PANJI ISLAM – Berdoa kepada Orang yang Sudah Meninggal Berakhir dengan Kerusakan Agama
loading…
Berharap kepada makluk, merupakan bentuk penghinaan seseorang terhadap dirinya sendiri. Ilustrasi: SINDOnews
Allah berfirman:
يَدْعُو مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَضُرُّهُ وَمَا لَا يَنْفَعُهُ ذَلِكَ هُوَ الضَّلالُ الْبَعِيدُ (12) يَدْعُو لَمَنْ ضَرُّهُ أَقْرَبُ مِنْ نَفْعِهِ لَبِئْسَ الْمَوْلَى وَلَبِئْسَ الْعَشِيرُ (13)
“Dia menyeru sesuatu selain Allah yang tidak dapat mendatangkan mudarat dan tidak (pula) memberikan manfaat kepadanya. Itulah kesesatan yang jauh.Dia menyeru kepada sesuatu yang mudaratnya benar-benar lebih dekat daripada manfaatnya. Sungguh, itu seburuk-buruk penolong dan sejahat-jahat kawan.” [ QS. Al-Hajj : 12-13].
Berharap kepada makluk, dan meminta tolong kepada orang-orang yang masih hidup ataupun yang telah mati, merupakan bentuk penghinaan seseorang terhadap dirinya sendiri.
Imam Ahmad pernah berdoa, “Ya Allah! Sebagaimana Engkau telah menjaga wajahku dari bersujud kepada selain diri-Mu, maka jagalah diriku dari meminta selain kepadaMu. Sungguh tidak ada yang dapat mencegah bahaya dan mendatangkan manfaat selainMu.”
Baca Juga
(mhy)
Sumber Berita: kalam.sindonews.com
PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya















Discussion about this post