PANJI ISLAM – Banyak Kaum Muslim Belum Umrah, Biro Perjalanan Ibadah Genjot Ekspansi Layanan
Indonesia dikenal sebagai salah satu negara pengirim jemaah umrah terbesar di dunia. Pada 2026, jumlah jemaah asal Indonesia diproyeksikan mencapai sekitar 2,6 juta orang. Namun jika dibandingkan dengan total populasi muslim Indonesia yang mencapai kurang lebih 245 juta jiwa, angka tersebut menunjukkan bahwa setiap tahunnya kurang dari satu persen umat Islam yang berkesempatan menunaikan ibadah umrah.
Kondisi ini membuka peluang sekaligus tantangan bagi biro perjalanan ibadah untuk terus memperluas jangkauan layanan. Salah satu perusahaan yang menyusun strategi ekspansi adalah PT Esra Wisata.
Direktur Esra Wisata, Abdullah Yusuf, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan pemberangkatan jemaah dalam skala ribuan orang setiap bulan. Target tersebut akan dicapai secara bertahap dengan memperkuat legalitas, menerapkan sistem manajemen terpadu, serta mengembangkan ekosistem kemitraan agen nasional melalui program Sahabat Esra.
“Target ribuan jemaah per bulan merupakan bagian dari penguatan ekosistem layanan ibadah yang profesional dan berkelanjutan,” ujar Abdullah, Senin (2/3/2026).
Perluasan Titik Keberangkatan dan Kemitraan Internasional
Dalam mendukung ekspansi nasional, Esra Wisata menjalin kemitraan dengan sejumlah hotel dan penginapan di Arab Saudi, serta bekerja sama dengan maskapai penerbangan internasional. Perusahaan juga menerapkan sistem manajemen operasional terpadu untuk memastikan transparansi, pengawasan, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Saat ini, Esra Wisata menetapkan empat titik keberangkatan utama, yakni melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Bandara Internasional Juanda, dan Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II.
Ke depan, perusahaan berencana memperluas titik keberangkatan ke bandara-bandara lain seiring dengan pertumbuhan jumlah jemaah dan kesiapan operasional di berbagai daerah.
Selain itu, strategi jangka panjang juga difokuskan pada pembangunan ekosistem Sahabat Esra berbasis sistem digital. Melalui pola kemitraan terstruktur, perusahaan berharap dapat memperkuat jaringan agen secara nasional dan meningkatkan kualitas layanan kepada calon jemaah.
Program Umrah dan Tabligh Akbar 2026
Sebagai bagian dari program khusus memperingati HUT RI 2026, Esra Wisata merencanakan penyelenggaraan program Umrah dan Tabligh Akbar pada Agustus 2026 bersama Abdul Somad.
Program ini dirancang tidak hanya sebagai perjalanan ibadah semata, tetapi juga sebagai momentum pembinaan rohani yang lebih mendalam bagi para peserta. Menurut Abdullah, kolaborasi tersebut menjadi upaya menghadirkan ibadah yang lebih terarah dan bermakna tanpa mengabaikan standar pelayanan, legalitas, serta profesionalitas operasional.
Pemerintah Ingatkan Pentingnya Legalitas Travel
Di sisi lain, pemerintah kembali mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam memilih biro penyelenggara umrah. Kepala Subdirektorat Pengawasan Umrah pada Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Andi Muhammad Taufik, menegaskan pentingnya memastikan legalitas dan kredibilitas travel sebelum mendaftar.
Ia mengimbau calon jemaah agar tidak mudah tergiur harga murah yang tidak rasional. Menurutnya, langkah sederhana seperti mengecek izin resmi dapat mencegah potensi kerugian di kemudian hari.
Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah memeriksa Nomor Izin Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Melalui pengecekan tersebut, masyarakat dapat mengetahui status izin, nomor surat keputusan (SK), akreditasi, hingga masa berlaku izin operasional. Travel yang tidak terdaftar atau tidak memiliki izin resmi dinyatakan ilegal.
Dengan tingginya minat masyarakat terhadap ibadah umrah dan besarnya jumlah muslim di Indonesia, sektor perjalanan ibadah diperkirakan akan terus berkembang. Namun di tengah pertumbuhan tersebut, aspek legalitas, transparansi, dan profesionalitas tetap menjadi faktor utama yang harus diperhatikan demi keamanan dan kenyamanan jemaah.
Sumber Berita: kalam.sindonews.com
PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya
















Discussion about this post