• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Rabu, 22 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Islam

Obrolan di Teras Mushala

Minggu. 18 Juni 2023 16:19
Reading Time: 4 mins read
442
A A
0
Obrolan di Teras Mushala

#image_title

829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

Baca Lainnya

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj – Portal Berita Islam

Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya? – Portal Berita Islam

PANJI ISLAM – Obrolan di Teras Mushala

Cerita Pendek Saeful Huda
Aku terbangun saat segaris sinar matahari mengenai wajahku. Sinar itu menembus lewat celah kecil dinding bambu rumahku. Aku pikir aku terbangun di pagi hari. Ternyata aku salah. Itu sinar matahari yang satu jam lagi akan tenggelam di ufuk barat.

Celaka! Aku belum salat zuhur. Pak Darma pasti salat zuhur sendirian tadi di mushala yang sepi itu. Dia pasti mencari-cariku. Untuk menebus kesalahan, sekarang aku harus cepat-cepat ke mushala untuk shalat ashar dan menemui Pak Darma. 

 

Kebetulan ini hari Ahad. Pak Darma pasti di rumah yang lokasinya samping mushala persis. Karena di hari selain Ahad, Pak Darma selalu pergi ke kantor Nusantara Hijau (NH) di pusat kota.  

 

Setahuku, nama asli Pak Darma adalah Angling Darma. Aku tak asing dengan nama itu karena aku pernah nonton layar tancap di lapangan lempung di kampung ini. Betapa hebatnya Angling Darma yang aku tonton itu, seorang pendekar pemberani yang kemudian jadi raja. Tapi aku tak suka Angling Darma ketika dia sudah menjadi raja. Karena ada sikapnya yang menurutku masing sewenang-wenang. Semoga Pak Darma imam salatku ini, hanya menyamai sifat-sifat baik Angling Darma di film layar tancap itu.

 

Usai salat ashar, aku temui Pak Darma di rumahnya. Benar saja dugaanku, beliau sedang menyirami tanaman di belakang rumahnya. Aku mendengar beliau sedang menyanyikan lagu Untuk Kita Renungkan karya Ebiet G Ade. Aku tahu lagu itu karena Pak Darma pernah bercerita kepadaku. 

“Assalamualaikum, Pak Darma.” Aku salami dia. Dia tampak terkejut.

“Waalaikumsalam. Eh, Warso. Ke mana saja kamu?” Sudah kuduga, dia akan bertanya begitu.

 

“He-he. Maaf Pak, tadi saya ketiduran,” jawabku sambil garuk-garuk kepala. 

 

“Jangan dibiasain begitu ya So. Enggak baik.”

 

Aku hanya menjawab dengan senyuman. 

 

“Seperti biasa ya, besok kamu yang imamin mushala ini. Bapak ada acara di kota.” 

Sebetulnya aku ingin menjawab: Ngapain Pak di-imamin? Orang jamaah di mushala desa ini cuma kita berdua. Tapi aku urungkan niat tersebut. Aku takut membuat Pak Darma marah. 

“Baik Pak. Siap selalu!” 

 

“Bagus, bagus.” Pak Darma menepuk pundakku.

 

Tak berselang lama kami mengobrol, aku siap-siap untuk azan magrib. Sepintas aku melihat kalender di dalam rumah Pak Darma yang bertuliskan ‘Ahad, 30 Mei 1982’. Bentuk kalender itu berupa kertas kotak agak kecil yang bisa disobek kapan saja. Pernah kulihat Pak Darma menyobek salah satu kertas itu setelah shalat subuh dan secara otomatis tulisannya berganti.

Aku sendiri masih kurang paham apa pekerjaan Pak Darma yang sebenarnya. Di umurku yang sudah masuk kategori bujang tua ini seharusnya sudah tahu. Tapi Pak Darma selalu berdalih, “Nanti kamu juga bakal tahu sendiri.” Dia hanya memberi tahuku bahwa dia bekerja di kantor NH di pusat kota. 

 

Aku pikir NH itu sebuah partai agama Islam yang besar. Aku pernah disuruh Pak Darma untuk mencoblos partai NH ketika pemilu beberapa tahun yang lalu. Tapi Pak Darma bilang, NH sekarang bukan lagi partai, tapi organisasi agama yang bergabung dalam partai baru yang warna benderanya lebih ijo royo-royo. Aku tahu partai itu karena aku punya kaos bergambar kotak hitam dan bertuliskan PPH: Partai Persatuan Hijau. 

“So! Azan, So.” Aku kaget mendengar teriakan Pak Darma. Baru aku sadari dari tadi aku melamun. 

“Iya, Pak. Siap.”

***

Selepas maghrib, aku sempatkan mengaji dengan Pak Darma. Sudah menjadi kebiasaan Pak Darma memarahiku karena ada kesalahan dalam bacaan Surat Al-Fatihah ayat 6. Pak Darma selalu saja menegaskan “Mustaqiim, So. Mustaqiim. Pakai ‘Qaf’ bukan ‘Kaf’. Bukan mustakiim!“

 

Aku sudah tidak terlalu takut sekarang kalau dia marah. Beda saat pertama kali aku mengaji dengannya, aku sempat kena mental. Harus aku akui, kalau aku orang Jawa yang tidak gampang mengucapkan seperti yang Pak Darma ucapkan tadi.

 

Hanya sepuluh menit aku mengaji, selebihnya aku habiskan waktu dengan membuat kopi dan mengobrol dengan Pak Darma. Walaupun jamaah mushala hanya kami berdua, tetapi jamaah kopi obrolannya kadang berlima. Maklum, kebanyakan warga desa ini masih memeluk aliran kepercayaan. Ketika sudah masuk waktu shalat isya, tetap hanya aku dan Pak Darma yang shalat. Selebihnya orang-orang itu mengobrol di teras mushala. 

Saat sedang shalat jamaah, aku mendengar mereka membicarakan tentang NH. Kata mereka, NH menarik diri dari PPH tidak lama ini. Ada kabar NH mau jadi organisasi mandiri yang tidak lagi ikut dalam politik. Alasannya, NH selama ini hanya fokus mengurusi urusan politik tanpa memprioritaskan kesejahteraan anggota-anggotanya yang sangat banyak itu. 

Aku tidak terlalu paham apa yang mereka bicarakan. Tapi sepemahamanku mereka pernah menyatakan jadi anggota partai berwarna merah bergambar kepala kijang.

Usai uluk salam, Pak Darma tidak seperti biasanya langsung keluar mushala. Biasanya dia membaca wirid terlebih dahulu. Muka dia agak masam. 

 

“Hei, jangan sok tahu kalian! Tahu dari mana kalian itu?” Pak Darma menegur mereka yang sedang asyik mengobrol di teras mushala.

 

“Dari pemimpin partai kami, Pak di pusat kota,” jawab salah satu dari mereka polos.

Aku langsung menyusul Pak Darma di teras mushala. Aku kira Pak Darma akan marah. Ternyata dia kembali duduk dan ikut nimbrung berdiskusi dengan mereka. Pak Darma bicara panjang lebar dalam diskusi itu. Aku terpukau dengan cara dia menyampaikan sesuatu. Dia pandai ceramah seperti Angling Darma, kata orang-orang sini. 

Hal yang aku tangkap dari ceramah Pak Darma yaitu NH akan kembali kepada wustha. Wustha itu artinya kembali kepada konsep awal NH berdiri yaitu bukan untuk urusan politik praktis. Tandanya NH nantinya tidak akan terlibat lagi dalam politik dan pemilu. NH nantinya akan fokus mengurus umat yang begitu banyaknya dengan memprioritaskan program pendidikan, sosial, ekonomi dan keagamaan. Kata Pak Darma, akan ada musyawarah di Kabupaten Landhung tentang wustha ini. 

“Pak, berarti saya nanti nyoblosnya partai apa kalau pemilu?” tanyaku penasaran.

“Ya terserah kamu, So. Itu hak kamu milih partai apa saja nanti.”

 

“Oh berarti saya tidak wajib milih yang ada NH-nya lagi, ya Pak?” tanyaku lagi. Tapi kali ini Pak Darma langsung menutup mulutku dengan telapak tangannya yang bau wangi itu sembari berbisik “Hussst.”

Saeful Huda, Mahasiswa Sejarah dan Peradaban Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, asal Banyumas, Jawa Tengah. Penulis di NU Online Banyumas, pepnews.com, salamcommunity.id. Karyanya yang sudah diterbitkan berupa kumpulan cerpen ‘Lumut di Jalan Setapak’.
 

Sumber Berita: www.nu.or.id

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tags: cerita pendekcerpen onlinecerpen santriIbuMushalaObrolanSurgaTeras

ADVERTISEMENT
Previous Post

Mad Far’i: Pengertian, Hukum Bacaan dan Contohnya

Next Post

Sejarah Muslim AS: Budak Terdidik yang Rajin Menulis untuk Umat Islam yang Senasib

Berita Terkait

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H  – Portal Islam
Berita Islam

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:40
Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H  – Portal Islam
Berita Islam

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:35
Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 30 Januari 2026 05:01
Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya?  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya? – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 12 Desember 2025 14:04
Tak Disangka, Minuman ‘Surga’ dalam Al-Qur’an Bisa Ditemukan di RI  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Tak Disangka, Minuman ‘Surga’ dalam Al-Qur’an Bisa Ditemukan di RI – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 11 Desember 2025 14:48
30 Ungkapan Belasungkawa dan Doa Islami untuk Korban Banjir  – Portal Berita Islam
Berita Islam

30 Ungkapan Belasungkawa dan Doa Islami untuk Korban Banjir – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 11 Desember 2025 14:35
Prabowo Resmi Umumkan Biaya Haji 2026, Ini Angkanya!  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Prabowo Resmi Umumkan Biaya Haji 2026, Ini Angkanya! – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Selasa. 9 Desember 2025 10:21
Next Post
Sejarah Muslim AS: Budak Terdidik yang Rajin Menulis untuk Umat Islam yang Senasib

Sejarah Muslim AS: Budak Terdidik yang Rajin Menulis untuk Umat Islam yang Senasib

Jemaah Tersasar di Mina saat Puncak Haji Diprediksi Tinggi, Petugas Diminta Antisipasi

Jemaah Tersasar di Mina saat Puncak Haji Diprediksi Tinggi, Petugas Diminta Antisipasi

6 Koper Jemaah Haji Berisi Rokok Disita Petugas di Bandara Jeddah

6 Koper Jemaah Haji Berisi Rokok Disita Petugas di Bandara Jeddah

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1504 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Ternyata Kata Mukibbin Sudah Ada Dalam Al-Qur’an – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi – Polemik Nasab Habib

14 menit ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026 – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD