• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Rabu, 22 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Hati-hati, Inilah Hal-hal yang Membatalkan Iktikaf

Minggu. 7 April 2024 09:39
Reading Time: 3 mins read
433
A A
0
Hati-hati, Inilah Hal-hal yang Membatalkan Iktikaf

#image_title

828
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Hati-hati, Inilah Hal-hal yang Membatalkan Iktikaf

loading…

Salah satu hal yang membatalkan iktikaf adalah keluar dari masjid, terkecuali memang ada sebuah urusan mendesak yang tidak bisa ditinggalkan. Foto ilustrasi/ist

ADVERTISEMENT
Hati-hati, ternyata ada hal-hal yang membatalkan Iktikaf yang penting umat muslim ketahui. Jangan sampai iktikaf yang sedang dilakukan menjadi sia-sia.

Iktikaf merupakan amalan dengan berdiam diri di masjid dan menyibukkan diri dalam berbagai bentuk ibadah. Bulan Ramadan hampir mencapai ujungnya. Namun, masih belum terlambat untuk mendekatkan diri dan memperoleh limpahan pahala Ramadan. Maka dari itu, sisa-sisa malam Ramadan ini bisa diisi dengan melakukan berbagai ibadah, salah satunya adalah iktikaf.

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Keutamaan iktikaf pada hari-hari terakhir bulan Ramadan dijelaskan dalam salah satu hadis berikut:

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ

ADVERTISEMENT

Artinya: “Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, istri Nabi Shallallahu alaihi wasallam menuturkan ‘Sesungguhnya Nabi melakukan iktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan sampai beliau wafat, kemudian istri-istrinya mengerjakan i’tikaf sepeninggal beliau”. (Hadits Shahih, riwayat Al-Bukhari: 1886 dan Muslim: 2006)

Dalam melaksanakan Iktikaf ada beberapa syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Dikutip dari NU Online, syarat Iktikaf di antaranya, pertama harus beragama Islam atau seorang muslim. Untuk non-muslim tidak sah melakukan iktikaf. Kedua,berakal alias tidak gila. Ketiga adalah suci dari hadats besar. Jadi apabila seorang muslim dalam keadaan junub maka diharuskan terlebih dahulu untuk mensucikan diri dengan mandi wajib.

Berikut Hal-hal yang bisa membatalkan ibadah Iktikaf:

1. Gila

Syarat sah Iktikaf adalah berakal alias tidak gila. Alasannya adalah dengan akal yang sehat, maka orang tersebut bisa melaksanakan ibadah dengan baik dan benar. Namun, dalam hal ini perlu diketahui kondisi gila yang membatalkan iktikaf adalah karena perbuatan pelaku sendiri. Misalnya mengonsumsi obat-obatan tertentu yang bisa membuatnya gila.

2. Mabuk dan Keluar dari Islam (riddah)

Dalam ilmu fiqih, keluar dari agama Islam disebut dengan riddah. Sedangkan pelakunya disebut dengan murtad. Dalam hal ini, I’tikaf merupakan sebuah bentuk ibadah yang memerlukan niat, sehingga tidak sah dilakukan oleh orang murtad.

Sama halnya dengan riddah, mabuk pun membatalkan iktikaf. Sehingga saat pelaku sadar, dia wajib memulai kembali iktikafnya dengan niat. Ketentuan ini berlaku dalam konteks mabuk yang disengaja. Jadi, apabila seseorang mabuk karena memakan makanan tertentu, maka tidak membatalkan i’tikaf yang dilakukannya.

3. Bersetubuh

Pada dasarnya, bersetubuh di dalam masjid merupakan hal yang sangat diharamkan. Muslim yang sedang beriktikaf akan batal iktikafnya apabila melakukan persetubuhan di dalam masjid.

Syekh Jalaluddin al-Mahalli pernah mengatakan: “Iktikaf batal dengan bersetubuh bila pelakunya ingat dan mengetahui keharaman bersetubuh di dalam masjid, baik ia bersetubuh di masjid atau saat hendak keluar darinya untuk memenuhi kebutuhan, sebab berlangsungnya hukum i’tikaf dalam kondisi demikian.” (Kanz al-Raghibin, juz 2, hal. 98).

4. Keluar dari Masjid

Keluar dari masjid menjadi salah satu hal yang bisa membatalkan iktikaf. Terkecuali memang ada sebuah urusan mendesak yang tidak bisa ditinggalkan. Namun, untuk kondisi bila ada keperluan seperti buang hajat, makan, dan minum yang tidak bisa dilakukan di masjid, maka iktikafnya tidak batal.

Hal tersebut dijelaskan oleh Syekh Muhammad bin Ahmad al-Syathiri sebagai berikut:

وَالْخُرُوْجُ مِنَ الْمَسْجِدِ بِلَا عُذْرٍ وَكَذَا لِإِقَامَةِ حَدٍّ ثَبَتَ بِإِقْرَارِهِ أَمَّا الْخُرُوْجُ لِعُذْرٍ كَالْأَكْلِ وَالشُّرْبِ الَّذِيْ لَا يُمْكِنُ فِي الْمَسْجِدِ وَقَضَاءِ الْحَاجَةِ وَالْحَدَثِ الْأَكْبَرِ فَلَا يَضُرُّ

Artinya: “Dan (di antara yang membatalkan i’tikaf) adalah keluar dari masjid tanpa udzur, demikian pula karena menegakan hukuman yang ditetapkan berdasarkan pengakuannya. Adapun keluar karena udzur, seperti makan dan minum yang tidak mungkin dilakukan di masjid, memenuhi hajat dan (menghilangkan) hadats besar, maka tidak bermasalah.” (Syekh Muhammad bin Ahmad bin Umar al-Syathiri, Syarh al-Yaqut al-Nafis, hal 313)

Wallahu A’lam

(wid)

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: batasan waktu iktikafhal hal membatalkan iktikafHalhalHatihatiIktikafInilahMembatalkanniat iktikafwaktu iktikafyang

ADVERTISEMENT
Previous Post

Jadwal Imsakiyah Semarang, 7 April 2024/ 27 Ramadan 1445 H

Next Post

Masih Ada Waktu, Ini Bacaan Niat untuk Melaksanakan Iktikaf

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Masih Ada Waktu, Ini Bacaan Niat untuk Melaksanakan Iktikaf

Masih Ada Waktu, Ini Bacaan Niat untuk Melaksanakan Iktikaf

Jadwal Imsakiyah Surabaya, 8 April 2024/ 28 Ramadan 1445 Hijriah

Jadwal Imsakiyah Surabaya, 8 April 2024/ 28 Ramadan 1445 Hijriah

Jadwal Imsakiyah Semarang, 8 April 2024/ 28 Ramadan 1445 H

Jadwal Imsakiyah Semarang, 8 April 2024/ 28 Ramadan 1445 H

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1504 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026 – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib

5 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD