• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Selasa, 16 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Golongan Anak Muda yang Diberi Keistimewaan saat Hari Kiamat, Siapa Mereka?

Selasa. 22 Oktober 2024 11:32
Reading Time: 4 mins read
447
A A
0
Golongan Anak Muda yang Diberi Keistimewaan saat Hari Kiamat, Siapa Mereka?
829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Golongan Anak Muda yang Diberi Keistimewaan saat Hari Kiamat, Siapa Mereka?

loading…

Pada hari Kiamat kelak, ada golongan anak muda yang akan dinaungi Allah Subhanahu wa taala, anak-anak muda ini, merupakan bagian dari 7 golongan yang diberi keistimewaan. Foto ilustrasi/ist

ADVERTISEMENT
Pada hari Kiamat kelak, ada golongan anak muda yang akan dinaungi Allah Subhanahu wa ta’ala. Anak-anak muda ini, merupakan bagian dari 7 golongan yang diberi keistimewaan yakni mendapatkan naungan Allah SWT yang mampu melindungi mereka dari sengatan matahari, di hari kiamat nanti. Siapakah pemuda tersebut?

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bersabda:

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

“Ada tujuh orang yang akan Allah naungi di Naungan-Nya pada Hari ketika tidak ada naungan kecuali Naungan-Nya; seorang pemimpin yang adil, seorang pemuda yang tumbuh dalam beribadah kepada Allah Yang Maha Kuasa dan Agung, seorang pria yang hatinya melekat pada masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah bertemu karena Allah dan berpisah karena Allah, seseorang yang diajak berzina oleh wanita cantik dan berposisi tinggi tetapi dia menolak dan mengatakan: ‘Saya takut kepada Allah’, seseorang yang memberi amal dan menyembunyikannya, hingga tangan kirinya pun tidak tahu apa yang diberikan tangan kanannya dalam amal; dan seseorang yang berzikir kepada Allah dalam kesendirian hingga meneteskan air mata.”

Dalam tausiyahnya, Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc menjelaskan, dari hadis di atas Allah menyebut pemuda karena kalau orang tua rata-rata sudah sadar bahwa dirinya mau meninggal. Semangat kepemudaan pada orang tua juga sudah lemah.

ADVERTISEMENT

Kenapa harus anak muda ? Karena kebanyakan anak muda itu senangnya bermain dan menghambur-hamburkan waktu . Hal ini karena syahwat pemuda lebih kuat. Sehingga jarang yang mau ngaji dan beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan keutamaan kepada pemuda-pemuda yang tumbuh dalam rangka ibadah kepada Allah. Merekalah pemuda yang akan Allah naungi dibawah ‘Arasy-Nya. Allah mengisahkan 7 orang pemuda di bawah penguasa tirani yang menyembah berhala dan membunuh serta memaksa rakyatnya untuk menyembah berhala. Tapi ada 7 pemuda yang mereka tetap istiqamah diatas ibadah kepada Allah. Pergilah mereka ke gua untuk menyelamatkan diri. Ternyata Allah berikan kepada mereka keistimewaan. Mereka dijadikan oleh Allah tidur selama 309 tahun.

وَلَبِثُوا فِي كَهْفِهِمْ ثَلَاثَ مِائَةٍ سِنِينَ وَازْدَادُوا تِسْعًا

“Dan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.” (QS. Al-Kahfi: 39)

Allah muliakan mereka karena mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Allah. Makanya pemuda-pemuda yang beriman kepada Allah itu luar biasa.

Bagaimana kita bisa menjadi anak muda yang beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar nanti mendapatkan naungan nanti pada hari kiamat? Inilah kriterianya:

1. Mentauhidkan Allah

Jadilah pemuda yang mentauhidkan Allah dan menjauhkan kesyirikan. Jadilah pemuda yang paham betul siapa Tuhannya. Tuhan kita adalah Allah yang menciptakan langit dan bumi. Maka berarti Allah satu-satunya Dzat yang berhak diibadahi.

Maka dari itu 7 pemuda Ashabul Kahfi itu dengan lantang mereka menyatakan bahwasanya Allah-lah pencipta langit dan bumi.

إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

“Ingatlah ketika beberapa pemuda itu berlindung ke dalam sebuah gua, lalu mereka berdoa: “Wahai Rabb kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami ini.” (QS. Al-Kahfi : 10)

Ayat ini menunjukkan bahwa mereka mentauhidkan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Karena mereka hanya berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Pemuda yang seperti inilah yang Allah banggakan dalam Al-Qur’anul Karim. Yaitu pemuda yang kuat di atas tauhid, mereka beriman kepada Allah, mereka hanya menghambakan diri kepada Allah, mereka hanya memurnikan ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, bukan kepada selain Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mereka tidak akan pernah mau menyeru selain Allah, maka mereka memilih tinggal di goa daripada harus menggadaikan akidah dan keimanan. Mereka tinggalkan dunia demi untuk menyelamatkan akidah dan keimanan.

2. Anak muda yang semangat menuntut Ilmu

Yang dimaksud “ilmu” di sini adalah ilmu agama yang berdasarkan Al-Qur’an dan sunnah dengan pemahaman para sahabat, para tabi’in dan tabi’ut tabi’in.

Ibnu Abbas atau Abdullah bin Abbas ketika umur 6 tahun didoakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam supaya faqih. Jadilah dia pemuda yang rajin menuntut ilmu. Semangatnya Ibnu Abbas untuk menuntut ilmu terlihat ketika dia mendengar ada seorang sahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam punya hadits yang tidak dimiliki sahabat lain, maka pergilah ia ke rumah sahabat tersebut. Ternyata didapati sahabat itu sedang tidur siang. Akhirnya Ibnu Abbas menunggu di depan rumahnya sampai tertidur. Ketika sore hari, sahabat ini keluar rumah ternyata ada Ibnu Abbas sedang tidur di depan rumahnya.

Lalu sahabat ini pun berkata: “Wahai anak paman Rasulullah, ada apa kamu berada di depan rumahku?” Kata Ibnu Abbas: “Wahai paman, aku mendengar bahwa engkau punya hadits yang hanya engkau yang tahu, aku ingin mengambilnya darimu.”

Sahabat ini pun berkata: “Kenapa kamu tidak suruh orang agar aku yang datang?” Kata Ibnu Abbas: “Demikianlah seharusnya adab seorang penuntut ilmu kepada gurunya.”

Ibnu Abbas mempunyai catatan hadis sampai sepenuh bawaan unta. Sampai-sampai Abdullah bin Mas’ud mengatakan:

لَوْ أَدْركَ ابْنُ عَبَّاسٍ أَسْنَانَنَا مَا عَشَرهُ مِنَّا أَحَدٌ

“Kalaulah Ibnu Abbas seumur dengan saya, dia tidak akan ada yang bisa menandingi keilmuannya.”

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: 7 golongan yang mendapat keistimewaan allahanakAnak mudaDiberiGolonganHariKeistimewaanKiamatMerekaMudaPemudapemuda yang dinaungi allah di hari kiamatsaatSantriSiapayang

ADVERTISEMENT
Previous Post

Bacaan Niat Umrah di Bir Ali Madinah

Next Post

Doa Niat Mandi Wajib untuk Pria dan Wanita, beserta Tata Caranya

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Doa Niat Mandi Wajib untuk Pria dan Wanita, beserta Tata Caranya

Doa Niat Mandi Wajib untuk Pria dan Wanita, beserta Tata Caranya

Masih Sibuk Cari Aib Orang Lain? Inilah Tips Melihat Aib Sendiri

Masih Sibuk Cari Aib Orang Lain? Inilah Tips Melihat Aib Sendiri

Makna Logo Hari Santri 2024

Makna Logo Hari Santri 2024

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1252 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

10 jam ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

11 jam ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

12 jam ago
KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib

13 jam ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD