• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Selasa, 21 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Kisah dan Hikmah

At-Thabari: Karya-karyanya Tak Cukup Dipelajari Seumur Hidup

Jumat. 26 Mei 2023 19:07
Reading Time: 4 mins read
429
A A
0
At-Thabari: Karya-karyanya Tak Cukup Dipelajari Seumur Hidup

#image_title

829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

Baca Lainnya

Abdullah bin Salam: Dari Yahudi ke Islam – Portal Islam

Badar: Mengenang Kembali Momentum Pembuktian Janji Allah – Portal Islam

Keajaiban Malam ke-24: Kisah Wanita Buta yang Kembali Melihat di Bulan Ramadan – Portal Islam

Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 – Portal Islam

Mungkin, salah satu hal yang paling diingat ketika disebut nama seorang tokoh atau ulama adalah karyanya.  Bagaimana tidak, karya-karya yang telah dihasilkan oleh para ulama menjadi warisan sekaligus mewakili dan menggambarkan kredibilitas ulama tersebut. Tak heran, jika semenjak dahulu budaya menulis buku atau kitab menjadi budaya yang hingga saat ini terus dirawat dan diteruskan.

Karena, sebenarnya para ulama terdahulu mempunyai dua pola besar dalam menyebarkan ilmu yang mereka punya. Dua pola itu terwakili dalam bentuk pengajaran secara fisik kepada murid-murid beliau dan yang kedua adalah dengan melahirkan karya yang akan terus dibaca hingga saat ini. Namun dari keduanya, tampaknya pola yang kedua lah yang biasanya mempunyai dampak dan hasil yang bisa dirasakan lintas generasi. Tidak hanya semasa hidup ulama itu saja, lebih jauh dari itu bahkan ratusan atau ribuan tahun kemudian. karya itu akan terus bermanfaat. Sebagaimana dikatakan oleh al-Jahidz : 

قال الجاحظ – رحمه الله – : القلم أبقى أثراً واللسان أكثر هذراً .

“Dampak yang dihasilkan dari pena/tulisan lebih kekal dan nyata daripada bahasa lisan yang lebih banyak celotehnya”

Di antara ulama yang sangat produktif dalam menulis adalah Ibnu Jarir at-Thabari (w. 310 H). Beliau adalah seorang ulama yang menguasai berbagai macam bidang keilmuan. Akan tetapi nama beliau lebih kesohor sebagai mufassir kenamaan. Hal itu bisa kita lihat dalam salah satu karya monumentalnya Jami’ al-Bayan fi Ta’wil al-Qur’an. 

Ibnu Jarir at-Thabari merupakan ulama yang mempunyai banyak sekali karya. Diantara beberapa karya at-Thabari yang bisa kita temu saat ini adalah Adab Al-Manasik, Al-Adar Fi Al-Usul, Ikhtilaf, Khafif, Latif Al-Qaul Fi Ahkam Syara‘i’ Al-Islam. ‘Ibarah Al-Ra’yu, Al-Musnad Al-Mujarrad. Fada’il Ali bin Abi Talib, Radd ‘Ala zi al-Asfar, Al-Radd ‘Ala al-Harqusiyyah, Sarih, Tabsyir. Dalam bidang Al-Qur’an, Tafsir al-Thabari, Fasl Bayan Fi al-Qira’at serta dalam bidang sejarah Zayyil al-Muzayyil, Tazhib al-Asar, dan karya monumentalnya Tarikh Al-Umam Wa Al-Mulk.

Produktivitas al-Thabari tampaknya sudah mulai tertanam sejak kecil. Semenjak usia yang belia ia sudah mengkhatamkan al-Qur’an, menjadi imam bersama masyarakat dan menulis kitab hadis di usia 9 tahun. Hal itu pernah ia ungkapkan sendiri:

حفظت القرآن ولي سبع سنين، وصليت بالناس وأنا ابن ثماني سنين، وكتبت الحديث وأنا في التاسعة

“Saya sudah selesai menghafalkan al-quran di usia 7 tahun, saya shalat bersama masyarakat di usia 8 tahun, dan saya mulai menulis hadis di usia 9 tahun”

Imam Khatib al-Baghdadi bahkan pernah menceritakan bahwa Ibnu Jarir at-Thabari selama 40 tahun menulis dalam setiap hari 40 halaman. Ketekunan dan kedisiplinan yang selalu dipegang oleh Ibnu Jarir al-Thabari tampaknya menjadi salah satu kunci penting dibalik karyanya yang menggunung.

Dalam kitab Qimatuz-Zaman Indal-Ulama’ disebutkan, salah satu muridnya, Abu Bakar Ahmad bin Kamil asy-Syajari, menyaksikan bahwa dalam kesehariannya sang guru begitu memperhatikan rutinitas dan mempunyai manajemen waktu yang baik.

Menurut penuturan muridnya tersebut, beliau setiap selesai makan pagi, Ibnu Jarir tidur sebentar. Setelah bangun, ia kemudian mengerjakan shalat Dhuhur. Aktivitas selanjutnya adalah menulis hingga waktu Ashar tiba, kemudian melaksanakan shalat Ashar. Usai shalat Ashar, beliau di majelis bersama orang-orang untuk mengajar sampai datang waktu Maghrib.

Tak cukup sampai di situ, suatu ketika Ibnu Jarir memberikan penawaran kepada santrinya.

“Apakah kalian ingin belajar tentang Tafsir al-Qur’an?”

“Kira-kira berapa tebalnya?” tanya muridnya.

“Mungkin sekitar 30.000 Halaman”

“Wah kalau setebal itu, seumur hidup pun belum tentu kami bisa menyelesaikan belajarnya”

Akhirnya at-Thabari meringkasnya menjadi 3000 halaman. Saat ini tafsir itu adalah tafsir yang kita kenal dengan nama Jami’ al-Bayan fi Ta’wil al-Qur’an.

Dalam kesempatan lain at-Thabari menawarkan hal serupa kepada santrinya. Namun kali ini at-Thabari menawarkan dalam bidang ilmu sejarah. Santrinya pun seperti biasa bertanya.

“Berapa kira-kira tebalnya,”

“30.000 halaman.”

Para santri pun kembali menggelengkan kepala tanda ketidaksanggupan.

Namun tidak seperti yang awal kali ini Ibnu Jarir justru berkelakar;

انا لله وانا اليه راجعون ماتت الهم 

“Innalillahi wainna ilaihi rajiuan, Ya ampun himmah kalian telah hilang”

Sementara itu menurut muridnya yang lain yakni Al Farghani menceritakan di dalam kitabnya yang terkenal yaitu as-Shilah, sebuah pengantar kitab mengenai sejarah Ibnu Jarir Ath Thabari:

Suatu ketika sekelompok murid Ibnu Jarir Ath-Thabari penasaran dengan produktivitas sang guru. Mereka ingin menghitung seberapa banyak karya yang dihasilkannya setiap hari. Mereka pun menghitung sepanjang usia at-Thabari yang sibuk dengan tulis-menulis dimulai sejak usia baligh sampai wafat yakni di usia 86 tahun. Kemudian mereka menghitung jumlah lembaran-lembaran itu, dari penghitungan tersebut dapat diketahui bahwa pada setiap harinya beliau menulis kurang lebih 14 lembar. (AN)

*****
Sumber Berita : islami.co

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tags: AtThabariCukupDipelajariHidupKaryakaryanyaSeumurtak

ADVERTISEMENT
Previous Post

LAZISNU Pringsewu Terima 1 Unit Mobil Operasional dari BPKH

Next Post

Ustaz Yusuf Mansur Resmi Mengundurkan Diri dari Jabatan Ketua Pembina Daarul Qur’an

Berita Terkait

Abdullah bin Salam: Dari Yahudi ke Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Abdullah bin Salam: Dari Yahudi ke Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 4 Maret 2026 10:22
Badar: Mengenang Kembali Momentum Pembuktian Janji Allah  – Portal Islam
Cover Story

Badar: Mengenang Kembali Momentum Pembuktian Janji Allah – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 12:40
Keajaiban Malam ke-24: Kisah Wanita Buta yang Kembali Melihat di Bulan Ramadan  – Portal Islam
Cover Story

Keajaiban Malam ke-24: Kisah Wanita Buta yang Kembali Melihat di Bulan Ramadan – Portal Islam

by Panji Islam
Jumat. 6 Maret 2026 02:05
Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026  – Portal Islam
Khazanah Islam

Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:58
Kisah dan Hikmah

Prof. Nasaruddin Umar: Mimpi Buruk Belum Tentu dari Bisikan Setan – Kisah Islam

by Panji Islam
Minggu. 20 April 2025 22:18
Tangis Umat Islam di 17 Ramadhan, Sayyidah Aisyah Berpulang dalam Keadaan Shalat – Kisah Islam
Kisah dan Hikmah

Kisah Pernikahan Rasulullah dengan Aisyah di Bulan Syawal, Istri Nabi Paling Cerdas – Kisah Islam

by Panji Islam
Minggu. 20 April 2025 22:01
Mengapa Nabi Ibrahim Dijuluki Bapak Para Nabi? – Islami[dot]co  – Kisah Islam
Kisah dan Hikmah

Mengapa Nabi Ibrahim Dijuluki Bapak Para Nabi? – Islami[dot]co – Kisah Islam

by Panji Islam
Minggu. 20 April 2025 15:08
Next Post
Ustaz Yusuf Mansur Resmi Mengundurkan Diri dari Jabatan Ketua Pembina Daarul Qur’an

Ustaz Yusuf Mansur Resmi Mengundurkan Diri dari Jabatan Ketua Pembina Daarul Qur'an

Biksu Thudong Menginap di Kanzus Sholawat, Habib Luthfi Bakal Susul ke Candi Borobudur

Biksu Thudong Menginap di Kanzus Sholawat, Habib Luthfi Bakal Susul ke Candi Borobudur

Jemaah Embarkasi Jakarta-Bekasi Kelaparan karena Delay, Kemenag Protes Saudi Airlines

Jemaah Embarkasi Jakarta-Bekasi Kelaparan karena Delay, Kemenag Protes Saudi Airlines

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1504 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini – Polemik Nasab Habib

45 menit ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026 – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD