• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Sabtu, 18 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Islam

Amerika Memanas oleh Amarah… Apa yang Menakutkan dari Kekaisaran Musk? – Portal Berita Islam

Minggu. 20 April 2025 22:06
Reading Time: 4 mins read
437
A A
0
Amerika Memanas oleh Amarah… Apa yang Menakutkan dari Kekaisaran Musk?  – Portal Berita Islam

#image_title

829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

Baca Lainnya

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj – Portal Berita Islam

Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya? – Portal Berita Islam

PANJI ISLAM – Portal Berita Islam – Portal Islam Indonesia

Apakah sejarah sedang mengulang dirinya? Apakah perusahaan-perusahaan kini mengambil alih dunia? Tampaknya itu bukan lagi sekadar kemungkinan, melainkan kenyataan yang mulai terwujud di depan mata.

Tahun 1600, British East India Company mulai mendapat hak eksklusif untuk mengangkut barang dari Asia Selatan dan Timur ke Eropa. Lama-kelamaan, perusahaan ini mendapatkan kekuasaan layaknya sebuah negara, dan akhirnya memerintah koloni Inggris di Asia, termasuk India, dengan tangan besi. Bahkan pada 1677, mereka diberi hak untuk mencetak mata uang atas nama kerajaan.

Apa yang dulu memakan waktu berabad-abad di era kolonial, kini sedang terjadi dalam hitungan dekade—bahkan tahun. Dulu, perusahaan dagang seperti East India Company membangun kekuatan militernya sendiri dan memerintah atas nama kekaisaran. Kini, raksasa-raksasa teknologi menguasai komunikasi, mengakses data, dan masuk ke sistem keuangan digital. Dari Amerika Serikat, mereka mulai memperluas cengkeraman ke seluruh dunia.

Mungkin terdengar seperti teori konspirasi. Tapi apa yang sedang dilakukan oleh Elon Musk—orang terkaya di dunia—dengan kuasa yang makin luas, tak lain adalah upaya menggantikan struktur pemerintahan tradisional dengan pemerintahan digital yang dijalankan oleh perusahaan-perusahaan teknologi. Semua ini dibungkus dengan narasi efisiensi dan janji penghematan anggaran federal sebesar dua triliun dolar, sambil meningkatkan kinerja lembaga-lembaga negara.

Perlahan tapi pasti, negara Amerika sendiri mulai melemah di hadapan dominasi perusahaan-perusahaan digital yang melaju cepat dengan kecerdasan buatan. Masa depan yang kita hadapi bisa jadi adalah kewarganegaraan digital, di mana seseorang merasa lebih terikat pada ruang maya, bukan negara. Bahkan mungkin suatu saat akan ada “paspor digital” sebagai bukti identitas.

Musk kini tampak tengah mengatur langkah untuk mengambil alih kekuasaan—dalam makna yang tak lagi metaforis. Di dalam kerajaan bisnisnya, perusahaan-perusahaannya—SpaceX, Tesla, The Boring Company, Neuralink, dan perusahaan AI—semuanya beroperasi dalam bidang yang bersinggungan langsung dengan pemerintah federal, dan berada di bawah pengawasan ketat.

Kini ia berupaya untuk membongkar lembaga-lembaga yang dianggap menghambat langkahnya. Misalnya, Badan Keselamatan Lalu Lintas Nasional yang menginvestigasi sistem autopilot Tesla. Komisi Sekuritas dan Bursa pernah menjatuhkan sanksi karena tweet-nya yang memengaruhi pasar. Atau peraturan lingkungan hidup yang menunda peluncuran proyek SpaceX.

Namun, ancaman terbesarnya justru terletak pada kendalinya atas data digital yang sangat sensitif—seperti sistem pembayaran pemerintah, nomor jaminan sosial, hingga data pajak. Musk bahkan turun tangan langsung lewat Kantor Layanan Keuangan yang menangani lebih dari lima triliun dolar: termasuk pembayaran jaminan sosial, layanan kesehatan, pengembalian pajak, dan gaji pegawai negeri.

Ia mengirim tim teknologinya untuk “menguasai” sistem otomatisasi pembayaran dan keamanan digitalnya. Langkah ini membuat David Lebryk, pejabat senior Departemen Keuangan AS, memilih mundur. Tak lama setelah itu, terjadi gelombang pengunduran diri massal lewat email, dan 21 pegawai lainnya menyusul karena tekanan yang luar biasa—diminta menggunakan keahlian mereka untuk membongkar layanan publik yang esensial.

Di bawah “Departemen Efisiensi Pemerintahan” yang dipimpinnya, Musk mulai membongkar lembaga-lembaga federal satu per satu. Salah satu yang paling menonjol: Badan Pembangunan Internasional AS, yang selama ini memainkan peran penting dalam kebijakan luar negeri AS, khususnya dalam penyaluran bantuan ke negara-negara miskin.

Meski pengadilan federal sempat mencoba menghambat proses ini, pembubaran badan tersebut membuka jalan bagi alternatif digital—dengan memanfaatkan big data yang dimiliki perusahaan-perusahaan teknologi tentang jutaan manusia di seluruh dunia.

Model digital ini memungkinkan akses langsung dan cepat ke kelompok masyarakat paling rentan di negara mana pun, sehingga memungkinkan AS menjalankan agendanya secara lebih efisien dan murah. Inilah visi yang sedang dibangun Elon Musk.

Dengan ambisi untuk mengurangi pegawai negeri, Musk mendorong restrukturisasi pemerintahan melalui kecerdasan buatan. Ia menciptakan sistem terintegrasi yang bisa menganalisis data, membaca arah perubahan ekonomi, menemukan titik lemah dalam birokrasi, bahkan memprediksi perilaku pemilih. Semuanya dilakukan di bawah kendali perusahaan-perusahaan teknologi besar, yang kini mulai bertransformasi menjadi pemerintahan bayangan.

Kudeta Kripto?

Musk juga sangat aktif dalam dunia cryptocurrency. Ia tampak tengah memimpin strategi besar untuk mengendalikan kebijakan finansial dan ekonomi AS, yang pada akhirnya bisa memindahkan pusat kekuasaan ke tangan segelintir elite digital.

Yang membuat hal ini begitu cerdik sekaligus berbahaya adalah: setiap langkah dalam strategi ini terlihat masuk akal secara terpisah—modernisasi sistem, efisiensi anggaran, penguatan infrastruktur digital. Namun ketika digabungkan, semua itu menjadi alat yang sangat kuat untuk mentransfer kendali ekonomi ke tangan para miliarder.

Dengan Kongres yang kini didominasi Partai Republik dan presiden yang mendukung Musk secara terbuka, hampir tidak ada hambatan serius. Bahkan jika Kongres ingin bertindak, gerakan Musk terlalu cepat untuk mereka ikuti, apalagi dikendalikan.

Semua ini menyerupai proyek besar yang disebut “Network State” oleh investor kripto, Balaji Srinivasan. Sebuah negara maya yang dibangun lewat internet terlebih dahulu, seperti startup, dengan mata uang kriptonya sendiri dan sistem sosial digital. Begitu kriptonya diakui secara resmi, maka infrastruktur negaranya telah lengkap—dan tak mudah untuk dihentikan.

Jika sebagian besar sistem keuangan dunia benar-benar beralih ke mata uang digital yang dikuasai sektor swasta, maka secara praktis kekuasaan berpindah dari negara kepada korporasi—yang tidak pernah dipilih rakyat.

Musk telah memulai langkah ke arah itu. Dengan kekayaannya, dan pengaruh luar biasa di media sosial, ia tidak hanya memengaruhi politik AS, tetapi juga sejumlah negara Eropa seperti Jerman. Dalam sistem keuangan berbasis kripto, kedaulatan tak lagi berada di tangan warga negara, melainkan di tangan mereka yang bisa membeli koinnya.

Dalam skenario ini, dikhawatirkan Musk akan bisa melemahkan peran Kongres dalam menyetujui anggaran dan kebijakan, bahkan mungkin melampaui wewenang peradilan dan rakyat, membuka pintu bagi konflik kepentingan terbesar dalam sejarah modern—baik dari segi skala maupun dampaknya.

Maka pertanyaan mendasar bagi rakyat Amerika bukan sekadar: apakah pemerintah perlu diperbarui? Tapi lebih kepada: sejauh mana mereka bersedia menyerahkan demokrasi kepada visi Musk tentang efisiensi pemerintahan?

Ketika para pemimpin teknologi mengambil alih fungsi negara, maka yang terjadi bukan hanya penyederhanaan birokrasi, tapi juga perubahan mendasar dalam hubungan antara sektor swasta—khususnya raksasa teknologi—dan lembaga pemerintahan.

Arah ini merupakan ancaman langsung terhadap keamanan nasional AS, dan terhadap inti prinsip “We, the people.” Lebih dari itu, dampaknya mungkin akan bersifat global—mengubah hubungan antara negara dan warganya, serta mencabut kendali pemerintah atas ekonomi dan kebijakan domestik mereka.

Yang paling mengkhawatirkan dari semuanya adalah bukan pada apa yang sedang dikerjakan, melainkan pada betapa lambatnya masyarakat menyadarinya. Pemerintah bukan perusahaan. Pengeluaran publik tidak bisa dinilai dari laba rugi, tapi dari seberapa adil dan meratanya pembangunan sosial. Pekerjaan di pemerintahan menopang kelas menengah, dan lembaga pengawasan menjadi pelindung terakhir agar sistem tidak ambruk.


** Tulisan ini adalah terjemahan dari artikel penting yang dimuat di Al Jazeera, berjudul asli “أميركا تغلي غضبًا.. ماذا يُخيف الناس في إمبراطورية ماسك؟” karya Dr. Khalid Azb

 

Sumber Berita: www.arrahmah.id

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tags: AmarahamerikaApaberitadariislamKekaisaranMemanasMenakutkanMuskolehportalyang

ADVERTISEMENT
Previous Post

Serangan Mortir Hantam Area Dekat Istana Kepresidenan Somalia – Portal Berita Islam

Next Post

Terungkap! Mantan Jenderal ‘Israel’ Klaim Tekanan Militer di Gaza Hanya Ilusi! – Portal Berita Islam

Berita Terkait

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H  – Portal Islam
Berita Islam

Panduan Imsakiyah Surabaya & Hikmah Nuzulul Qur’an: 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:40
Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H  – Portal Islam
Berita Islam

Panduan Imsakiyah Kota Semarang 12 Ramadan 1447 H – Portal Islam

by Panji Islam
Senin. 2 Maret 2026 11:35
Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Hikmah dan Pelajaran Penting Dibalik Peristiwa Isra Mikraj – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 30 Januari 2026 05:01
Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya?  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Negara Arab Umumkan Perubahan Jadwal Salat Jumat, Apa Penyebabnya? – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Jumat. 12 Desember 2025 14:04
Tak Disangka, Minuman ‘Surga’ dalam Al-Qur’an Bisa Ditemukan di RI  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Tak Disangka, Minuman ‘Surga’ dalam Al-Qur’an Bisa Ditemukan di RI – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 11 Desember 2025 14:48
30 Ungkapan Belasungkawa dan Doa Islami untuk Korban Banjir  – Portal Berita Islam
Berita Islam

30 Ungkapan Belasungkawa dan Doa Islami untuk Korban Banjir – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Kamis. 11 Desember 2025 14:35
Prabowo Resmi Umumkan Biaya Haji 2026, Ini Angkanya!  – Portal Berita Islam
Berita Islam

Prabowo Resmi Umumkan Biaya Haji 2026, Ini Angkanya! – Portal Berita Islam

by Panji Islam
Selasa. 9 Desember 2025 10:21
Next Post
Terungkap! Mantan Jenderal ‘Israel’ Klaim Tekanan Militer di Gaza Hanya Ilusi!  – Portal Berita Islam

Terungkap! Mantan Jenderal ‘Israel’ Klaim Tekanan Militer di Gaza Hanya Ilusi! - Portal Berita Islam

Gelombang Protes Besar-Besaran Lawan Trump dan Musk di Seluruh AS  – Portal Berita Islam

Gelombang Protes Besar-Besaran Lawan Trump dan Musk di Seluruh AS - Portal Berita Islam

Driver Ojol di Jakarta Gelar Aksi Bela Palestina, Desak Negara Arab Lakukan Aksi Militer Terhadap “Israel”  – Portal Berita Islam

Driver Ojol di Jakarta Gelar Aksi Bela Palestina, Desak Negara Arab Lakukan Aksi Militer Terhadap “Israel” - Portal Berita Islam

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1504 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi – Polemik Nasab Habib

3 jam ago
Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib

1 hari ago
Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil: Ditradisikan oleh Walisongo Sunan Ampel, Namun Diduga Sejarah Dibelokkan oleh Oknum? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menjaga Marwah Sejarah: Fakta Autentik Trah Sunan Ampel dan Keadilan untuk Leluhur di Winongan yang Menjadi Korban – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil: Ditradisikan oleh Walisongo Sunan Ampel, Namun Diduga Sejarah Dibelokkan oleh Oknum? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil: Ditradisikan oleh Walisongo Sunan Ampel, Namun Diduga Sejarah Dibelokkan oleh Oknum? – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD