• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Jumat, 19 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Nasab Habib

Fragmen Xenophanes Tentang Bias Ketuhanan – Polemik Nasab Habib

Sabtu. 4 Oktober 2025 19:47
Reading Time: 2 mins read
456
A A
0
Fragmen Xenophanes Tentang Bias Ketuhanan – Polemik Nasab Habib

#image_title

829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

Baca Lainnya

Metode Eliminasi dan Epistemologi Nasab: Pengantar dan Apresiasi atas Gagasan Dr. Sugeng Sugiharto – Polemik Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

PANJI ISLAM – Fragmen Xenophanes Tentang Bias Ketuhanan

Sebelum Socrates membuat perubahan paradigma pemikiran dan kepercayaan bangsa Yunani, dari peradabannya percaya banyak dewa dengan dewa utama yang diagungkan adalah Zeus, bangsa ini sudah maju. Tradisi filsafat alamnya turut menciptakan kemajuan tersebut.

Sekitar abad ke-6 sebelum Masehi, peradaban Yunani Kuno mulai menggeliat di bidang ilmu. Beberapa wilayahnya muncul tokoh-tokoh yang menyebarkan gagasan. Dimulai oleh Thales di kota Miletus, kemudian muncul Pythagoras dari Samos, Alcmaeon dari Croton, Parmenides dari Elea, serta Heraclitus dari Ephesus. Detail ajaran mereka bervariasi, namun semangat intinya sama, mencoba memahami dunia lewat rasio ( C. Guthrie dalam A History of Greek Philosophy, Volume I: The Earlier Presocratics).

Jonathan Barnes dalam bukunya Early Greek Philosophy (2001, hlm. 40-47) menulis riwayat filsuf nomaden bernama Xenophanes yang diketahui berasal dari Colophon, Ionia, di Asia Kecil. Dikatakan di dalam salah satu fragmen puisinya sendiri bahwa ia meninggalkan kota asalnya pada usia 25 tahun. Ia meninggalkan kota tersebut setelah Kolophon direbut bangsa Persia pada tahun 545 SM. Dengan demikian ia lahir sekirar tahun 570 SM. Kemudian dikatakannya pula bahwa ketika ia menulis puisi tersebut, ia telah berusia 67 tahun. Diketahui Xenophanes berusia di atas 100 tahun, Karena itu, tahun kematiannya diperkirakan sekitar tahun 480 SM.

Setelah meninggalkan kota Kolophon, ia melakukan perjalanan ke banyak tempat. Ada beberapa sumber kuno menyebutkan ia pernah menetap di kota Messina dan Katania di pulau Sisilia. Selain itu, ia juga pernah singgah di Malta, Pharos, dan Syrakusa. Akhirnya ia tiba di Elea, Italia Selatan, dan menetap di sana. Diketahui bahwa Xenofanes mengarang suatu syair ketika kota Elea didirikan pada tahun 540 SM.

Richard Mc Kirahan dalam tulisan tentang “Presocratic Philosophy” dalam In The Blackwell Guide to Ancient Philosophy (2003, hlm. 5-26) mengutip pandangan Xenophanes dalam fragmennya bahwa ia mengatakan ” Dewa-dewi tidak menyatakan segala sesuatu kepada manusia sejak awalnya, tetapi setelah waktu berlalu, manusia menemukan banyak hal dengan cara mencarinya sendiri ” (fragmen : 18).

Lebih lanjut Xenophanes pun menegaskan bahwa ” Tidak ada manusia yang pernah melihat ataupun mengetahui kebenaran tentang dewa-dewi serta semua hal yang kukatakan. Karena jika ada orang yang berkata mengetahui semuanya, maka sebenarnya ia tidaklah tahu, melainkan hanya mempercayai tentang segala sesuatu ” (fragmen : 34).

Albert A. Avey dalam bukunya Handbook in the History of Philosophy (1954, hlm. 13) mendeskripsikan pemikirannya Xenophanes yang telah menyimpulkan bahwa antropomorfisme terhadap dewa-dewi tidaklah tepat sebab ia telah melakukan perjalanan ke berbagai tempat dan melihat pelbagai kepercayaan mereka. Karena itu, Xenophanes menjadi yakin bahwa semua itu bukanlah konsep dewa-dewi yang tepat. Ia menyatakan bahwa sebenarnya hanya ada “Satu yang meliputi Semua”. Maksudnya di sini serupa dengan konsep “Tuhan” namun tidak sama dengan monoteisme sebab ia juga menyebutnya dalam bentuk jamak.

Memetik pemikiran Xenophanes ini kita memahami bahwa keluar dari keadaan yang mapan dalam tradisi Yunani kuno dengan segala konsekuensinya tidaklah mudah, Xenophanes tipikal filsuf Yunani pra Socrates yang banyak memberi kontribusi perubahan paradigmatik bangsa Yunani, dengan keberaniannya mereorientasi kepercayaan dogmatik atas dewa-dewa bangsa Yunani dengan menyuguhkan konsepsi satu Tuhan untuk semua.

Xenophanes, menjadi pilihan ikonik dari keberaniannya dalam membuka bias-bias kepalsuan tuhan-tuhan bangsa Yunani yang sejak lama dipercaya dan telah mengakar. Filsafat ketuhanannya yang menerobos masuk di wilayah kejumudan politeisme dengan krangka argumentasi yang logis dan epistemologis.

Kemang, 29 September 2025

Oleh: Hamdan Suhaemi

Sumber Berita: rminubanten.or.id

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tags: BiasFragmenHabibKetuhananNasabNasab HabibPolemiktentangXenophanes

ADVERTISEMENT
Previous Post

RMI PWNU Banten Gelar Rapat Kerja Perdana Masa Khidmah 2025 – 2030 – Polemik Nasab Habib

Next Post

Ansor Banser Kota Tangerang Geruduk Polres, Tuntut Proses Hukum Tegas Atas Penganiayaan Sahabat Rida – Polemik Nasab Habib

Berita Terkait

Jahil Murakkab dan Runtuhnya Fabrikasi Nasab: Validasi Ilmiah KH. Imaduddin melalui Verifikasi Mustanad dan Genetik – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Metode Eliminasi dan Epistemologi Nasab: Pengantar dan Apresiasi atas Gagasan Dr. Sugeng Sugiharto – Polemik Nasab Habib

by
Kamis. 18 Juni 2026 21:55
Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

by
Selasa. 16 Juni 2026 02:38
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

by
Selasa. 16 Juni 2026 01:37
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

by
Selasa. 16 Juni 2026 00:35
KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib

by
Senin. 15 Juni 2026 23:34
KH Syam’un: Jenderal Ulama dan Tokoh NU – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

KH Syam’un: Jenderal Ulama dan Tokoh NU – Polemik Nasab Habib

by
Senin. 15 Juni 2026 22:33
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Framework Melihat Imigran Yaman dan Amalan Habib Baalwi, Tudingan Operasi Intelijen hingga Kyai Ikhya dan Nabi Adam: Kelompok Ky – Polemik Nasab Habib

by
Senin. 15 Juni 2026 21:32
Next Post
Ansor Banser Kota Tangerang Geruduk Polres, Tuntut Proses Hukum Tegas Atas Penganiayaan Sahabat Rida – Polemik Nasab Habib

Ansor Banser Kota Tangerang Geruduk Polres, Tuntut Proses Hukum Tegas Atas Penganiayaan Sahabat Rida - Polemik Nasab Habib

KH Mubarok, Tokoh NU Solo Raya, Mendesak Kapolri Segera Proses Bahar Smith dan Pelaku Penganiayaan Banser – Polemik Nasab Habib

KH Mubarok, Tokoh NU Solo Raya, Mendesak Kapolri Segera Proses Bahar Smith dan Pelaku Penganiayaan Banser - Polemik Nasab Habib

Anggota Banser Diduga Korban Pengeroyokan Bahar Smith, Istri Resmi Lapor Polisi – Polemik Nasab Habib

Anggota Banser Diduga Korban Pengeroyokan Bahar Smith, Istri Resmi Lapor Polisi - Polemik Nasab Habib

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1602 shares
    Share 641 Tweet 401
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Jahil Murakkab dan Runtuhnya Fabrikasi Nasab: Validasi Ilmiah KH. Imaduddin melalui Verifikasi Mustanad dan Genetik – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Metode Eliminasi dan Epistemologi Nasab: Pengantar dan Apresiasi atas Gagasan Dr. Sugeng Sugiharto – Polemik Nasab Habib

15 jam ago
Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD