• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Selasa, 16 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Catatan Invasi Israel ke Lebanon, Ketika Ariel Sharon Tebar Omong Kosong

Selasa. 17 Oktober 2023 18:51
Reading Time: 3 mins read
447
A A
0
Catatan Invasi Israel ke Lebanon, Ketika Ariel Sharon Tebar Omong Kosong

#image_title

829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Catatan Invasi Israel ke Lebanon, Ketika Ariel Sharon Tebar Omong Kosong

loading…

Ariel Sharon. Foto/Ilustrasi: Ist

ADVERTISEMENT
Mantan anggota Kongres AS , Paul Findley (1921 – 2019) menyebut banyak omong kosong yang dilontarkan pejabat tinggi Israel . Ariel Sharon adalah salah satunya. Pada saat Israel melakukan invasi ke Lebanon , pada 1982, Sharon yang kala itu menjabat sebagai menteri pertahanan Israel menganggap Perang Lebanon adalah untuk membela diri. “Perang Lebanon, seperti semua perang Israel, merupakan perjuangan untuk membela diri,” ujar Ariel Sharon.

“Ini jelas omong kosong,” tulis Paul Findley, dalam bukunya berjudul “Deliberate Deceptions: Facing the Facts about the U.S. – Israeli Relationship” yang diterjemahkan Rahmani Astuti menjadi “Diplomasi Munafik ala Yahudi – Mengungkap Fakta Hubungan AS-Israel” (Mizan, 1995).

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Faktanya, bahkan Perdana Menteri Israel, Menachem Begin, sekalipun tidak mengakui bahwa ancaman dari Lebanon demikian besarnya sehingga Israel terpaksa melancarkan perang.

Dalam sebuah pidato di depan Kolese Pertahanan Nasional Israel, Begin menyatakan bahwa Israel telah terjun dalam tiga peperangan di mana ia tidak mempunyai alternatif kecuali ikut berjuang dan tiga peperangan lainnya di mana ia mempunyai suatu “pilihan” –termasuk Invasi Lebanon 1982.

ADVERTISEMENT

Begin menyatakan bahwa peperangan yang tidak mengandung pilihan lain adalah Perang Kemerdekaan 1948, Perang Atrisi 1969-70, dan Perang Yom Kippur/Perang Ramadhan 1973. Dia menambahkan: “Peperangan kita yang lain bukannya tanpa alternatif.”

Peperangan yang dipilih itu menurut Begin adalah yang terjadi pada 1956, 1967, dan 1982. “Pada November 1956 kita mempunyai pilihan. Alasan untuk berperang waktu itu adalah desakan untuk menghancurkan fedayeen, yang tidak merupakan ancaman bagi eksistensi negara… Pada Juni 1967, lagi-lagi kita mempunyai pilihan. Pengkonsentrasian angkatan bersenjata Mesir di Sinai tidak membuktikan bahwa Nasser benar-benar akan menyerang kita. Kita harus jujur pada diri sendiri. Kita memutuskan untuk menyerangnya.”

“Sedangkan mengenai Operasi Peace for Galilee [1982], itu sesungguhnya tidak termasuk pada kategori peperangan tanpa alternatif. Kita mestinya pergi melihat penduduk sipil kita yang terluka di Metulla atau Qiryat Shimona atau Nahariya… Benar, aksi-aksi semacam itu bukan merupakan ancaman bagi eksistensi negara,” lanjutnya.

Hikmah di Balik Penderitaan

Invasi Israel ke Lebanon pada 1982 adalah perang Timur Tengah pertama yang ditayangkan di televisi dengan segala kengeriannya. Laporan-laporan bergambar setiap hari yang memperlihatkan pasukan Israel membombardir penduduk sipil menimbulkan protes-protes internasional. Di Amerika Serikat para pendukung Israel bersatu di pihak Israel, menyatakan bahwa mereka dapat melihat adanya hikmah di balik semua penderitaan itu.

Mantan Menteri Luar Negeri AS, Henry Kissinger menyatakan bahwa invasi itu “membuka kesempatan-kesempatan luar biasa bagi suatu diplomasi Amerika yang dinamis di seluruh Timur Tengah.”

Arthur Goldberg, mantan duta besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, menyimpulkan bahwa kini “mestinya ada kemungkinan untuk mengadakan suatu persetujuan otonomi secepat-cepatnya.”

Ahli sejarah Barbara Tuchman berpendapat bahwa Israel tidak punya pilihan sebab aksi-aksi Arab itu berada di luar kontrol Israel. Dia menambahkan bahwa yang paling memprihatinkannya adalah “kelangsungan hidup dan masa depan Israel dan Yahudi dalam diaspora itu –saya sendiri di antaranya.”

Sementara protes-protes terhadap Israel di seluruh dunia semakin meningkat, orang-orang Israel beserta para pendukung mereka melancarkan kampanye keras terhadap media.

Thomas L. Friedman dari New York Times disebut “Yahudi yang membenci diri sendiri” oleh angkatan bersenjata Israel; New Republic menyerang pers yang anti-Israel, dan sebuah artikel dalam Penthouse menanyakan pada para pembaca mengapa “para wartawan Amerika dengan penuh semangat bergabung dengan massa yang main hakim sendiri untuk melawan Israel.”

Harian berbahasa Ibrani yang bergengsi Ha’aretz mencetak sebuah artikel panjang berjudul “Media Menjual Hati Nurani Mereka pada PLO.”

Sebuah buku yang ditulis oleh seorang Israel kelahiran Amerika menyatakan bahwa para wartawan Barat di Beirut telah “diteror” oleh para penjahat keji Muslim dan “oleh kejadian atau rancangan… yang tergabung dalam suatu komplotan untuk memfitnah Israel.” Dan mantan Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Jeane Kirkpatrick menyatakan bahwa penulisan laporan itu “tidak adil” untuk Israel.

Di samping menganggap pers kejam, para pendukung Israel berusaha mencari cara-cara lain untuk memaafkan atau memahami perilaku Israel. Morris B. Abrams, seorang mantan wakil AS dalam Komisi Hak-hak Asasi Manusia PBB, berusaha membenarkan aksi-aksi Israel dengan membandingkannya dengan kekejaman-kekejaman yang dilakukan oleh orang-orang Barat: “Tanggung jawab moral bagi hilangnya nyawa-nyawa tak berdosa di Lebanon, sebagaimana halnya di Dresden, Jerman, dan Normandia, di Prancis, selama Perang Dunia II, terutama terletak pada mereka yang memulai teror dan bukan yang mengakhirinya.”

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: Arielariel sharonCatatanInvasiisraelKetikaKosongLebanonOmongpalestinaSharonTebaryahudi

ADVERTISEMENT
Previous Post

Doktrin Zionis: Begini Ajaran Talmud yang Diklaim Kaum Yahudi sebagai Ucapan Nabi Musa

Next Post

Jokowi Harusnya Belajar dari Kisah Suksesi Kepemimpinan Umar bin Khattab: Jabatan Bukan Warisan

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Jokowi Harusnya Belajar dari Kisah Suksesi Kepemimpinan Umar bin Khattab: Jabatan Bukan Warisan

Jokowi Harusnya Belajar dari Kisah Suksesi Kepemimpinan Umar bin Khattab: Jabatan Bukan Warisan

Catatan Invasi Israel ke Lebanon dan Pembantaian Sabra dan Shatila

Catatan Invasi Israel ke Lebanon dan Pembantaian Sabra dan Shatila

10 Peristiwa Besar Sebelum Kiamat, Nomor 7 Sudah Terjadi

10 Peristiwa Besar Sebelum Kiamat, Nomor 7 Sudah Terjadi

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1252 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

17 jam ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

18 jam ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

19 jam ago
KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib

20 jam ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD