• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Nasab Habib

Jurus Dewa Mabuk Ala Habaib – Polemik Nasab Habib

Jumat. 12 Juli 2024 01:50
Reading Time: 3 mins read
456
A A
0
Jurus Dewa Mabuk Ala Habaib – Polemik Nasab Habib

#image_title

828
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

Baca Lainnya

Metode Eliminasi dan Epistemologi Nasab: Pengantar dan Apresiasi atas Gagasan Dr. Sugeng Sugiharto – Polemik Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

PANJI ISLAM – Jurus Dewa Mabuk Ala Habaib

Sudah dua tahun berlalu polemik nasab menghiasi jagad dunia maya, sudah banyak kata dan ucap silih berganti antara mendukung dan menentang, antara kubu ibthal nasab dan kubu Ba’Alawi. Bukanlah polemik itu bicara diskursus atas suatu kajian nasab, tetapi sudah pada ujaran kebencian, sudah saling hujat, saling serang, dan saling membunuh karakternya dengan macam-macam framing.

Padahal jauh lebih indah jika dibahas melalui seminar, diskusi publik, bahtsul masail yang isinya saling bantah hujjah, saling adu dalil, dan saling menguatkan argumentasi. Bahkan jauh lebih beradab jika dengan korespondensi literasi, dengan mulut sambil ngopi, dan hisap rokok.

Kenapa kini semakin liar dan barbar, seperti dua musuh yang saling berhadapan, seperti di medan kurusetra perang ” bharatayuda ” nasab. Antara anutan kepada siapa sudah bias, figur tidak lagi didengar, klaim kebenaran berseliweran di jagat medsos, kawan jadi lawan, dan lawan jadi kawan. Hidup sudah semakin keras, akibat moral ditanggalkan di kastok baju yang tergantung.

Framing bahwa kiai Imad adalah anak China, anak zina, Yahudi pesek, al-kaburi, Dajjal bersorban, atau iblis bersorban, begal nasab, dan lain sebagainya begitu disebarluaskan, seolah dengan cara framing itu urusan nasab terhenti.

Bahwa tuduhan sebagai anak China itu terlalu jauh, matanya juga tidak sifit, asli orang Banten, kelahiran Kresek Tangerang, keturunan Syekh Cili Wulung, leluhurnya Raden Arya Wangsakara, dan termasuk keturunan Prabu Geusan Ulun Sumedang. Yang disebut di atas adalah bantahan biologis, bantahan anatomis, dan juga bantahan geografis.

Tuduhan lainya bahwa ia adalah anak hasil zina merupakan tuduhan sangat keji dan sadis, melebihi sadisnya harimau mencabik-cabik mangsanya. Faktanya kedua orang tuanya adalah orang tua yang rukun rumah tangganya, dan dalam situasi mawaddah wa rahmah, putera dari ibu yang solehah dan bapaknya yang soleh.

Lalu, Kiai Imad dan teman-temannya disebut Yahudi Pesek oleh HRS dalam satu ceramahnya yang agitatif provokatif, padahal kalau diukur antara hidung Kiai Imad dengan HRS, dipastikan masih mancungan hidung Kiai Imad, jadinya pesek teriak pesek. Lalu disebut Yahudi itu darimana judulnya ? Ia muslim, ia ulama, ia orang Soleh, ia pula kiai yang terdidik dari banyak pesantren, mana letak Yahudinya? tidak ada sama sekali tuduhan Yahudi melekat kepadanya.

Digelari al-kaburi ketika tidak bisa hadir di debat Banten lama di rumah kediaman KH. TB. Fathul Adhim, padahal yang membatalkan hadir terlebih dahulu pihak Rabithah Alawiyah, lalu kalau hadir berdebat dengan siapa, mewakili siapa? Yang jadi objek epistemologisnya adalah dengan ketua atau yang mewakili RA, bukan saling bermujadalah dengan sesama pribumi, terus pertanyaannya siapa yang kabur selama 2 tahun ke Arab Saudi beberapa tahun lalu ? bukankah itu yang lebih pantas menyandang sebutan al-Kaburi al-Takuti.

Yang paling lucu dan membuat kita ketawa tujuh warna adalah tuduhan atas Kiai Imad sebagai Dajjal bersorban, apakah ada Dajjal yang telah menulis kitab kitab berbahasa Arab, apakah ada Dajjal yang 24 jam mengasuh dan mendidik santri, lalu adakah Dajjal yang punya istri lebih dari satu, rasanya yang disebut Dajjal itu tidak punya istri, dan Dajjal juga tidak bisa baca kitab kuning, kalau pun disuruh baca mungkin baca kitabnya dari kiri ke kanan, bukan dari kanan ke kiri. Aneh tapi nyata baca kitab kuning dari kiri, pasti anak SD juga tertawa panjang lihatnya.

Sebutan berikutnya iblis bersorban, bahwa Kiai Imad adalah iblis bersorban. Kalau disebut iblis mana tanduknya, mana mata merahnya, mana godaannya. Sorbannya pun tidak berasal dari pemberian iblis atau anaknya iblis ( setan ), belinya juga dari negeri Arab dan negri sendiri.

Kemudian peneliti nasab disebut begal nasab, ini dua frase yang tidak nyambung, peneliti itu melakukan penelitian atas sesuatu dengan pendekatan ilmiah, biasanya ada kesimpulan sementara namanya hipotesa, yang lebih masyhur kita sebut tesis. Sedangkan yang disebut begal itu adalah ahli memalsukan makam, membelokkan nasab, memalsukan sanad. Itu harusnya disebut begal nasab, pertanyaannya siapakah yang berbuat seperti itu ? kiai Imad ataukah muhibbin, atau para kabib.

Ibarat pepatah ” menepuk air di dulang terpercik muka sendiri “. Kenapa dituduh demikian, karena secara epistemologis nasab leluhurnya terkonfirmasi terputus ( Ubaidillah) , maka jurus dewa mabok adalah langkah terakhir kaum Ba’Alawi untuk menutupi defisit intelektualnya, dengan cara mengumpulkan dan menggerakkan pribumi untuk melawan pribumi, sambil teriak takbir.

Oleh : Hamdan Suhaemi

Serang 11 Juli 2024

Sumber Berita: rminubanten.or.id

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tags: alaDewahabaibHabibJurusMabukNasabNasab HabibPolemik

ADVERTISEMENT
Previous Post

Begini Jawaban Muhammadiyah Tanggapi Kritik Konsep Kalender Hijriah Global Tunggal

Next Post

Masih Salat Tergesa-gesa? Hati-hati Tidak Sah!

Berita Terkait

Jahil Murakkab dan Runtuhnya Fabrikasi Nasab: Validasi Ilmiah KH. Imaduddin melalui Verifikasi Mustanad dan Genetik – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Metode Eliminasi dan Epistemologi Nasab: Pengantar dan Apresiasi atas Gagasan Dr. Sugeng Sugiharto – Polemik Nasab Habib

by
Kamis. 18 Juni 2026 21:55
Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

by
Selasa. 16 Juni 2026 02:38
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

by
Selasa. 16 Juni 2026 01:37
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

by
Selasa. 16 Juni 2026 00:35
KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib

by
Senin. 15 Juni 2026 23:34
KH Syam’un: Jenderal Ulama dan Tokoh NU – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

KH Syam’un: Jenderal Ulama dan Tokoh NU – Polemik Nasab Habib

by
Senin. 15 Juni 2026 22:33
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Ky – Polemik Nasab Habib

by
Senin. 15 Juni 2026 21:32
Next Post
Masih Salat Tergesa-gesa? Hati-hati Tidak Sah!

Masih Salat Tergesa-gesa? Hati-hati Tidak Sah!

Tamasya ke Negeri Akhirat : Siksa Pedih bagi yang Suka Meninggalkan Salat

Tamasya ke Negeri Akhirat : Siksa Pedih bagi yang Suka Meninggalkan Salat

Tamasya ke Negeri Akhirat : Hanya Hamba yang Saleh yang akan Bepergian dan Melihat Allah SWT

Tamasya ke Negeri Akhirat : Hanya Hamba yang Saleh yang akan Bepergian dan Melihat Allah SWT

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1602 shares
    Share 641 Tweet 401
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Jahil Murakkab dan Runtuhnya Fabrikasi Nasab: Validasi Ilmiah KH. Imaduddin melalui Verifikasi Mustanad dan Genetik – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Metode Eliminasi dan Epistemologi Nasab: Pengantar dan Apresiasi atas Gagasan Dr. Sugeng Sugiharto – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD