• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Selasa, 21 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Hukum Islam

Memberi Nama Anak “Muhammad” Otomatis Masuk Surga?

Minggu. 14 Mei 2023 04:43
Reading Time: 4 mins read
429
A A
0
Memberi Nama Anak “Muhammad” Otomatis Masuk Surga?

#image_title

831
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

Baca Lainnya

Menggugurkan Dosa Lewat Salaman, Mitos atau Kebenaran?

Apakah Kepiting Halal atau Haram? Ini Penjelasan KH. Muhammad Faiz – Berita Islam

KH. Muhammad Faiz Jelaskan Cara Menyikapi Makanan yang Belum Jelas Kehalalannya – Berita Islam

Ngaji Tasawuf Bareng Menteri Agama: Menuju Allah dengan Rendah Hati – Berita Islam

Nama Muhammad bagi orang Indonesia adalah nama yang lumrah. Biasanya nama ini ditulis dengan berbagai tulisan. Ada yang menggunakan singkatan (M., Moh., Muh., Mhd., yang pertama paling banyak), ada juga yang ditulis lengkap namun dengan ejaan yang berbeda: Muhammad, Mohammad, Mukhammad, Muhamad, dan lain sebagainya.

Ragam nama “Muhammad” ini tidak sepenuhnya tanpa masalah. Seorang netizen pernah bercerita, bahwa ia harus mengurus proses administrasi yang sulit karena nama ‘Muhammad’-nya yang disingkat (M.). Masalah itu berawal saat ia kuliah di luar negeri. Di paspornya, nama “M.” itu dihapus karena penulisan nama dalam paspor tidak menghendaki awalan satu huruf dengan titik (.).

Naasnya, semua administrasi tempat kuliahnya di luar negeri menggunakan nama yang ada di paspor. Alhasil nama ijazahnya dari luar negeri berbeda dengan nama ijazahnya di Indonesia. Karena perbedaan ini, ia harus mengurus administrasi yang cukup rumit.

Itulah alasan nama penulis, yang semula menggunakan “M.” diperpanjang menjadi ‘Muhammad’ dalam semua catatan administrasi termutakhir.

Hadis Palsu: Memberi Nama Anak ‘Muhammad’ Masuk Surga

Banyaknya penggunaan nama ‘Muhammad’ di Indonesia bukan tanpa alasan. Pasalnya, ada sebuah hadis (yang masih perlu dikaji) tentang keutamaan nama Muhammad ini. Misalnya hadis yang diriwayatkan oleh Abu Umamah al-Bahili berikut:

من وُلِدَ لهُ مولودٌ فسمَّاهُ محمدًا تبرُّكًا بهِ كان هو والولدُ في الجنةِ

“Orang yang memiliki seorang anak lalu memberinya nama “Muhammad” untuk mengharap berkah, maka ia dan anak yang dilahirkan akan masuk surga.” (H.R Ibnu al-Jauzi)

Hadis di atas diriwayatkan oleh Ibnu al-Jauzi dalam kitab al-Maudhu’at, kitab yang memuat hadis-hadis palsu. Dari nama kitabnya saja terlihat jelas bahwa hadis ini palsu karena dikelompokkan dalam kategori hadis-hadis palsu.

Meskipun divonis palsu, Imam as-Suyuthi dalam ar-Riyadh al-Aniqah fi Syarh al-Asma Khairil Khaliqah menyebut tidak sepakat dengan pengelompokan yang dilakukan Ibnu al-Jauzi terkait hadis di atas. As-Suyuthi berpendapat bahwa hadis ini masih tergolong hasan karena semua rawinya sudah diketahui sebagai orang tsiqqah, bahkan hadis ini diriwayatkan oleh Imam Makhul yang periwayatannya diterima oleh Imam Muslim dan al-Bukhari.

Lalu, manakah yang benar?

Ternyata masalahnya bukan terletak pada Imam Makhul, melainkan pada rawi lain yang bernama Hamid bin Hammad al-Askari yang divonis oleh al-Dzahabi dalam al-Mizan, bahwa Hamid ini pernah meriwayatkan hadis palsu dari Ishaq bin Yassar an-Nasibi, dan ia masih tetap menggunakan riwayat itu. Hal ini diafirmasi oleh Ibnu Hajar al-Asqalani dalam al-Lisan. Dari penjelasan ini jelas terlihat bahwa hadis ini palsu karena diriwayatkan oleh seorang rawi yang berpotensi melakukan kebohongan, karena ia pernah berbohong dalam hadis lain.

Selain jalur Hamid, tidak ditemukan lagi jalur lain yang dapat menguatkan hadis ini, sehingga hadis ini tidak bisa diangkat derajatnya menjadi hasan. Selain itu, dalam kaedah ilmu hadis, jika ada sebuah hadis yang gampang sekali menyertakan pahala surga untuk amalan yang ringan, maka perlu diteliti lebih dalam lagi kesahihannya.

Ada juga hadis lain yang menjelaskan kebodohan orang yang memiliki tiga anak tapi tidak ada yang diberi nama “Muhammad” satupun. Hadis ini juga dinilai daif jiddan (sangat lemah) oleh ulama.

مَن وُلِدَ لَهُ ثلاثةُ أولادٍ ، فلم يُسمِّ أحدَهُم محمَّدًا فقد جَهِلَ

Orang yang memiliki tiga anak, tapi tidak ada yang diberi nama Muhammad satupun, maka ia adalah orang bodoh. (H.R Ibnu al-Jauzi)

Ada hadis lain terkait keutamaan memberi nama anak Muhammad yang lebih sahih

Meskipun dua hadis yang menjelaskan keutamaan memberi nama anak ‘Muhammad’ di atas palsu dan lemah, bukan berarti tidak ada dalil keutamaan memberi nama anak ‘Muhammad’. Ada hadis lain yang menjelaskan anjuran untuk memberi nama anak dengan nama para nabi, tentu ‘Muhammad’ termasuk di dalamnya.

Hal ini diriwayatkan dalam sebuah hadis riwayat Abu Dawud dari sahabat Abu Wahb Al-Jusyami.

عن أبي وهب الجشمي الصحابي رضي الله عنه قال : قال رسول الله (صلى الله عليه وسلم) : ” تسموا بأسماء الأنبياء ، وأحب الأسماء إلى الله تعالى : عبد الله وعبد الرحمن ، وأصدقها : حارث وهمام ، وأقبحها : حرب ومرة

“Dari Abi Wahb Al-Jusyami RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, ‘Berilah nama (kepada anak-anakmu) dengan nama-nama para nabi, dan nama-nama yang paling disukai oleh Allah SWT adalah Abdullah dan Abdurrahman. Sedangkan yang pertengahannya adalah Haris dan Hammam. Adapun nama yang paling jelek adalah Harb dan Murrah,’” (H.R Abu Daud).

Dalam hadis lain riwayat Imam Muslim disebutkan bahwa para penganut agama sebelum Islam juga melakukan hal ini.

عَنِ المُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ، قالَ: لَمّا قَدِمْتُ نَجْرانَ سَألُونِي، فَقالُوا: إنَّكُمْ تَقْرَءُونَ يا أُخْتَ هارُونَ، ومُوسى قَبْلَ عِيسى بِكَذا وكَذا، فَلَمّا قَدِمْتُ عَلى رَسُولِ اللهِ ﷺ سَألْتُهُ عَنْ ذَلِكَ، فَقالَ: «إنَّهُمْ كانُوا يُسَمُّونَ بِأنْبِيائِهِمْ والصّالِحِينَ قَبْلَهُمْ»

Dari Mughirah bin Syu’bah, ia berkata: Ketika rombongan Najran datang kepada ku, mereka bertanya: “Kalian membaca, ‘Wahai saudara perempuan Harun, dan Musa hidup sebelum Isa. Apa maksudnya dengan ini dan itu?’”. Ketika aku bertemu Rasul, aku menanyakan hal itu, kemudian Rasul SAW menjawab, “Mereka (orang-orang Najran) memberi nama dengan nama para nabi dan orang-orang saleh terdahulu.” (H.R Muslim)

Satu lagi hadis riwayat yang menjelaskan anjuran untuk memberi anak dengan nama Muhammad atau Ahmad. Hadis ini diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

نادى رَجُلٌ رَجُلًا بِالبَقِيعِ يا أبا القاسِمِ فالتَفَتَ إلَيْهِ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ فَقالَ يا رَسُولَ اللَّهِ إنِّي لَمْ أعْنِكَ إنَّما دَعَوْتُ فُلانًا فَقالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ تَسَمَّوْا بِاسْمِي ولاتكنوا بِكُنْيَتِي

Seorang laki-laki memanggil orang lain di Baqi dengan panggilan “Ya Abal Qasim”. Rasul pun menoleh karena panggilan itu. Laki-laki itu kemudian berkata kepada Rasul, “Wahai Rasul, aku tidak memanggilmu, aku memanggil si Fulan.” Rasul kemudian berkata, “Berilah nama dengan namaku, tapi jangan memberi kunyah (panggilan dengan kata Abu atau Ummu diikuti nama anak pertama) dengan kunyahku (Abul Qasim).

Terkait larangan menggunakan kunyah nabi ini, para ulama berbeda pendapat, ada yang menyebut sudah di-naskh (dihapus) atau masih berlaku larangannya hingga sekarang.

Pada dasarnya memberi nama dengan nama “Muhammad” memang dianjurkan, namun dengan dalil-dalil yang sahih. Bahkan bukan hanya Muhammad, melainkan nama-nama para Nabi atau orang-orang saleh yang lain. (AN)

Baca Juga: Hukum Memberi Nama Anak dengan Nama Jawa, Sunda dan Daerah Lain

Sumber Berita: islami.co
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tags: anakMasukMemberiMuhammadNamaOtomatisSurga

ADVERTISEMENT
Previous Post

Download Teks Khutbah Idul Fitri 1444 H/2023 M: Hikmah Idul Fitri dan Saatnya Berbagi

Next Post

3 Doa yang Dianjurkan Dibaca di Malam Nuzulul Qur’an

Berita Terkait

Menggugurkan Dosa Lewat Salaman, Mitos atau Kebenaran?
Berita Islam

Menggugurkan Dosa Lewat Salaman, Mitos atau Kebenaran?

by Panji Islam
Rabu. 12 November 2025 11:26
Apakah Kepiting Halal atau Haram? Ini Penjelasan KH. Muhammad Faiz – Berita Islam
Hukum Islam

Apakah Kepiting Halal atau Haram? Ini Penjelasan KH. Muhammad Faiz – Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 25 April 2025 23:05
Apakah Kepiting Halal atau Haram? Ini Penjelasan KH. Muhammad Faiz – Berita Islam
Hukum Islam

KH. Muhammad Faiz Jelaskan Cara Menyikapi Makanan yang Belum Jelas Kehalalannya – Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 25 April 2025 22:50
Hukum Islam

Ngaji Tasawuf Bareng Menteri Agama: Menuju Allah dengan Rendah Hati – Berita Islam

by Panji Islam
Senin. 17 Maret 2025 11:47
Khutbah Jumat: Menyambut Bulan Ramadhan
Hukum Islam

Puasa yang Dilakukan Nabi Muhammad SAW Sebelum Syariat Puasa Ramadan Diturunkan – Berita Islam

by Panji Islam
Sabtu. 8 Maret 2025 21:36
Hukum Islam

Ngaji Tasawuf Bareng Menteri Agama: Panduan Utama Perjalanan Spritual – Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 6 Maret 2025 23:21
Hukum Islam

Menafsirkan Keadilan Allah dalam Konteks Pasangan yang Belum Dikaruniai Buah – Berita Islam

by Panji Islam
Selasa. 11 Februari 2025 18:19
Next Post
3 Doa yang Dianjurkan Dibaca di Malam Nuzulul Qur’an

3 Doa yang Dianjurkan Dibaca di Malam Nuzulul Qur'an

Diikuti 19 Negara, Kader PMII Raih Medali Emas dalam Ajang World Young Inventors Exhibition

Diikuti 19 Negara, Kader PMII Raih Medali Emas dalam Ajang World Young Inventors Exhibition

Syekh Abdul Basith Abdussamad: Mendakwahkan Islam Lewat Lantunan Bacaan Al-Qur`an yang Merdu

Syekh Abdul Basith Abdussamad: Mendakwahkan Islam Lewat Lantunan Bacaan Al-Qur`an yang Merdu

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1504 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini – Polemik Nasab Habib

9 jam ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026 – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD