• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Kamis, 18 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Benarkah Bukhari dan Muslim Menerima Hadis Riwayat sebagian Orang Syiah?

Selasa. 22 Oktober 2024 17:36
Reading Time: 3 mins read
452
A A
0
Benarkah Bukhari dan Muslim Menerima Hadis Riwayat sebagian Orang Syiah?
831
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Benarkah Bukhari dan Muslim Menerima Hadis Riwayat sebagian Orang Syiah?

loading…

Ulama hadis Bukhari dan Muslim telah membuat kriteria dan persyaratan penerimaan riwayat yang ketat. Ilustrasi: mhy

ADVERTISEMENT
BENARKAH Bukhari dan Muslim menerima hadis riwayat sebagian orang Syiah ? Mahmud az-Zaby dalam bukunya berjudul “Al-Bayyinat, fi ar-Radd’ ala Abatil al-Muraja’at” yang diterjemahkan Ahmadi Thaha dan Ilyas Ismail menjadi “Sunni yang Sunni — Tinjauan Dialog Sunnah-Syi’ahnya al-Musawi” (Pustaka, 1989) menyebut ulama hadis Bukhari dan Muslim telah membuat kriteria dan persyaratan penerimaan riwayat yang ketat.

Persyaratan itu dikenal di kalangan ulama hadis, seperti tersebut dalam kitab-kitab musthalah al-hadits. “Bahkan, kriteria buatan Bukhari dan Muslim diakui canggih oleh semua ulama,” tulis Mahmud az-Zaby. Itu sebabnya, hadis riwayat kedua ulama tersebut dipandang sahih. Para ulama pun menyebut kitab karya Bukhari-Muslim dengan Shahihayn (Dua Kitab Hadits Sahih).

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Ilmu musthalah al-hadits dan ilmu al jarh wat-ta’dil, dua metoda ilmiah dalam periwayatan hadis yang baku, merupakan jasa dan sumbangan terbesar Bukhari dan Muslim dalam bidang ilmu-ilmu agama.

Metode tersebut menerangkan keadaan perawi hadis, dengan istilah “kuat” (tsiqat) dan “lemah” (dha’if) periwayatannya. “Dengan itu kita dapat mendeteksi para pendusta, yang membuat hadis palsu,” kata Mahmud az-Zaby.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, gerakan pemalsuan hadis yang dipelopori oleh kaum Rafidah , sesuai perang antara Ali dan Mu’awiyah, dapat diatasi dengan metode tersebut.

Menurut ibnu Sirin , semula ulama hadis tidak mempersoalkan silsilah-periwayatan hadis (isnad). Akan tetapi, setelah perang antara Ali bin Abi Thalib dan Mu’awiyah , para ulama hadis meminta daftar nama para perawi. Ketika diperlihatkan daftar nama orang Sunni, langsung hadisnya diterima. Akan tetapi, ketika daftar nama yang mencakup orang-orang pembid’ah dikemukakan, hadis mereka ditolak.

Menurutnya, Bukhari dan Muslim, menerima riwayat dari sebagian orang Syi’ah. Kenapa? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu memperhatikan keterangan berikut.

Bukhari dan Muslim tidak pernah meninggalkan kriteria tersebut dalam mempertimbangkan penerimaan setiap hadis yang mereka riwayatkan di dalam kitab sahih.

“Itu sebabnya mereka menerima hadis dari semua perawi yang adil dan kuat ingatannya. Betapa tidak, bukankah semua ulama telah bersepakat menyebut karya mereka dengan ash-Shahihayn?” katanya.

Namun, perlu diketahui bahwa hadis-hadis sahih itu terbagi dua. Pertama, hadis yang dianggap sahih karena dirinya sendiri (yakni tanpa harus didukung oleh hadis lain). Kriteria ini berkaitan dengan latar belakang dan biografi perawi. Untuk yang ini, Imam Bukhari telah merumuskannya.

Perawi-perawi pada hadis jenis pertama ini adalah orang-orang yang tidak diragukan keadilan dan kekuatan daya ingat mereka. Mereka tidak bercacat sedikit pun.

Kedua, hadis yang sahih karena didukung oleh hadis lain. Perawi hadis seperti ini tidak diragukan kejujurannya, walaupun tingkat kecerdasan dan daya hafalnya beragam. Sebagian dari mereka ada yang mengalami cela. Akan tetapi di antara mereka tidak terdapat seorang pun yang tukang bid’ah, yang menjadi kafir lantaran bid’ahnya, seperti orang Rafidah, yang moderat atau yang ekstrim.

“Tentu saja, sebagian dari mereka ada yang diduga penganut Syiah. Diduga, karena ia tidak menonjolkan ajaran Syiahnya, dan tidak menghalalkan dusta untuk menguatkan pendapat dan mazhabnya. la justru bersifat takwa, jujur, dan memelihara diri dari dusta. Karena itu, riwayat perawi seperti ini tentu saja bisa diterima. Ini demi mendapatkan hadis, menyebarkan sunnah, dan memberantas bid’ah,” ujar Mahmud az-Zaby.

Ibnu Hajar mengaku tidak menemukan perawi bid’ah yang kafir dalam kitab Shahih Bukhari . “Tak satu pun hadis dalam Shahih Bukhari yang berasal dari perawi bid’ah.”

Kemudian ibnuHajar menjelaskan tentang perawi bid’ah yang tidak dipandang kafir lantaran bid’ahnya, dengan mengutip pendapat Abul Fath al-Qusyayri, “Bila tidak ditemukan selain perawi bid’ah itu, dan hadis itu hanya diriwayatkan olehnya saja, sedangkan ia memiliki sifat jujur, tidak suka berdusta, dan taat beragama, maka itu bisa diterima. Namun satu hal, hadis yang ia riwayatkan itu tidak ada hubungan dengan ajaran bid’ahnya. Kemashlahatan pengambilan hadis dan penyebarannya harus didahulukan dari memberantas bid’ah perawi tersebut.”

Dalam kitab al-Mizan, adz-Dzahabi menulis, “Ada orang bertanya mengapa ketsiqatan pembid’ah dapat diterima, bukankah yang disebut tsiqat itu sifat adil dan kokoh? Bagaimana pembid’ah bisa dipandang adil?”

“Jawabannya, bahwa bid’ah itu terbagi dua. Pertama, bid’ah kecil, seperti Syi’ah ekstrim, atau tasyayyu’ yang moderat dan tanpa tahrif (mengubah nash). Ini banyak terjadi di kalangan generasi tabi’in dan tabi’it-tabi’in. jika hadis mereka ditolak, maka sejumlah besar hadis akan hilang dari peredaran. Dan ini merupakan kerusakan yang nyata.

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: BenarkahBukhariDanHadisimam al-bukhariMenerimamuslimOrangperawi haditsRiwayatSebagianshahih al bukharisyiah

ADVERTISEMENT
Previous Post

Profil Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal yang Jadi Menteri Agama Kabinet Merah Putih

Next Post

Telur atau Ayam Dulu? Ini Penjelasannya dalam Al Qur’an

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Telur atau Ayam Dulu? Ini Penjelasannya dalam Al Qur’an

Telur atau Ayam Dulu? Ini Penjelasannya dalam Al Qur'an

5 Fakta Masjid Omari Raya, Masjid Raya Gaza yang Dihancurkan Israel

5 Fakta Masjid Omari Raya, Masjid Raya Gaza yang Dihancurkan Israel

15 Contoh Ucapan Hari Santri Nasional 2024 dalam Bahasa Inggris dan Arab

15 Contoh Ucapan Hari Santri Nasional 2024 dalam Bahasa Inggris dan Arab

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD