• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Selasa, 16 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Hukum Salat Berjamaah di Hotel Makkah Sedangkan Imamnya di Masjidil Haram, Begini Penjelasannya

Sabtu. 25 Mei 2024 13:57
Reading Time: 3 mins read
438
A A
0
Hukum Salat Berjamaah di Hotel Makkah Sedangkan Imamnya di Masjidil Haram, Begini Penjelasannya

#image_title

829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Hukum Salat Berjamaah di Hotel Makkah Sedangkan Imamnya di Masjidil Haram, Begini Penjelasannya

loading…

Ada 2 pendapat imam mazhab tentang hukum salat berjamaah di hotel Makkah sedangkan sang Imam berada di Masjidil Haram, terutama bagi mereka yang hendak menjalankan ibadah haji atau umrah. Foto ilustrasi/ist

ADVERTISEMENT
Hukum salat berjamaah di hotel Makkah sedangkan sang Imam berada di Masjidil Haram ini jadi hal yang banyak ditanyakan oleh umat muslim, terutama bagi mereka yang hendak menjalankan ibadah haji atau umrah.

Terlebih kebanyakan orang yang datang ke Tanah Suci sangatlah menantikan untuk bisa salat berjamaah di Masjidil Haram karena memiliki banyak keutamaan. Salah satunya adalah dilipatgandakannya pahala salat hingga 100 ribu kali dibanding salat di Masjid Nabawi.

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Sementara salat di Masjid Nabawi lebih utama 1000 kali salat di masjid lain. Karena itulah banyak orang berebut shaf untuk bisa salat berjamaah di Masjidil Haram.

Mengingat di sekitar Masjidil Haram terdapat cukup banyak penginapan yang diperuntukkan bagi para jamaah haji dan umrah, apakah diperbolehkan untuk salat berjamaah di dalam hotel mengikuti imam yang berada di Masjidil Haram? Terdapat perbedaan antara mazhab Syafi’i dan Hanbali terkait jawaban untuk pertanyaan ini.

ADVERTISEMENT

Hukum Salat Berjamaah di Hotel Makkah Sedangkan Imam di Masjidil Haram

1. Mazhab Hanbali

Menurut perspektif mazhab Hanbali dalam salat berjamaah harus memenuhi beberapa syarat, yaitu :

– Melihat langsung imam atau makmum di depannya agar dapat mengikuti pergerakan salat secara berjamaah, atau dengan mendengar suara takbir-takbir imam atau makmum lain.

– Posisi makmum dengan shaf di depannya harus sambung, tidak putus. Disebut terputus jika ada jarak yang jauh antara dua shaf yang tidak biasa.

وإنْ كان المَأْمُومُ في غيرِ المَسجِدِ أو كانَا جَمِيعًا في غيرِ مَسْجدٍ، صَحَّ أنْ يَأْتَمَّ به، سَوَاءٌ كان مُسَاوِيًا لِلإِمامِ أو أعْلَى منه، كَثِيرًا كان العُلُوُّ أو قلِيلًا، بِشَرْطِ كَوْن الصُّفُوفِ مُتَّصِلَةً ويُشاهدُ من وَرَاءَ الإِمامِ، وسَوَاءٌ كان المَأْمُومُ في رَحْبَةِ الجامِعِ، أو دارٍ، أو على سَطْحٍ والإِمَامُ على سَطْحٍ آخَرَ، أو كانَا في صَحْرَاءَ، أو في سَفِينَتَيْنِ

Artinya : “Bila makmum berada di selain masjid atau keduanya semua berada di selain masjid, maka sah makmumnya terhadap imam, baik ia sejajar dengan imam atau lebih tinggi poisisinya. Baik tingginya itu sangat tinggi atau sedikit saja. Ini dengan syarat adanya shaf makmum yang tersambung dan terlihat dari belakang imam. Baik makmum berada di rahabah (semacam serambi) masjid jami, di rumah atau di loteng, sementara makmum di loteng lain. Atau keduanya di tempat lapang atau di dua kapal.” (Ibnu Qudamah Al-Hanbali, Al-Mughni, Juz III, Halaman 44-45)

Sehingga, jika didasarkan pada mazhab Hanbali maka diperbolehkan untuk salat di hotel meskipun imam berada di Masjidil Haram, asalkan makmum bisa melihat makmum lainnya melalui jendela atau bagian transparan dalam hotel lainnya.

2. Mazhab Syafi’i

Sama dengan mazhab Hanbali, dalam mazhab Syafi’i juga memiliki syarat yang harus dipenuhi ketika salat berjamaah, diantaranya :
– Berdekatan (at-taqarub) antara makmum dan imam. Sebagian ulama merujuk kepada urf dan sebagian yang lain menetapkan dengan jarak 300 dzira’ (kurang lebih 150 meter), sehingga keberadaan makmum yang posisinya di luar masjid tersebut tidak melebihi 300 dzira’.

– Tidak ada penghalang yang menghalangi makmum menuju imam, melihat imam, atau melihat shaf di depannya. Jika ada penghalang maka harus ada makmum lain yang menjadi penghubung (rabith) dengan posisi sejajar dengan tembusan seperti pintu yang terdapat di penghalang tersebut.

ولو كان أحدهما فيه أي المسجد (والآخر خارجه شرط) مع قرب المسافة بأن لا يزيد ما بينهما على ثلثمائة ذراع تقريبا (عدم حائل) بينهما يمنع مرورا أو رؤية (أو وقوف واحد) من المأمومين (حذاء منفذ) في الحائل إن كان

Artinya: “Andaikan salah satu makmum dan imam ada di dalam masjid, sementara yang lain di luarnya, maka selain kedekatan jarak sekira tidak melebihi 300 dzira’ di antara keduanya secara kira-kira, disyaratkan pula tidak ada penghalang di antara keduanya yang mencegah untuk berjalan menuju kepadanya atau melihatnya, atau ada salah satu makmum yang berdiri sejajar dengan ruang yang menembus penghalang tersebut jika ada.” (Zainuddin Al-Malibari, Fathul Mu’in dalam I’anatut Thalibin, Juz II, Halaman 35).

– Makmum disyaratkan dapat mengikuti pergerakan salat imam baik dengan melihat imam, melihat sebagian makmum yang lain atau dengan cara yang semisal seperti dengan mendengarkan suara imam atau suara muballigh.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan jika dalam mazhab Syafi’i seorang makmum tidak diperbolehkan karena untuk menuju imam mereka harus keluar kamar, lalu menuju lift atau eskalator dan seterusnya, yang dapat dipastikan mereka lakukan dengan membelakangi kiblat. Hal inilah yang merusak syarat sah salat berjamaah dari mazhab Syafi’i.

Namun orang-orang yang melakukan salat berjamaah di emperan hotel atau toko, bahkan di jalan-jalan maka masih memungkinkan untuk melakukan salat berjamaah dengan imam yang berada di Masjidil Haram.

Itulah penjelasan terkait hukum salat berjamaah di hotel Makkah sedangkan imam berada di Masjidil Haram. Dimana dalam mazhab Hanbali membolehkan, sedangkan di mazhab Syafi’i melarang.

Wallahu A’lam

(wid)

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: BeginiBerjamaahharamhotelhukumImamnyakeistimewaan masjidil haramMakkahMasjidilmasjidil harammasjidil haram mekkahPenjelasannyaSalatsalat jamaahSedangkan

ADVERTISEMENT
Previous Post

Inilah Doa-doa yang Dibaca saat Wukuf di Arafah

Next Post

Cerita Jemaah Haji Delay 17 Jam Akibat Pesawat Garuda Rusak: Sudah Tertunda malah Transit di Medan

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Cerita Jemaah Haji Delay 17 Jam Akibat Pesawat Garuda Rusak: Sudah Tertunda malah Transit di Medan

Cerita Jemaah Haji Delay 17 Jam Akibat Pesawat Garuda Rusak: Sudah Tertunda malah Transit di Medan

Dear Jemaah, Istirahat Dahulu sebelum Laksanakan Umrah Wajib

Dear Jemaah, Istirahat Dahulu sebelum Laksanakan Umrah Wajib

Makam Badar, Memaknai Perjuangan Syuhada Perang Badar

Makam Badar, Memaknai Perjuangan Syuhada Perang Badar

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1252 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

5 jam ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

6 jam ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

7 jam ago
KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib

8 jam ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD