• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Rabu, 13 Mei 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Inilah Asal-usul Yahudi Madinah yang Terusir dalam Perang Khaibar

Sabtu. 14 Oktober 2023 15:23
Reading Time: 3 mins read
457
A A
0
Inilah Asal-usul Yahudi Madinah yang Terusir dalam Perang Khaibar

#image_title

831
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Inilah Asal-usul Yahudi Madinah yang Terusir dalam Perang Khaibar

loading…

Kehadiran Nabi Muhammad SAW ke Madinah, disambut baik oleh Aus dan Khazraj sebagai pemersatu mereka. Ilustrasi: Ist

ADVERTISEMENT
Perang Khaibar meletus tahun 628 M. Ini adalah pertempuran yang terjadi antara umat Islam yang dipimpin Nabi Muhammad SAW dengan umat Yahudi yang hidup di oasis Khaybar, sekitar 150 km dari Madinah, Arab Saudi. Pertempuran ini berakhir dengan kemenangan umat Islam. Kala itu, umat Yahudi diusir dari Khaybar.

Lalu, dari manakah asal-usul Yahudi di Madinah tersebut? Menurut Yakhsyallah Mansur dalam bukunya berjudul Ash-Shuffah, tidak ada kesamaan pandangan para ahli sejarah tentang asal-usul bangsa Yahudi yang tinggal di Yatsrib atau Madinah, dari mana mereka pindah dan kapan mereka datang.

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Menurut sumber yang paling kuat, mereka datang dari Syam pada abad pertama dan kedua sebelum Masehi ketika pasukan Romawi berhasil menguasai Suriah dan Mesir.

Hal ini membuat bangsa Yahudi eksodus ke Jazirah Arab yang relatif terhindar dari kekuasaan bangsa Romawi yang mereka takuti. Eksodus ini mencapai puncaknya setelah kegagalan bangsa Yahudi memberontak melawan bangsa Romawi dan berhasil dipadamkan oleh Kaisar Titus pada tahun 70 M.

ADVERTISEMENT

Bangsa Yahudi yang lain eksodus ke Yatsrib pasca-kegagalan mereka memberontak melawan Kaisar Hedrian antara tahun 132-135 M.

Menurut pandangan lain, eksodus bangsa Yahudi ke Yatsrib didorong para pendeta mereka yang mengetahui dari kitab Taurat bahwa akan lahir nabi yang terakhir (messias) di Kota Makkah dan akan berpindah ke negeri yang memiliki kebun kurma yang terletak di antara bebatuan gunung berapi yang hitam. Kemudian mereka meninggalkan Syam mencari tempat tersebut.

“Ketika mereka sampai di Yatsrib kota ini mempunyai sifat-sifat yang disebutkan di dalam Kitab Taurat mereka menetap di kota itu,” tulis Yakhsyallah Mansur.

Komunitas bangsa Yahudi ini terdiri dari beberapa suku, yang paling terkenal ada tiga suku yaitu Bani Qainuqa, Bani an-Nadhir, dan Bani Quraizhah.

Ketiga suku ini menempati lokasi yang berbeda. Bani Qainuqa tinggal di dalam kota sedang Bani Nadhir dan Bani Quraizhah tinggal di luar kota di daerah perbukitan yang subur.

Di samping itu, terdapat suku-suku yang kecil-kecil seperti Bani Qahmam, Bani Masikah, Bani Zaura, Bani Mizayah, Bani Akan, Bani Hajar, Bani Zaid al-Lat, Bani Luqamqah dan Bani Tsa’labah.

Sumber-sumber data statistik tidak menyebutkan berapa jumlah orang Yahudi Yatsrib. “Tetapi buku-buku sejarah menyebutkan bahwa Bani Qainuqa’ memiliki 700 tentara,” kata Yakhsyallah Mansur.

Demikian juga dengan jumlah tentara Bani Nadhir. Sementara Bani Quraizhah memiliki 700 sampai 900 tentara. Jumlah tentara ketiga suku ini lebih dari 2.000 orang. Ini belum lagi ditambah dengan suku-suku kecil yang tersebar di beberapa tempat di kota Yatsrib yang jumlahnya mencapai 20 suku.

Bangsa Yahudi mendominasi kehidupan kota Yatsrib secara ekonomi, politik, maupun intelektual. Mereka telah meninggalkan pengaruh di masyarakat Yatsrib dan suku-suku Aran di sekelilingnya.

Sebelum Nabi hijrah ke Madinah, secara umum, wilayah ini dihuni kabilah besar yang saling bertikai yakni kabilah Aus dan Khazraj, serta berbagai kabilah dan klan Yahudi di sisi lain. Masing-masing mereka memperebutkan dominasi atas Yatsrib. Kerap terjadi perang di antara kedua pihak ini.

Pertempuran dan perselisihan itu melelahkan semua pihak; sayang tidak ada di antara mereka yang memiliki wibawa yang dapat mempersatukan kelompok-kelompok yang bertikai ini.

Orang-orang Yahudi sering mengemukakan kepada Aus dan Khazraj, bahwa akan datang seorang Nabi (dari kelompok mereka), dan bila ia datang pastilah kaum Yahudi akan mengalahkan musuh-musuhnya.

Perang terakhir mereka adalah Perang Bu’ats, yaitu antara kabilah Aus dan sekutu mereka Bani Quraizhah dengan Bani Nadhir dan Khazraj serta sekutu mereka Bani Qainuqa. Perang ini terjadi tak berapa lama sebelum Nabi hijrah ke Yatsrib. Perang ini populer dan dianggap sebagai perseteruan terakhir antara suku Aus dan Khazraj.

Kemudian datanglah Rasulullah ke Madinah yang saat itu Madinah dipimpin oleh Abdullah bin Ubay bin Salul al-Awfi Khazraji. Bahkan, kaumnya sudah membuat mahkota sebagai simbol penobatan sang pemimpin menjadi raja. Tetapi, rencana itu tak terlaksana akibat tibanya sang Nabi yang disambut para pengikutnya dari kaum Anshar.

Kehadiran Nabi Muhammad SAW ke Madinah, disambut baik oleh Aus dan Khazraj bukan saja sebagai pemersatu mereka yang selama ini telah lelah bertempur dan mendambakan perdamaian, tetapi juga karena mereka yakin bahwa beliau adalah utusan Allah, yang sebelumnya telah mereka ketahui kehadirannya melalui orang-orang Yahudi.

(mhy)

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: AsalUsuldalamInilahislamKhaibarmadinahnabi muhammad sawPerangperang khaibarTerusiryahudiyang

ADVERTISEMENT
Previous Post

Kisah Kaum Yahudi yang Berdoa Agar Allah Taala Mengutus Rasul Penutup

Next Post

Catatan Sejarah: Omong Kosong Yitzhak Rabin tentang Resolusi PBB 242

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Catatan Sejarah: Omong Kosong Yitzhak Rabin tentang Resolusi PBB 242

Catatan Sejarah: Omong Kosong Yitzhak Rabin tentang Resolusi PBB 242

Jejak Israel: Selalu Melecehkan Resolusi PBB 242

Jejak Israel: Selalu Melecehkan Resolusi PBB 242

Kisah Hikmah : Golongan yang Selamat karena Takwa

Kisah Hikmah : Golongan yang Selamat karena Takwa

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2483 shares
    Share 993 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1510 shares
    Share 604 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1251 shares
    Share 500 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

K.H. Imaduddin Utsman Al Bantani Temui Kepala Staf Kepresidenan di Gedung KSP – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

K.H. Imaduddin Utsman Al Bantani Temui Kepala Staf Kepresidenan di Gedung KSP – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
K.H. Imaduddin Utsman Al Bantani Sampaikan Surat Laporan Batalnya Nasab Habaib Kepada Presiden Prabowo – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

K.H. Imaduddin Utsman Al Bantani Sampaikan Surat Laporan Batalnya Nasab Habaib Kepada Presiden Prabowo – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
Haul H. Abdul Gani, Ulama Milyuner Dari Kresek Tangerang Di Hadiri Wamenag RI – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Haul H. Abdul Gani, Ulama Milyuner Dari Kresek Tangerang Di Hadiri Wamenag RI – Polemik Nasab Habib

1 minggu ago
Kisah Ali bin Abdurrahman al-Habsyi Kwitang Mendapat Bintang Salib Dari Penjajah Belanda – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Kisah Ali bin Abdurrahman al-Habsyi Kwitang Mendapat Bintang Salib Dari Penjajah Belanda – Polemik Nasab Habib

1 minggu ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD