nun mati bertemu dengan sin. Dibaca samar-samar atau masuk ke sin.
حِيۡنٌ مِّنَ
Mad thabi’i, sebab ada harakat kasrah bertemu dengan ya mati. Dibaca panjang 2 harakat.
Idgham bighunnah, terdapat harakat dammah tanwin bertemu mim. Dibaca dengung.
لَمۡ يَكُنۡ
Idzhar syafawi, sebab ada mim sukun bertemu dengan ya. Dibaca jelas.
Sumber Berita: kalam.sindonews.com
PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya














Discussion about this post