• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Sabtu, 18 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

7 Kenikmatan yang Bisa Menjerumuskan Seperti Iblis – Portal Islam

Rabu. 1 April 2026 09:33
Reading Time: 5 mins read
456
A A
0
7 Kenikmatan yang Bisa Menjerumuskan Seperti Iblis  – Portal Islam

#image_title

829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – 7 Kenikmatan yang Bisa Menjerumuskan Seperti Iblis

Setiap manusia tentu menginginkan kenikmatan dalam hidupnya. Baik itu berupa harta, ilmu, kedudukan, maupun keindahan fisik. Semua itu pada hakikatnya adalah karunia dari Allah SWT yang seharusnya disyukuri dan dimanfaatkan untuk kebaikan.

Namun, tidak sedikit manusia yang justru terjerumus karena kenikmatan tersebut. Alih-alih menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah, kenikmatan itu malah melahirkan penyakit hati, salah satunya adalah sombong (takabbur)—sifat yang menjadi ciri utama iblis.

Kesombongan inilah yang dahulu membuat iblis terusir dari surga. Ia merasa lebih mulia daripada Nabi Adam, sehingga enggan menaati perintah Allah. Dari sinilah kita belajar bahwa kesombongan sekecil apa pun dapat membawa kehancuran besar.

ADVERTISEMENT

Para ulama, termasuk Imam Al-Ghazali, menjelaskan bahwa ada beberapa kenikmatan yang sering menjadi pintu masuk munculnya sifat sombong dalam diri manusia. Berikut penjelasan lengkapnya.

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

1. Ilmu Pengetahuan

Ilmu adalah cahaya yang seharusnya menuntun manusia menuju kebenaran. Namun, dalam praktiknya, ilmu juga bisa menjadi sumber kesombongan.

Seseorang yang memiliki pendidikan tinggi atau wawasan luas terkadang merasa dirinya lebih pintar dibandingkan orang lain. Ia mulai meremehkan pendapat orang yang dianggap kurang berilmu, bahkan enggan menerima nasihat.

Padahal, semakin tinggi ilmu seseorang, seharusnya semakin tinggi pula rasa tawadhu (rendah hati) dalam dirinya. Karena sejatinya, ilmu hanyalah titipan dari Allah, bukan hasil usaha semata.


2. Amal Ibadah

Ibadah merupakan bentuk penghambaan kepada Allah. Namun, ketika ibadah tidak disertai keikhlasan, justru bisa melahirkan kesombongan.

Ada orang yang merasa lebih baik karena rajin shalat, puasa, atau bersedekah. Ia bangga ketika dilihat orang lain dan merasa lebih suci dibandingkan sesamanya.

Sikap ini sangat berbahaya, karena dapat merusak keikhlasan. Amal yang seharusnya menjadi jalan menuju pahala justru bisa menjadi sia-sia karena tercampur riya’ dan takabbur.


3. Kebangsawanan dan Keturunan

Memiliki garis keturunan terpandang sering kali menjadi kebanggaan tersendiri. Namun, hal ini juga dapat menjerumuskan seseorang pada kesombongan.

Seseorang bisa merasa dirinya lebih mulia hanya karena berasal dari keluarga terpandang, memiliki status sosial tinggi, atau berasal dari golongan tertentu. Akibatnya, ia memandang rendah orang lain yang dianggap “biasa”.

Padahal, dalam Islam, kemuliaan seseorang tidak diukur dari keturunan, melainkan dari ketakwaannya.


4. Kecantikan dan Ketampanan

Keindahan fisik adalah nikmat yang sering kali membuat seseorang terlena. Banyak orang yang merasa bangga dengan wajahnya, tubuhnya, atau penampilannya.

Namun, jika tidak disertai rasa syukur, kecantikan dan ketampanan justru bisa menumbuhkan kesombongan. Seseorang bisa mulai meremehkan orang lain yang dianggap kurang menarik, serta merasa dirinya lebih layak dihargai.

Padahal, kecantikan sejati dalam Islam bukan hanya tampilan luar, tetapi juga akhlak dan hati yang bersih.


5. Harta dan Kekayaan

Harta merupakan ujian terbesar dalam kehidupan manusia. Tidak semua orang yang diberi kekayaan mampu menjadikannya sebagai sarana kebaikan.

Sebagian orang justru menjadi sombong karena hartanya. Ia merasa lebih tinggi dari orang miskin, enggan bersedekah, bahkan merendahkan orang yang hidup sederhana.

Padahal, harta hanyalah titipan yang sewaktu-waktu bisa diambil kembali oleh Allah. Kekayaan sejati adalah bagaimana seseorang memanfaatkannya untuk kebaikan.


6. Kekuatan dan Kekuasaan

Memiliki kekuatan, jabatan, atau kekuasaan adalah amanah yang sangat besar. Namun, jika disalahgunakan, hal ini dapat menjerumuskan seseorang pada kesombongan yang lebih parah.

Orang yang berkuasa bisa bertindak sewenang-wenang, merasa dirinya paling benar, dan tidak mau menerima kritik. Ia lupa bahwa kekuasaan tersebut hanyalah sementara.

Sejarah telah menunjukkan bahwa banyak pemimpin yang hancur karena kesombongan mereka sendiri.


7. Banyak Pengikut dan Popularitas

Di era modern, popularitas menjadi salah satu bentuk “kenikmatan” yang paling dicari. Banyaknya pengikut, relasi, atau pengaruh sosial sering kali membuat seseorang merasa lebih hebat.

Ia mulai menikmati pujian, merasa selalu benar, dan sulit menerima kritik. Pada akhirnya, popularitas tersebut melahirkan kesombongan yang halus namun berbahaya.

Padahal, semakin banyak pengikut, seharusnya semakin besar pula tanggung jawab untuk menjaga sikap dan akhlak.


Bahaya Sifat Sombong dalam Kehidupan

Kesombongan bukanlah sekadar sikap buruk, tetapi merupakan penyakit hati yang dapat menghancurkan kehidupan seseorang, baik di dunia maupun di akhirat.

1. Menghancurkan Amal

Sombong dapat merusak keikhlasan, yang merupakan inti dari setiap amal ibadah. Ketika seseorang beramal karena ingin dipuji atau merasa lebih baik dari orang lain, maka amal tersebut bisa menjadi sia-sia.

Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa di antara perkara yang membinasakan adalah sifat membanggakan diri dan mengikuti hawa nafsu.


2. Mengikuti Hawa Nafsu

Orang yang sombong cenderung mengikuti keinginannya sendiri tanpa mempertimbangkan kebenaran. Ia sulit menerima nasihat dan merasa dirinya selalu benar.

Akibatnya, ia mudah terjerumus dalam perbuatan maksiat dan jauh dari petunjuk Allah.


3. Membawa Kehancuran

Kesombongan adalah awal dari kehancuran. Kisah iblis menjadi bukti nyata bagaimana satu sikap sombong dapat menghapus seluruh amal kebaikan yang pernah dilakukan.

Allah SWT berfirman dalam QS Al-A’raf ayat 13:

“Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina.”

Ayat ini menjadi pengingat bahwa kesombongan hanya akan membawa kehinaan, bukan kemuliaan.


Nasihat Imam Al-Ghazali Agar Terhindar dari Sombong

Untuk menghindari sifat sombong, Imam Al-Ghazali memberikan nasihat yang sangat dalam dan menyentuh hati. Beliau mengajarkan agar kita selalu merendahkan diri dalam berbagai keadaan:

  • Saat melihat anak kecil, anggaplah mereka lebih suci karena belum banyak dosa.
  • Saat bertemu orang tua, anggap mereka lebih mulia karena lebih lama beribadah.
  • Saat bertemu orang berilmu, akui kelebihan mereka dalam pengetahuan.
  • Saat melihat orang yang kurang paham, sadari bahwa kita bisa saja lebih berdosa karena berbuat salah dalam keadaan tahu.
  • Saat melihat orang yang berbuat maksiat, jangan merasa lebih baik, karena bisa jadi ia akan bertaubat.
  • Bahkan kepada orang non-muslim, tetaplah rendah hati, karena hidayah bisa datang kapan saja.

Nasihat ini mengajarkan bahwa tidak ada alasan bagi manusia untuk merasa lebih tinggi dari orang lain.


Penutup

Kenikmatan yang diberikan Allah sejatinya adalah ujian. Ia bisa menjadi jalan menuju surga, tetapi juga bisa menjadi sebab kehancuran jika tidak disikapi dengan benar.

Sifat sombong adalah penyakit hati yang sangat halus, sering kali tidak disadari, namun dampaknya sangat besar. Oleh karena itu, setiap muslim harus selalu menjaga hati, memperbaiki niat, dan belajar untuk rendah hati dalam setiap keadaan.

Karena pada akhirnya, kemuliaan sejati bukan terletak pada apa yang kita miliki, tetapi pada seberapa dekat kita kepada Allah SWT.

Wallahu a’lam.

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

ADVERTISEMENT
Tags: iblisimam al ghazaliislamKenikmatanManusiaMembawaNikmatnikmat nikmat allah ta alapadaportalSifatsifat sombongyang

ADVERTISEMENT
Previous Post

Gugur Saat Bertugas, Apakah Termasuk Syahid? – Portal Islam

Next Post

Titik Lemah Jin pada Tubuh Manusia, Apa Saja? – Portal Islam

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Titik Lemah Jin pada Tubuh Manusia, Apa Saja?  – Portal Islam

Titik Lemah Jin pada Tubuh Manusia, Apa Saja? - Portal Islam

5 Cara Tampil Cantik Sesuai Syariat dan Awet Muda  – Portal Islam

5 Cara Tampil Cantik Sesuai Syariat dan Awet Muda - Portal Islam

Kisah Menarik: Sandal Imam Ahmad Ditakuti Jin – Portal Islam

Kisah Menarik: Sandal Imam Ahmad Ditakuti Jin - Portal Islam

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1504 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib

20 jam ago
Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil: Ditradisikan oleh Walisongo Sunan Ampel, Namun Diduga Sejarah Dibelokkan oleh Oknum? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menjaga Marwah Sejarah: Fakta Autentik Trah Sunan Ampel dan Keadilan untuk Leluhur di Winongan yang Menjadi Korban – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil: Ditradisikan oleh Walisongo Sunan Ampel, Namun Diduga Sejarah Dibelokkan oleh Oknum? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil: Ditradisikan oleh Walisongo Sunan Ampel, Namun Diduga Sejarah Dibelokkan oleh Oknum? – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Kedustaan-kedustaan Klaim Di Media Terkait Riziq Syihab – Polemik Nasab Habib

1 minggu ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD