• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Jumat, 19 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Apa Arti Qiyamu Ramadan? Berikut Penjelasan, Asal Usul, dan Keutamaan – Portal Islam

Jumat. 21 Februari 2025 11:03
Reading Time: 4 mins read
442
A A
0
Apa Arti Qiyamu Ramadan? Berikut Penjelasan, Asal Usul, dan Keutamaan  – Portal Islam

#image_title

829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Apa Arti Qiyamu Ramadan? Berikut Penjelasan, Asal Usul, dan Keutamaan

Qiyamu Ramadan adalah istilah yang merujuk pada ibadah salat malam yang dilakukan selama bulan Ramadan. Foto ilustrasi/ist

Selama bulan Ramadan , umat Muslim sering mendengar istilah qiyamu Ramadan , namun tidak semua orang benar-benar memahami makna dan pentingnya ibadah ini.Qiyamu Ramadan memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan ibadah yang dilakukan pada bulan penuh berkah ini, yang meliputi salat malam, khususnya salat tarawih , yang hanya dapat dilakukan pada bulan Ramadan. Maka dari itu, penting bagi kita untuk memahami pengertian, asal usul, dan keutamaan qiyamu Ramadan untuk lebih mendalami makna ibadah ini.

Arti Qiyamu Ramadan dalam Islam

Qiyamu Ramadan adalah istilah yang merujuk pada ibadah salat malam yang dilakukan selama bulan Ramadan. Secara etimologis, kata qiyam berasal dari kata qama yang berarti “berdiri”. Dalam konteks ibadah, qiyam berarti berdiri untuk salat, dan pada umumnya digunakan untuk merujuk pada salat malam, seperti dalam istilah qiyamul lail yang berarti salat malam secara umum. Sementara itu, qiyamu Ramadan secara spesifik merujuk pada salat malam yang dilakukan di bulan Ramadan, termasuk di dalamnya salat tarawih, witir, hingga tahajud.

Sebagaimana dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim, qiyamu Ramadan mencakup seluruh ibadah malam yang dilakukan pada bulan suci ini, yang termasuk tarawih, witir, dan tahajud.

ADVERTISEMENT

Hal ini menunjukkan bahwa qiyamu Ramadan bukan hanya terbatas pada tarawih, tetapi mencakup ibadah-ibadah malam lainnya yang dikerjakan dengan penuh keimanan dan harapan untuk mendapatkan pahala dari Allah SWT. Hukum mengerjakan salat qiyamu Ramadan adalah sunnah muakkadah yang dikukuhkan berdasarkan hadis dari Aisyah RA.

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Asal Usul Penamaan Qiyamu Ramadan

Istilah qiyamu Ramadan sendiri berawal pada masa Nabi Muhammad SAW dan para sahabat. Pada awalnya, ibadah salat malam di bulan Ramadan tidak disebut dengan istilah tarawih, melainkan qiyam Ramadan. Pada masa Nabi SAW dan Abu Bakar RA, salat ini dilakukan secara terpisah-pisah oleh umat Islam, dan belum ada ketentuan untuk melakukannya secara berjamaah.
Namun, pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab, beliau mulai mengorganisir salat malam Ramadan secara berjamaah di masjid dengan satu imam, yakni Ubay bin Ka’ab. Salat malam yang dilakukan dengan berjamaah ini, menurut sebagian riwayat, dilakukan dengan istirahat setelah setiap dua rakaat, karena lamanya berdiri. Oleh karena itu, salat ini disebut dengan tarawih yang berasal dari kata raha yang berarti “istirahat”, mengacu pada kebiasaan umat Islam pada waktu itu yang beristirahat setelah dua rakaat.

Menurut riwayat dari Imam al-Marwadzi, Ubay bin Ka’ab diperintahkan oleh Umar bin Khattab untuk menjadi imam dalam salat qiyam Ramadan dengan bacaan ayat-ayat yang cukup panjang di setiap rakaatnya. Mereka melakukan istirahat atau tarawih setelah dua rakaat untuk memberikan kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dari lama berdiri. Dengan demikian, tarawih menjadi istilah yang digunakan untuk salat malam di bulan Ramadan yang dilakukan dengan berjamaah dan dengan istirahat setelah dua rakaat.

ADVERTISEMENT

Keutamaan Mengerjakan Qiyamu Ramadan

Mengamalkan qiyamu Ramadhan tidak hanya memberikan kebahagiaan duniawi, tetapi juga pahalanya sangat besar di sisi Allah SWT. Berikut ini beberapa keutamaan bagi umat Muslim yang mengerjakan salat malam selama bulan Ramadan:

1. Diampuni Dosa-Dosanya

Salah satu keutamaan utama dari qiyamu Ramadhan adalah pengampunan dosa-dosa yang telah lalu. Hal ini dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, yang menyatakan:
“Barang siapa yang menegakkan salat malam di bulan Ramadan dengan keimanan dan mencari keridhaan Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan betapa besar pahala bagi umat yang melaksanakan salat malam di bulan Ramadan, karena salat tersebut dapat menghapuskan dosa-dosa yang telah lalu, dengan syarat dilakukan dengan penuh keimanan dan harapan akan pahala dari Allah.

 

2. Mendapatkan Gelar Shiddiqin dan Syuhada

Keutamaan lainnya bagi mereka yang melaksanakan qiyamu Ramadan adalah mendapatkan gelar sebagai shiddiqin (orang yang sangat jujur dalam beriman) dan syuhada (orang yang mati syahid). Sebagaimana dalam hadist riwayat Amr bin Murroh, yang artinya:
“Datang kepada Rasulullah seorang laki-laki dari Bani Qudhaah, lalu berkata, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu jika aku telah bersyahadat tiada sesembahan yang hak kecuali Allah, dan bersyahadat bahwa engkau adalah utusan-Nya, aku salat lima waktu, puasa satu bulan (Ramadan), dan aku telah menegakkan salat malam di bulan Ramadan serta aku tunaikan zakat?’

Maka Rasulullah SAW bersabda, ‘Barang siapa yang mati dalam keadaan seperti ini, maka dia termasuk dalam kelompok shiddiqin dan orang-orang yang syahid.’”

(Dikeluarkan oleh Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban dalam kitab Shahih keduanya dan oleh selainnya dengan sanad yang sahih)
Hadis ini menegaskan bahwa orang yang melaksanakan qiyamu Ramadan dengan keimanan yang tulus dan penuh harapan akan pahala Allah, akan dihargai dengan derajat yang sangat mulia, yakni sebagai shiddiqin dan syuhada.

3. Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT

Salat malam di bulan Ramadan tidak hanya memberi manfaat secara spiritual, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan memperbanyak ibadah di malam hari, seorang Muslim dapat merasakan kedekatan dengan Sang Pencipta, memperbaiki diri, dan memperkuat keimanan. Hal ini merupakan kesempatan emas di bulan Ramadan untuk memperbaiki kualitas ibadah dan memperbaharui taubat.

Perbedaan Pendapat Mengenai Jumlah Rakaat Tarawih

Sebagian umat Islam ada yang melaksanakan salat tarawih 8 rakaat, sementara sebagian lainnya melaksanakan 20 rakaat. Perbedaan ini terjadi karena perbedaan pemahaman terhadap hadis-hadis mengenai jumlah rakaat tarawih.

Pada dasarnya, perbedaan jumlah rakaat tarawih tidak mengurangi keutamaan ibadah ini, karena yang terpenting adalah niat yang ikhlas, yakni beribadah semata-mata untuk meraih pahala dari Allah SWT.
Sebagaimana dijelaskan dalam hadis:

“Barang siapa melakukan qiyam Ramadan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.”
(HR. Bukhari)

Dengan demikian, meskipun ada perbedaan dalam jumlah rakaat, yang terpenting adalah keikhlasan dalam melaksanakan ibadah ini dan tidak berniat riya atau hanya ingin dilihat oleh orang lain.

Qiyamu Ramadan adalah salat malam yang dilakukan selama bulan Ramadhan dengan tujuan untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Baik itu salat tarawih, witir, maupun tahajud, semua bentuk ibadah malam ini memiliki keutamaan yang sangat besar, di antaranya pengampunan dosa-dosa dan derajat yang tinggi di sisi Allah. Salat tarawih, yang awalnya tidak dikenal pada masa Nabi SAW dan Abu Bakar RA, mulai dikenal pada masa Umar bin Khattab yang mengorganisirnya dengan berjamaah di masjid. Meskipun ada perbedaan jumlah rakaat, ibadah ini tetap menjadi amalan yang sangat mulia jika dilaksanakan dengan niat yang tulus dan penuh keimanan.Wallahu A’lam

 

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: ApaArtiAsalBerikutDanislamKeutamaanPenjelasanportalQiyamuqiyamul ramadhanramadanramadan 2025salat malamsalat tarawihUsul

ADVERTISEMENT
Previous Post

Mengenal Salat Tarawih dan Asal-usul Sejarahnya – Portal Islam

Next Post

Inilah Asal Usul Penamaan Bulan Ramadan, Simak Ya! – Portal Islam

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Inilah Asal Usul Penamaan Bulan Ramadan, Simak Ya!  – Portal Islam

Inilah Asal Usul Penamaan Bulan Ramadan, Simak Ya! - Portal Islam

Kedudukan Ibu dan Karamah untuk Anak-anaknya yang Dikisahkan Al-Qur’an  – Portal Islam

Kedudukan Ibu dan Karamah untuk Anak-anaknya yang Dikisahkan Al-Qur'an - Portal Islam

Ramadan Bulan Tadarus Al Qur’an, Bolehkah Membaca Al-Qur’an Tanpa Tahu Artinya?  – Portal Islam

Ramadan Bulan Tadarus Al Qur'an, Bolehkah Membaca Al-Qur'an Tanpa Tahu Artinya? - Portal Islam

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1602 shares
    Share 641 Tweet 401
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Jahil Murakkab dan Runtuhnya Fabrikasi Nasab: Validasi Ilmiah KH. Imaduddin melalui Verifikasi Mustanad dan Genetik – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Metode Eliminasi dan Epistemologi Nasab: Pengantar dan Apresiasi atas Gagasan Dr. Sugeng Sugiharto – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD