• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Minggu, 26 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Hukum Islam

Jangan Lupa Qadha Puasa Ramadhan, Ini Hukum Bila Qadha Puasa Tidak Dilakukan

Minggu. 14 Mei 2023 09:51
Reading Time: 3 mins read
442
A A
0
Jangan Lupa Qadha Puasa Ramadhan, Ini Hukum Bila Qadha Puasa Tidak Dilakukan

#image_title

829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

Baca Lainnya

Menggugurkan Dosa Lewat Salaman, Mitos atau Kebenaran?

Apakah Kepiting Halal atau Haram? Ini Penjelasan KH. Muhammad Faiz – Berita Islam

KH. Muhammad Faiz Jelaskan Cara Menyikapi Makanan yang Belum Jelas Kehalalannya – Berita Islam

Ngaji Tasawuf Bareng Menteri Agama: Menuju Allah dengan Rendah Hati – Berita Islam

Puasa Ramadhan sebentar lagi. Sebelum masuk Ramadhan, ada baiknya kita mengerjakan hutang puasa atau qadha puasa Ramadhan sebelumnya. Qadha puasa Ramadhan termasuk hal yang wajib hukumnya. Qadha puasa tersebut dibebankan pada orang yang tidak berpuasa Ramadhan. Penyebab seseorang tidak berpuasa bermacam-macam, misalnya ada uzur, seperti, tua renta, sakit, musafir, hamil, berhadas besar dan juga karena menyusui. Sisi lain, ada juga yang tidak berpuasa karena sengaja untuk tidak berpuasa [tanpa uzur].

اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗوَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ ۗوَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Artinya:

“(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka, siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, itu lebih baik baginya dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”

Sementara itu, Syekh Abu Abdillah Muhammad bin Qasim dalam kitab Fathul Qarib, menjelaskan bahwa orang-orang yang wajib mengQadha puasa antara lain;  yaitu: (1) musafir yang membatalkan puasa disebabkan bepergian; (2) orang sakit yang dikhawatirkan akan bertambah parah jika puasa; (3) ) ibu hamil  (4) wanita haid dan nifas; (5) muntah yang disengaja (6) makan dan minum yang disengaja.

Hukum Tidak Qadha Puasa hingga Ramadhan Berikutnya

Lantas muncul persoalan, ada seseorang yang mempunyai utang puasa karena tidak berpuasa Ramadhan. Akan tetapi, ia tidak mengganti [qadha] puasa Ramadhan tersebut hingga datang bulan Ramadhan berikutnya. Secara singkat, bagaimana hukum tidak mengqadha puasa hingga Ramadhan berikutnya?

Adapun dalam persoalan tidak mengqadha puasa Ramadhan hingga datang Ramadhan berikut, maka hukumnya diperinci sebagai berikut;

Tidak Qadha Puasa Sebab Uzur

Adapun orang yang telat atau tidak sempat qadha puasa selama setahun penuh karena uzur, maka hanya diwajibkan qadha puasanya saja. Adapun uzur kebolehan menunda qadha puasa, misalnya adalah sakit, musafir, lupa (pikun), hamil, dan menyusui. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Sayyid Said bin Muhammad Ba’ali Al-Hadhrami;

أَمَّا تَأْخِيْرُهُ بِعُذْرٍ كَسَفَرٍ وإِرْضَاعٍ وَنِسْيَانٍ وَجَهْلِ حُرْمَةِ التَّأْخِيْرِ وَلَوْ مُخَالِطًا لَنَا فَلَا فِدْيَةَ فِيْهِ

Adapun menunda qadha puasa sebab uzur seperti bepergian, menyusui, lupa, dan tidak tahu keharaman menunda meskipun ia berbaur dengan kami (para ulama), maka tidak ada fidyah yang wajib di sana.

Tidak Qadha Puasa  Sebab Tanpa Uzur

Adapun orang yang tidak berpuasa karena tidak ada uzur, semata-mata lalai hingga bertemu Ramadhan berikutnya, maka Imam Malik, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad bin Hanbal, ia  wajib qadha puasa tersebut serta membayar fidyah (denda) sebanyak satu mud untuk sehari puasa. Artinya, jika ia tidak puasa 5 hari, maka wajib membayar 5 mud. Jika 10 hari tidak berpuasa, maka wajib membayar 10 mud.

Adapun ukuran 1 mud sebagai berikut;

Menurut Imam Malik, Imam As-Syafi’I, fidyah yang harus dibayarkan sebesar 1 mud gandum (kira-kira 6 ons = 675 gram = 0,75 kg atau seukuran telapak tangan yang ditengadahkan saat berdoa). Sedangkan menurut Ulama Hanafiyah, fidyah yang harus dikeluarkan sebesar 2 mud atau setara 1/2 sha’ gandum. (Jika 1 sha’ setara 4 mud = sekitar 3 kg, maka 1/2 sha’ berarti sekitar 1,5 kg). Aturan kedua ini biasanya digunakan untuk orang yang membayar fidyah berupa beras.

Menurut kalangan Hanafiyah, fidyah boleh dibayarkan dalam bentuk uang sesuai dengan takaran yang berlaku seperti 1,5 kilogram makanan pokok per hari dikonversi menjadi rupiah. Cara membayar fidyah puasa dengan uang versi Hanafiyah adalah memberikan nominal uang yang sebanding dengan harga kurma atau anggur seberat 3,25 kilogram untuk per hari puasa yang ditinggalkan, selebihnya mengikuti kelipatan puasanya.

Berdasarkan SK Ketua BAZNAS No. 07 Tahun 2023 tentang Zakat Fitrah dan Fidyah untuk wilayah Ibukota DKI Jakarta Raya dan Sekitarnya, ditetapkan bahwa nilai fidyah dalam bentuk uang sebesar Rp60.000,-/hari/jiwa. [baznas.go.id]

Hal ini juga sebagaimana dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam kitab Syarh al-Muhadzab;

وَمَنْ أَخَّرَ قَضَاءَ رَمَضَانَ مَعَ إِمْكَانِهِ حّتَّى دَخَلَ رَمَضَانُ آخَرُ لَزِمَهُ مَعَ القَضَاءِ لِكُلِّ يَوْمٍ مُدٌّ

Barangsiapa menunda qadha puasa Ramadhan, sementara ia tidak ada uzur sampai masuknya bulan Ramadhan berikutnya, maka wajib baginya setiap hari satu mud beserta Qadha.

Lebih lanjut, yang juga penting kewajiban fidyah ini menjadi berlipat ganda seiring bertambahnya tahun penundaan [tidak berpuasanya]. Misalnya, Ahmad sudah 3 kali Ramadhan tidak berpuasa, maka besar fidyah yang harus dibayarnya menjadi  3 mud. Apabila 4 tahun, maka 4 mud, dan begitu seterusnya.

Imam Nawawi berkata:

وَالأَصَحُّ تَكَرُّرُهُ بِتَكَرُّرِ السِّنِيْنَ

Pendapat yang kuat (menyatakan bahwa) berulang-ulangnya mud sesuai dengan berulang-ulangnya tahun.

Demikian penjelasan tidak qadha puasa bagi sampai datang Ramadhan berikutnya. Semoga bermanfaat.

Sumber Berita: islami.co
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tags: BilaDilakukanhukumIniJanganLupapuasaQadharamadhanTidak

ADVERTISEMENT
Previous Post

Seni Beres-beres Rumah menjelang Lebaran Ala Marie Kondo

Next Post

Bagaimana Rasulullah Beribadah?

Berita Terkait

Menggugurkan Dosa Lewat Salaman, Mitos atau Kebenaran?
Berita Islam

Menggugurkan Dosa Lewat Salaman, Mitos atau Kebenaran?

by Panji Islam
Rabu. 12 November 2025 11:26
Apakah Kepiting Halal atau Haram? Ini Penjelasan KH. Muhammad Faiz – Berita Islam
Hukum Islam

Apakah Kepiting Halal atau Haram? Ini Penjelasan KH. Muhammad Faiz – Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 25 April 2025 23:05
Apakah Kepiting Halal atau Haram? Ini Penjelasan KH. Muhammad Faiz – Berita Islam
Hukum Islam

KH. Muhammad Faiz Jelaskan Cara Menyikapi Makanan yang Belum Jelas Kehalalannya – Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 25 April 2025 22:50
Hukum Islam

Ngaji Tasawuf Bareng Menteri Agama: Menuju Allah dengan Rendah Hati – Berita Islam

by Panji Islam
Senin. 17 Maret 2025 11:47
Khutbah Jumat: Menyambut Bulan Ramadhan
Hukum Islam

Puasa yang Dilakukan Nabi Muhammad SAW Sebelum Syariat Puasa Ramadan Diturunkan – Berita Islam

by Panji Islam
Sabtu. 8 Maret 2025 21:36
Hukum Islam

Ngaji Tasawuf Bareng Menteri Agama: Panduan Utama Perjalanan Spritual – Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 6 Maret 2025 23:21
Hukum Islam

Menafsirkan Keadilan Allah dalam Konteks Pasangan yang Belum Dikaruniai Buah – Berita Islam

by Panji Islam
Selasa. 11 Februari 2025 18:19
Next Post
Bagaimana Rasulullah Beribadah?

Bagaimana Rasulullah Beribadah?

Bolehkah Tolak Ajakan Seks Suami Seperti Kasus KDRT Venna Melinda?

Bolehkah Tolak Ajakan Seks Suami Seperti Kasus KDRT Venna Melinda?

Komitmen Kebersamaan Ribuan Calon Jamaah Haji Banyumas ‘Mangkat Bareng Balik Bareng’

Komitmen Kebersamaan Ribuan Calon Jamaah Haji Banyumas 'Mangkat Bareng Balik Bareng'

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2482 shares
    Share 993 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1505 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Mendukung Negara Kafir Membunuh Umat Islam: Layakkah Wahabi disebut Islam? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Riziq Syihab Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW Secara Absolut – Polemik Nasab Habib

13 jam ago
Ternyata Kata Mukibbin Sudah Ada Dalam Al-Qur’an – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Daftar Nama Kiai, Tokoh dan Lembaga Yang Telah Gagal Menjawab Tesis Batalnya Nasab Ba’Alwi – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Silsilatul Dzahab Bantarsari Vs Silsilatul Halu Baalwi: Praktikkan Adab Yang Anda Ajarkan Selama Ini – Polemik Nasab Habib

5 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026 – Polemik Nasab Habib

1 minggu ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD