• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Kamis, 18 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Apakah Boleh Puasa Syawal Kurang dari 6 Hari? Ini Penjelasannya

Senin. 8 April 2024 17:17
Reading Time: 2 mins read
456
A A
0
Apakah Boleh Puasa Syawal Kurang dari 6 Hari? Ini Penjelasannya

#image_title

829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Apakah Boleh Puasa Syawal Kurang dari 6 Hari? Ini Penjelasannya

loading…

Setelah menjalani puasa sebulan penuh di Ramadan serta melewati Idulfitri, sebagian umat Muslim biasa melaksanakan puasa Syawal. Amalan sunnah ini bisa dikerjakan sejak tanggal 2 Syawal atau setelah Idulfitri. Foto ilustrasi/ist

ADVERTISEMENT
Apakah boleh puasa Syawal kurang dari 6 hari? Pertanyaan ini mungkin pernah terlintas di benak sebagian Muslim. Setelah menjalani puasa sebulan penuh di Ramadan serta melewati Idulfitri, sebagian umat Muslim biasa melaksanakan puasa Syawal. Amalan sunnah ini bisa dikerjakan sejak tanggal 2 Syawal atau setelah Idulfitri.

Keutamaan puasa Syawal telah disampaikan dalam berbagai hadis shahih. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pernah bersabda:

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

“Barang siapa berpuasa Ramadan kemudian dilanjutkan dengan enam hari dari Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun.” (HR Muslim)

Melihat ketentuannya, puasa Syawal dikerjakan selama 6 hari. Lantas, bolehkah jika pelaksanaannya kurang dari jumlah tersebut?

ADVERTISEMENT

Puasa Syawal Kurang dari 6 Hari, Bolehkah?

Mengacu pada ketentuan yang telah dianjurkan Nabi Muhammad SAW puasa Syawal dikerjakan selama 6 hari. Adapun pelaksanaannya sendiri bisa mulai sejak tanggal 2 Syawal.

Maka dari itu, agar memperoleh keutamaannya umat Muslim yang ingin mengerjakan puasa Syawal dianjurkan untuk melaksanakannya sesuai ketentuan, yakni 6 hari. Namun, apabila memang hanya ingin mengerjakannya kurang dari 6 hari, tetap akan mendapat pahala puasa sunnah biasa seperti Ayyamul Bidh misalnya.

Terlepas dari pendapat sebelumnya, umat Muslim tetap dianjurkan melaksanakan puasa Syawal selama 6 hari penuh. Jika ada beberapa waktu yang tidak memungkinkan, tidak perlu khawatir karena puasa Syawal ini juga bisa dikerjakan secara tidak berurutan.

Misalnya, seorang Muslim memilih mengerjakan puasa 6 hari bulan Syawal itu setiap Senin dan Kamis sepanjang Syawal. Selain itu, bisa juga menentukan puasanya di hari-hari lain sepanjang dalam bulan Syawal, asalkan bukan 1 Syawal ketika Idulfitri.

Selain itu, ada juga pandangan bahwa puasa Syawal bisa diqadha di bulan lain jika kondisinya tidak memungkinkan. Mengutip laman Kantor Kemenag Musi Rawas Utara, Syaikh Nawawi Al-Bantani menyampaikan bahwa mengqadha puasa enam hari di bulan Syawal adalah diperbolehkan. Maka, bagi orang yang tidak sempat puasa enam hari di bulan Syawal karena sebab tertentu, seperti karena sakit, karena haid, karena nifas dan sebab lainnya bisa menggantinya di bulan lain, namun sangat dianjurkan untuk mengqadhanya di bulan Dzulqa’dah.

Syaikh Nawawi dalam kitab Qutul Habibil Gharib, Tausyih ala Ibni Qasim menjelaskan:

ومما يتكرر بتكرر السنة ستة من شوال وإن لم يعلم بها أو نفاها أو صامها عن نذر أو نفل آخر أو قضاء عن رمضان أو غيره. نعم لو صام شوالا قضاء عن رمضان وقصد تأخيرها عنه لم يحصل معه فيصومها من القعدة

Salah satu puasa tahunan adalah puasa enam hari di bulan Syawal sekalipun orang itu tidak mengetahuinya, menafikannya, atau melakukan puasa nadzar, atau puasa sunnah lainnya, atau puasa qadha Ramadan atau lainnya. Tetapi, kalau ia melakukan qadha puasa Ramadan di bulan Syawal dan ia sengaja menunda enam hari puasa hingga Syawal berlalu, maka ia tidak mendapat keutamaan sunnah Syawal sehingga ia berpuasa sunnah Syawal di bulan Dzulqa’dah.

Wallahu a’lam

(wid)

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: amalan bulan syawalamalan syawalApakahBolehdariHariIniKurangPenjelasannyapuasapuasa syawalsyawal

ADVERTISEMENT
Previous Post

Doa di Malam Takbiran Sangat Mustajab, Yuk Amalkan

Next Post

41 Ucapan Idulfitri 2024, Penuh Doa dan Harapan Baik

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
41 Ucapan Idulfitri 2024, Penuh Doa dan Harapan Baik

41 Ucapan Idulfitri 2024, Penuh Doa dan Harapan Baik

Apa Itu Gharim dalam Zakat?

Apa Itu Gharim dalam Zakat?

Bacaan Bilal Idulfitri Beserta Jawaban, Lengkap: Arab, Latin dan Artinya

Bacaan Bilal Idulfitri Beserta Jawaban, Lengkap: Arab, Latin dan Artinya

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD