• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Jumat, 19 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Islam

Hilmar Farid Sebut Lesbumi Jadi Ujung Tombak NU sebagai Gerakan Kebudayaan

Jumat. 23 Juni 2023 20:37
Reading Time: 3 mins read
447
A A
0
Hilmar Farid Sebut Lesbumi Jadi Ujung Tombak NU sebagai Gerakan Kebudayaan

#image_title

829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

Baca Lainnya

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj – Portal Berita Islam

Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya? – Portal Berita Islam

PANJI ISLAM – Hilmar Farid Sebut Lesbumi Jadi Ujung Tombak NU sebagai Gerakan Kebudayaan

Jakarta, NU Online

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Hilmar Farid menyebut bahwa Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) merupakan ujung tombak Nahdlatul Ulama (NU) sebagai gerakan kebudayaan. 

Hal itu diungkapkan pada Dialog Kebudayaan bertajuk Mencari Pancer Kebudayaan di Tengah Percaturan Ideologi dalam rangka Perayaan Hari Lahir Ke-63 Lesbumi NU di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI), Jakarta Selatan, pada Kamis (22/6/2023) malam. 

“Saya melihat NU sejatinya adalah gerakan kebudayaan. Jadi Lesbumi ini bisa dikatakan ujung tombaknya gerakan itu,” ucap Hilmar. 

Pada kesempatan itu, Hilmar menanggapi Pidato Kebudayaan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) yang menyebut bahwa kebudayaan harus memiliki nalar kontinuitas atau keberlanjutan. 

“Pesannya sederhana, kalau ada kontinuitas, berarti ada awal, tengah, dan depan. Nah kita sekarang disuruh mendiskusikan nalar kontinuitas. Ini merupakan diskusi yang sangat menarik, karena bicara tentang kebangsaan,” ucap Hilmar. 

Secara etimologis atau akar rata, istilah ‘bangsa’ sebenarnya meminjam dari bahasa Sansekerta yang apabila diterjemahkan menjadi keluarga atau garis keturunan. Namun bangsa Indonesia yang saat ini dihidupi bukan merupakan garis keturunan. Sebab bangsa Indonesia datang dari begitu banyak sumber dan unsur. 

“50 ribu tahun lalu yang pertama menghuni itu sebetulnya bagian Timur Indonesia. Tiga ribu tahun lalu datang secara bergelombang dari Taiwan. Setelah itu datang peradaban demi peradaban: India, Arab, Eropa, Tionghoa, Jepang, membentuk (kebudayaan) yang ada sekarang ini,” ucap Hilmar. 

Dengan demikian, kata Hilmar, nalar kontinuitas Indonesia adalah bineka. Inilah jati diri paling jelas yang berkelanjutan. Menurutnya, orang Indonesia saat ini kesulitan untuk mencari akar karena sangat beragam. 

Ia menegaskan, Indonesia adalah sebuah anugerah yang dibentuk oleh satu sejarah yang sangat kompleks dan membingungkan. Sejarahnya sangat penuh dinamika yang di dalamnya justru terdapat keindahan. 

Kenyataan Geografis 

Menurut Hilmar, Indonesia semula adalah suatu kenyataan geografis. Ia menjelaskan bahwa nama ‘Indonesia’ diambil dari para ahli geografi ketika ingin memberi nama kawasan yang saat ini dihuni menjadi sebuah negara kesatuan.

Lalu pada awal abad ke-20, para pendiri bangsa dari berbagai macam unsur merumuskan Indonesia sebagai sebuah kenyataan politik. Rumusan tersebut, kata Hilmar, akan menjadi percuma jika tanpa konsolidasi ekonomi dan politik sebagaimana yang juga ditekankan oleh Gus Yahya. 

“Indonesia di awal abad 20 menjadi kenyataan politik. 17 Agustus 1945 menjadi sebuah kenyataan hukum. Karena sekarang ditetapkan melalui UUD sehingga dia menjadi kenyataan hukum,” terang Hilmar. 

Kenyataan Budaya 

Tugas berikutnya, kata Hilmar kepada Lesbumi NU, adalah menjadikan Indonesia sebagai sebuah kenyataan budaya. Inilah pekerjaan rumah yang hingga kini belum rampung. Akan tetapi, konsolidasi ekonomi dan politik, serta berbagai konsep mengenai kebudayaan bisa diperdebatkan dan tak pernah ada habisnya. 

“Pada akhirnya adalah kemampuan untuk mengonsolidasi kekuatan sehingga tugas untuk menjadikan Indonesia sebagai kenyataan kultural ini bisa terjadi. Tanpa itu, tentu kita akan terus maju-mundur dalam kenyataan hukum dan politik, memperdebatkan terus dan sangat susah untuk maju,” katanya. 

Padahal, kata Hilmar, masyarakat di Nusantara sejak ribuan tahun lalu sudah sangat luar biasa. Ia mencontohkan, pada tiga ribu tahun lalu, bangsa Eropa masih sibuk berburu dengan kapak tetapi masyarakat Nusantara sudah sampai ke Pantai Timur Afrika. Selain itu, masyarakat Nusantara dikenal memiliki kemampuan bertahan hidup, bekerja sama, bergotong royong, dan terus menjelajahi bumi. 

“Kalau bicara nalar kontinuitas, apa terusannya? Sekarang kita seperti terhenti geraknya karena sibuk dengan hal-hal yang sebetulnya sudah diselesaikan. Sulit sekali untuk keluar menggunakan sumber daya itu untuk menjawab persoalan-persoalan ke depan,” kata Hilmar. 

Ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan negeri dengan keanekaragaman budaya dan hayati luar biasa. Inilah anugerah yang harus disyukuri sebagai sebuah entitas bangsa. Namun sampai saat ini, orang-orang Indonesia masih saja berdebat tentang hal-hal yang semestinya sudah selesai pada puluhan tahun lalu.

Pewarta: Aru Lego Triono

Editor: Fathoni Ahmad

Sumber Berita: www.nu.or.id

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tags: FaridGerakanharlah ke-63 lesbumiHilmarJadiKebudayaanLesbumilesbumi pbnusebagaiSebutseniman dan budayawan nuTombakUjung

ADVERTISEMENT
Previous Post

Idgham Mimi : Pengertian, Cara Baca dan Contohnya

Next Post

Jadwal Sholat untuk Jakarta dan Sekitarnya Sabtu 24 Juni 2023/5 Dzulhijjah 1444 H

Berita Terkait

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H  – Portal Islam
Berita Islam

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:40
Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H  – Portal Islam
Berita Islam

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:35
Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 30 Januari 2026 05:01
Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya?  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya? – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 12 Desember 2025 14:04
Tak Disangka, Minuman ‘Surga’ dalam Al-Qur’an Bisa Ditemukan di RI  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Tak Disangka, Minuman ‘Surga’ dalam Al-Qur’an Bisa Ditemukan di RI – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 11 Desember 2025 14:48
30 Ungkapan Belasungkawa dan Doa Islami untuk Korban Banjir  – Portal Berita Islam
Berita Islam

30 Ungkapan Belasungkawa dan Doa Islami untuk Korban Banjir – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 11 Desember 2025 14:35
Prabowo Resmi Umumkan Biaya Haji 2026, Ini Angkanya!  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Prabowo Resmi Umumkan Biaya Haji 2026, Ini Angkanya! – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Selasa. 9 Desember 2025 10:21
Next Post
Jadwal Sholat untuk Jakarta dan Sekitarnya Sabtu 24 Juni 2023/5 Dzulhijjah 1444 H

Jadwal Sholat untuk Jakarta dan Sekitarnya Sabtu 24 Juni 2023/5 Dzulhijjah 1444 H

Soal Kebudayaan, NU Ambil Jalan Tengah dengan Tindakan Kemanusiaan

Soal Kebudayaan, NU Ambil Jalan Tengah dengan Tindakan Kemanusiaan

Jadwal Sholat untuk Yogyakarta dan Sekitarnya Sabtu 24 Juni 2023/5 Dzulhijjah 1444 H

Jadwal Sholat untuk Yogyakarta dan Sekitarnya Sabtu 24 Juni 2023/5 Dzulhijjah 1444 H

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1602 shares
    Share 641 Tweet 401
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Jahil Murakkab dan Runtuhnya Fabrikasi Nasab: Validasi Ilmiah KH. Imaduddin melalui Verifikasi Mustanad dan Genetik – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Metode Eliminasi dan Epistemologi Nasab: Pengantar dan Apresiasi atas Gagasan Dr. Sugeng Sugiharto – Polemik Nasab Habib

15 jam ago
Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD