• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Selasa, 16 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Kajian

Kalau Ingin Sesuatu Shalawatin aja Dulu, Benarkah Ungkapan Tersebut?

Minggu. 14 Mei 2023 08:47
Reading Time: 4 mins read
457
A A
0
Kalau Ingin Sesuatu Shalawatin aja Dulu, Benarkah Ungkapan Tersebut?

#image_title

831
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

Baca Lainnya

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

Ini Ancaman Bagi Para Pelaku Adu Domba – Portal Berita Islam

5 Bentuk Durhaka ke Orang Tua, Termasuk Lebih Pentingkan Istri? – Portal Berita Islam

Zaman Fitnah Ini, Berpegang-lah kepada Tali Allah – Portal Berita Islam

Tentu anda pernah mengalami ketika sedang benar-benar menginginkan sesuatu, Anda belum mampu untuk memiliki atau membelinya. Nah, dalam kondisi tersebut salah seorang teman mengungkapkan kalimat ini, “Jika pengen sesuatu, sholawatin aja dulu”.

Kalimat atau ungkapan ini sudah menjadi tren di kalangan muda. Banyak yang meyakini bahwa shalawat menjadi salah satu sebab dan perantara dikabulkannya keinginan dan hajat manusia. Makanya tak heran ungkapan tersebut sangat populer bahkan menjadi budaya ketika belum kesampaian memiliki sesuatu.

Namun jangan salah, ungkapan popular tersebut bukanlah tanpa dasar. Mungkin sebagian akan berargumen, kalau ingin sesuatu seharusnya kan langsung berdoa kepada Allah saja? Kenapa harus bersholawat terlebih dahulu?

Pertanyaan skeptis di atas bisa jadi benar. Namun, ada hal yang luput dari perhatiannya. Pada hakikatnya, shalawat yang dibaca oleh seseorang adalah murni sebuah penghormatan kepada Nabi Muhammad Saw. Namun di sisi lain shalawat mempunyai banyak sekali faidah dan keutamaan (fadhilah) bagi yang membaca. Di antaranya tentu sebagaimana ungkapan tadi, yaitu hajat kita bisa terkabulkan. Mengapa bisa begitu?

Sebelum membahas dalil yang secara khusus mengenai hal tersebut, perlu kiranya penulis sampaikan disini esensi dari bacaan shalawat itu sendiri. Shalawat merupakan salah satu perintah Allah kepada makhluknya. Anjuran membaca shalawat pertama sekali dapat ditemukan pada Surat Al-Ahzab ayat 56:

 إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Artinya, “Sungguh Allah dan malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk nabi. Ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (Surat Al-Ahzab ayat 56).

Dalam ayat tersebut, sebelum Allah memerintahkan manusia untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad Saw. Allah dan para malaikat sudah terlebih dahulu memberikan shalawat kepada Nabi Muhammad.

Sehingga, jika bacaan shalawat kita mempunyai makna rahmat maka orang yang membaca shalawat pada hakekatnya sedang memohon Rahmat Allah untuk dirinya sendiri. Semakin banyak ia bershalawat maka akan semakin banyak dan berlimpah pula rahmat Allah yang dianugerahkan kepadanya.

Nah, hal ini juga selaras dengan hadis Rasulullah Saw.

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

“Barangsiapa yang membaca shalawat kepadaku sekali, maka Allah akan membalasnya sepuluh kali” (HR. Muslim)

Sekalipun amalan ini terbilang ringan dan remeh, akan tetapi Allah tidak main-main dalam memberikan balasan. Bagaimanapun satu shalawat dari Allah yang diberikan kepada manusia itu jauh lebih besar dari amal kebaikan dan ibadah manusia. Jika, dihubungkan dengan konteks hajat dan keinginan manusia di atas pun demikian, maka sebanyak apapun hajat dan keinginan manusia dan misalkan akan dikabulkan tidak akan sebanding dengan shalawat atau pemberian Allah kepadanya.

Sebagai ilustrasi sederhana, Pernahkah anda merasa sangat bahagia ketika mendapat hadiah dari kekasih anda? Atau dari seorang pejabat penting yang mempunyai kedudukan dan sangat dihormati oleh masyarakat karena kebaikannya? Tidakkah Anda merasa tersanjung dan bangga mendapatkannya? Pada saat itu pasti segala keinginan anda tidak akan ada nilainya dibanding dengan satu pemberian tersebut.

Penggambaran ini juga pernah di oleh Ibnu Athoillah as-Sakandari. Beliau berkata:

“Seandainya di sepanjang hidupmu engkau beramal baik, lalu Allah memberi satu shalawat saja. Tentu satu shalawat itu lebih berat daripada semua amalmu Sebab engkau bershalawat tersebut sesuai kapasitasmu sebagai hamba, sedangkan Allah bershalawat sesuai dengan rububiyah-Nya (sifat ketuhanan)-Nya. Dan itu pun baru satu shalawat Bagaimana jika Allah bershalawat untukmu sepuluh kali”

Sehingga pada intinya fadhilah dan keutamaan membaca shalawat sebenarnya jauh lebih besar dari sekedar terkabulnya hajat dan keinginan. terkabulnya hajat hanya satu bagian kecil dari fadhilah shalawat.

Banyak Membaca Shalawat, Banyak Dikabulkan Hajatnya

Adapun secara spesifik dalil yang menunjukkan bahwa dengan  memperbanyak shalawat hajat dan keinginan manusia bisa dikabulkan adalah disebut dalam hadis riwayat Imam at-Tirmidzi. Suatu ketika Rasulullah sedang bermunajat di malam hari. Saat itu sahabat Ubay bin Ka’ab juga kebetulan bersama Rasulullah.

Rasulullah Saw kemudian bersabda:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا اللَّهَ اذْكُرُوا اللَّهَ جَاءَتْ الرَّاجِفَةُ تَتْبَعُهَا الرَّادِفَةُ جَاءَ الْمَوْتُ بِمَا فِيهِ

“Wahai manusia, berdzikirlah pada Allah, telah datang tiupan pertama yang diikuti dengan tiupan yang menggoncang alam, datanglah kematian dengan apa yang ada dalam kematian”.

Mendengar hal tersebut, Ubay bin Ka’ab yang waktu itu berada di dekat Rasulullah pun memberanikan diri bertanya.

يا رسول الله إني أكثر الصلاة فكم أجعل لك من صلاتي؟

“Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya memperbanyak shalawat untukmu, maka berapa kali saya harus bershalawat untukmu?”.

Rasulullah kemudian menjawab, “Sesukamu.”

“Kalau seperempat?” tanya Ubay.

Rasulullah menjawab, “Sesukamu, tapi jika kamu menambahnya itu lebih baik.”

Masih belum puas dengan jawaban tersebut Ubay pun menimpali, “Kalau sepertiganya?”

Jawaban beliau sama, “Sesukamu, jika kamu menambahnya itu lebih baik.”

Pertanyaan itu pun ia ulangi kembali, “Kalau setengah?”

“Sesukamu, tapi jika kamu menambahnya itu lebih baik.”

“Kalau dua pertiga?”

“Sesukamu, jika kamu menambahnya itu lebih baik.”

Terakhir Ubay bin Ka’ab pun menjadikan semua shalawatnya untuk beliau, “Wahai Rasulullah, maka saya jadikan semua shalawatku untukmu.” Sabda Nabi SAW, ”Kalau begitu, hajat dan keinginanmu akan dikabulkan serta akan diampuni dosamu.”

Dari hadis di atas, setidaknya terdapat dua poin yang bisa digarisbawahi dari keutamaan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Pertama, bahwa tidak ada batasan khusus dalam membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Berapapun bacaan shalawat yang dibaca pasti akan sampai kepada Rasulullah.

Kedua, melihat dialog Ubay bin Ka’ab dengan Rasulullah, semakin banyak kita membaca shalawat akan berbanding lurus dengan potensi dikabulkannya hajat dan keinginan kita.

Hal ini bisa dilihat dari sabda Rasulullah kepada Sahabat Ubay bin Ka’ab di akhir. Beliau secara tegas mengatakan bahwa keinginan Ka’ab akan dikabulkan dan dosanya akan diampuni, sekalipun Ubay tidak pernah menyinggung perihal tersebut sebelumnya.

Itu artinya, memang shalawat bisa menjadi salah satu wasilah akan dikabulkannya sebuah hajat ataupun keinginan. Hal ini tidak lain merupakan salah satu keistimewaan dari Rasulullah SAW. (AN)

Sumber Berita: islami.co
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tags: ajaBenarkahDuluInginKalauSesuatuShalawatinTersebutUngkapan

ADVERTISEMENT
Previous Post

Hanan Attaki “Sah” Gabung Nahdlatul Ulama, Begini Ceramahnya Pasca Dibaiat

Next Post

Mukjizat Nama Surah Al-‘Adiyat: Sebuah Isyarat untuk Tidak Cinta Dunia

Berita Terkait

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H  – Portal Islam
Berita Islam

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:35
Ini Ancaman Bagi Para Pelaku Adu Domba  – Portal Berita Islam
Kajian

Ini Ancaman Bagi Para Pelaku Adu Domba – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Sabtu. 8 Februari 2025 05:22
5 Bentuk Durhaka ke Orang Tua, Termasuk Lebih Pentingkan Istri?  – Portal Berita Islam
Kajian

5 Bentuk Durhaka ke Orang Tua, Termasuk Lebih Pentingkan Istri? – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Sabtu. 8 Februari 2025 05:17
Zaman Fitnah Ini, Berpegang-lah kepada Tali Allah  – Portal Berita Islam
Kajian

Zaman Fitnah Ini, Berpegang-lah kepada Tali Allah – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Rabu. 5 Februari 2025 08:42
Renungan Soal Ucapan “Selamat Natal”  – Portal Berita Islam
Kajian

Renungan Soal Ucapan “Selamat Natal” – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Rabu. 5 Februari 2025 07:41
Tahun Baru, Pesta Warisan Orang-orang Romawi  – Portal Berita Islam
Kajian

Tahun Baru, Pesta Warisan Orang-orang Romawi – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Rabu. 5 Februari 2025 06:40
Balasan Koruptor di Hari Kiamat Kelak  – Portal Berita Islam
Kajian

Balasan Koruptor di Hari Kiamat Kelak – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Rabu. 5 Februari 2025 05:39
Next Post
Mukjizat Nama Surah Al-‘Adiyat: Sebuah Isyarat untuk Tidak Cinta Dunia

Mukjizat Nama Surah Al-‘Adiyat: Sebuah Isyarat untuk Tidak Cinta Dunia

Simak Baik-baik, Doa Ini Wajib Dibaca Sebelum Bercinta

Simak Baik-baik, Doa Ini Wajib Dibaca Sebelum Bercinta

Mengukur Kemuliaan Manusia dari Garis Nasab

Mengukur Kemuliaan Manusia dari Garis Nasab

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1252 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib

42 menit ago
KH Syam’un: Jenderal Ulama dan Tokoh NU – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

KH Syam’un: Jenderal Ulama dan Tokoh NU – Polemik Nasab Habib

2 jam ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Ky – Polemik Nasab Habib

3 jam ago
كتاب أبناء الإمام في مصر والشام الحسن والحسين كتاب مزور منحول – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Kitab “Abna’ al-Imam fi Misr wa asy-Syam al-Hasan wal-Husain” adalah Kitab Palsu dan Manhul – Polemik Nasab Habib

4 jam ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD