• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Rabu, 22 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

5 Golongan Penerima Fidyah dalam Islam Beserta Penjelasanya – Portal Islam

Kamis. 20 Februari 2025 10:15
Reading Time: 4 mins read
457
A A
0
5 Golongan Penerima Fidyah dalam Islam Beserta Penjelasanya  – Portal Islam

#image_title

831
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – 5 Golongan Penerima Fidyah dalam Islam Beserta Penjelasanya

Fidyah puasa Ramadan hanya boleh disalurkan kepada golongan tertentu yang telah ditentukan oleh syariat Islam. Foto ilustrasi/ist

Fidyah adalah salah satu amalan dalam agama Islam yang memiliki peran penting dalam menggantikan kewajiban puasa yang ditinggalkan oleh seseorang di bulan Ramadan. Meskipun lebih utama jika seseorang mengganti puasa yang ditinggalkan dengan qadha, fidyah menjadi solusi bagi mereka yang benar-benar tidak mampu berpuasa.Namun, fidyah hanya boleh disalurkan kepada golongan tertentu yang telah ditentukan oleh syariat Islam. Untuk itu, penting bagi umat Muslim untuk memahami siapa saja golongan penerima fidyah dan bagaimana mekanisme penyalurannya agar sesuai dengan ajaran agama.

Fidyah berasal dari kata “fada” yang berarti menggantikan atau menebus. Dalam konteks puasa, fidyah berarti menggantikan puasa yang tidak dilakukan oleh seseorang karena alasan tertentu, seperti sakit yang berkepanjangan, hamil, atau menyusui. Fidyah dapat diberikan dalam bentuk makanan matang, bahan makanan mentah, atau uang yang disalurkan melalui lembaga zakat atau amil yang amanah.

Secara umum, fidyah diberikan kepada orang-orang yang tidak dapat berpuasa karena alasan tertentu dan tidak mampu mengganti puasa mereka (qadha). Sebagai contoh, seseorang yang sakit parah atau dalam kondisi yang menghalanginya untuk berpuasa, seperti wanita hamil atau menyusui, bisa membayar fidyah untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan.

ADVERTISEMENT

Dalam Surat Al-Baqarah ayat 184, Allah SWT menyebutkan tentang kewajiban fidyah bagi mereka yang tidak mampu menjalankan puasa. Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang yang berat menjalankan puasa dapat menggantinya dengan memberi makan orang miskin sebagai bentuk fidyah. Terkait siapa yang berhak menerima fidyah, Al-Qur’an menegaskan bahwa yang berhak menerima fidyah adalah orang-orang yang membutuhkan, seperti fakir dan miskin.

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

“Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin.” (Al-Baqarah: 184)

Dari ayat ini dapat dipahami bahwa fidyah ditujukan untuk membantu mereka yang membutuhkan.

ADVERTISEMENT

5 Golongan Penerima Fidyah :

1. Fakir

Golongan pertama yang berhak menerima fidyah adalah orang fakir. Fakir adalah orang yang sangat kekurangan dalam hal harta benda dan tidak memiliki sumber pendapatan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dalam pengertian yang lebih luas, fakir adalah orang yang tidak memiliki harta apapun dan kesulitan untuk mendapatkan makanan, pakaian, atau tempat tinggal yang layak.

Oleh karena itu, orang fakir menjadi golongan yang paling utama untuk menerima fidyah. Sebagaimana dijelaskan dalam berbagai tafsir, fidyah yang diberikan kepada orang fakir akan sangat membantu mereka untuk bertahan hidup. Sementara itu, ada perbedaan antara fakir dan miskin yang akan dijelaskan pada golongan berikutnya.

2. Miskin

Golongan berikutnya yang berhak menerima fidyah adalah orang miskin. Miskin adalah mereka yang meskipun memiliki pekerjaan tetap atau penghasilan tertentu, tetap saja kesulitan untuk mencukupi kebutuhan dasar hidup mereka. Dalam pengertian umum, orang miskin memiliki harta atau pendapatan, namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang layak, seperti makanan, tempat tinggal, atau pakaian yang layak.

Dalam konteks ini, orang miskin masih lebih baik dibandingkan orang fakir, karena mereka mungkin memiliki pekerjaan atau pendapatan tetap. Namun, mereka masih memerlukan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka, terutama dalam kondisi darurat seperti tidak dapat berpuasa selama bulan Ramadan.

3. Musafir (Orang yang Sedang Bepergian)

Selain fakir dan miskin, musafir atau orang yang sedang dalam perjalanan juga berhak menerima fidyah jika mereka mengalami kesulitan dalam perjalanan. Menurut syariat, seseorang yang sedang bepergian dan tidak dapat menjalankan puasa, baik karena jarak yang jauh atau kesulitan dalam perjalanan, diperbolehkan untuk tidak berpuasa dan menggantinya dengan membayar fidyah.
Namun, hal ini berlaku jika musafir tersebut memang kekurangan bekal atau kesulitan untuk mendapatkan makanan selama perjalanan. Jika musafir memiliki perbekalan yang cukup, maka ia tidak perlu membayar fidyah. Ayat dalam Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 60 menyebutkan bahwa musafir juga berhak menerima zakat, yang prinsipnya mirip dengan fidyah.

4. Orang Sakit

Golongan penerima fidyah selanjutnya adalah orang sakit. Dalam Islam, seseorang yang sakit parah dan tidak mampu berpuasa diperbolehkan untuk tidak menjalankan puasa selama Ramadan. Jika kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk berpuasa, maka dia dapat mengganti puasa yang ditinggalkan dengan membayar fidyah.

Namun, tidak hanya orang yang sakit karena faktor usia yang berhak menerima fidyah. Orang yang sedang sakit parah, meskipun berada dalam usia produktif, dan tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok mereka karena sakit tersebut, juga berhak menerima fidyah. Dengan demikian, fidyah menjadi solusi bagi mereka yang kesulitan memenuhi kebutuhan hidup akibat sakit yang berkepanjangan.

5. Orang yang Berhutang karena Kesulitan Ekonomi

Golongan terakhir yang berhak menerima fidyah adalah orang yang memiliki hutang dan kesulitan untuk membayar atau memenuhi kebutuhan pokok mereka. Namun, hanya orang yang berhutang karena kesulitan ekonomi dan kesulitan mencukupi kebutuhan dasar mereka yang berhak menerima fidyah. Orang yang berhutang karena gaya hidup atau keinginan duniawi tidak berhak menerima fidyah.

Mereka yang memiliki hutang akibat kesulitan ekonomi dan tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari bisa menerima fidyah sebagai bentuk bantuan. Namun, jika seseorang memiliki harta yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya meskipun sedang memiliki hutang, maka mereka tidak berhak menerima fidyah.

Keringanan dalam Membayar Fidyah

Meskipun fidyah merupakan kewajiban bagi mereka yang meninggalkan puasa, dalam Islam terdapat keringanan bagi yang tidak mampu membayar fidyah. Sebagai contoh, seseorang yang dalam keadaan sangat miskin dan tidak mampu membayar fidyah dapat melakukan qadha terhadap fidyahnya di kemudian hari, selama kondisinya memungkinkan.

Selain itu, fidyah yang dibayarkan sebaiknya diberikan dalam bentuk bahan makanan pokok, seperti beras atau gandum, atau makanan matang yang siap santap. Hal ini sejalan dengan sunnah yang diajarkan oleh sahabat Anas bin Malik, yang pada masa tuanya mengundang penerima fidyah untuk menikmati makanan matang yang disediakan.

Fidyah merupakan solusi yang diberikan oleh Islam bagi umat Muslim yang tidak mampu menjalankan puasa di bulan Ramadan. Namun, fidyah hanya dapat disalurkan kepada golongan tertentu, seperti fakir, miskin, musafir, orang sakit, dan orang yang memiliki hutang karena kesulitan ekonomi. Dengan memahami siapa saja yang berhak menerima fidyah, umat Islam dapat menunaikan kewajiban ini dengan tepat dan sesuai dengan syariat, serta memperoleh pahala dari amalan tersebut.

Semoga kita semua diberikan kemudahan dalam menunaikan kewajiban fidyah dan amal ibadah lainnya, serta mendapat berkah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Wallahu A’lam

 

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: Besertacara membayar fidyahdalamfidyahfidyah puasa ramadhanGolongangolongan yang boleh bayar fidyahislampanduan membayar fidyahPenerimaPenjelasanyaportal

ADVERTISEMENT
Previous Post

65.687 Jemaah Haji Reguler Lunasi Biaya Haji, 32 Persen Kuota Terisi – Portal Islam

Next Post

5 Hari yang Dilarang Qadha Puasa Ramadan, Jangan Sampai Keliru! – Portal Islam

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
5 Hari yang Dilarang Qadha Puasa Ramadan, Jangan Sampai Keliru!  – Portal Islam

5 Hari yang Dilarang Qadha Puasa Ramadan, Jangan Sampai Keliru! - Portal Islam

7 Adab dan Etika Bekerja dalam Islam, Simak Yuk!  – Portal Islam

7 Adab dan Etika Bekerja dalam Islam, Simak Yuk! - Portal Islam

Doa-doa di Penghujung Bulan Syaban, Yuk Amalkan!  – Portal Islam

Doa-doa di Penghujung Bulan Syaban, Yuk Amalkan! - Portal Islam

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1504 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Ternyata Kata Mukibbin Sudah Ada Dalam Al-Qur’an – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi – Polemik Nasab Habib

9 jam ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026 – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD