• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Kamis, 18 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Pertempuran Nahawand Iran: Kisah Matinya Panglima Perang Persia Firozan

Selasa. 23 April 2024 05:40
Reading Time: 3 mins read
456
A A
0
Pertempuran Nahawand Iran: Kisah Matinya Panglima Perang Persia Firozan

#image_title

829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Pertempuran Nahawand Iran: Kisah Matinya Panglima Perang Persia Firozan

loading…

Firozan sendiri termasuk yang lari mencari selamat. Ia tinggal seorang diri sebagai pelarian, memacu kudanya ke arah Hamazan.Ilustrasi: Ist

ADVERTISEMENT
Pertempuran Nahawand terjadi pada tahun 642 antara pasukan Arab Muslim melawan pasukan Kekaisaran Sasania. Pertempuran berakhir dengan kemenangan mutlak bagi pihak Muslim, dan akibatnya pihak Persia kehilangan kota-kota di sekitar wilayah tersebut, termasuk kota penting Sephahan, yang kini bernama Isfahan di Iran .

Kala itu, Pasukan Sassania berjumlah 150.000 orang di bawah pimpinan Peroz Khosrau yang diangkat Yazdigird III menjadi pemimpin tertinggi. Mereka berasal dari wilayah-wilayah Media, Azerbaijan, Khurasan, Gurgan, Tabaristan, Merw, Baktria, Sistan, Kerman, dan Farsistan, yang mengambil posisi bertahan di luar kota Nahawand.

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Sedangkan di pihak Arab, Nu’man bin Muqarrin memimpin 30.000 orang pasukan, yang berasal pangkalan Arab Muslim dari Irak, Khuzistan, dan Sawad.

Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul “Al-Faruq Umar” yang diterjemahkan Ali Audah menjadi “Umar bin Khattab” (PT Pustaka Litera AntarNusa, April 2000) mengisahkan pada malam yang gelap pasukan Persia terpukul mundur. Pasukan muslim terus mendesak. Mereka pun berlarian.

ADVERTISEMENT

Firozan sendiri termasuk yang lari mencari selamat. Ia tinggal seorang diri sebagai pelarian, memacu kudanya ke arah Hamazan dengan harapan akan dapat berlindung.

Waktu itu ia terlihat oleh Nu’aim bin Muqarrin. Ia dikejar oleh Qa’qa’ bin Amr dari belakang hingga berhasil menyusulnya ketika sampai di jalan pegunungan ke Hamazan. Karena ada keledai-keledai dan bagal-bagal yang membawa madu lalu di jalan itu, panglima pelarian itu terhalang jalannya.

Ia turun dengan berjalan kaki ingin menyelamatkan diri di gunung itu. Qa’qa’ membuntutinya terus sampai berhasil ia membunuhnya. Setelah mengetahui peristiwa itu pasukan Muslimin berkata: “Allah mempunyai pasukan madu,” yang kemudian menjadi peribahasa, dan jalan pegunungan itu pun diberi nama “Jalan Madu.”

Sisa-sisa pasukan Persia yang melarikan diri itu sampai di Hamazan. Tetapi pasukan Muslimin tidak membiarkan mereka memasuki kota dalam keadaan selamat. Mereka terus dikejar dan dikepung di kota itu.

Mereka bersumpah tidak akan meninggalkan tempat itu sebelum pintu-pintu kota dibuka. Penguasa kota itu tahu apa yang telah menimpa Firozan dan pasukannya. Ia mengirim delegasi kepada Muslimin meminta perlindungan dan mengadakan perundingan.

Qa’qa’ menerima tawaran itu dengan syarat ia dapat menjamin Ha­mazan dan Dastaba untuk mereka; jangan ada yang menikam Muslimin dari belakang, memberikan keamanan kepada Muslimin dan jangan ada yang menyerang mereka. Dengan demikian semua orang merasa aman dan semua yang lari kembali. Mereka kini hidup tenang.

Tatkala Qa’qa’ dengan pasukannya kembali, ternyata Huzaifah sudah memasuki Nahawand sesudah terjadi pertempuran sengit dan berhasil menguasai semua rampasan perang, yang kemudian diserahkan kepada Sa’ib bin Agra’ yang ditunjuk oleh Khalifah Umar bin Khattab untuk mengurusnya.

Rampasan perang yang diperoleh ketika itu telah melebihi dugaan pasukan Muslimin. Huzaifah bin Yaman kemudian membagikannya kepada para penakluknya, dengan tambahan bagi mereka yang berpengalaman dalam perang dan memberikan juga kepada pasukan yang ditugasi menjaga barisan belakang prajuritnya agar tidak diserang dari belakang.

Begitu juga mereka yang dijadikan perisai pasukan Muslimin mendapat bagian, seperti yang diberikan kepada prajurit-prajurit yang ada di dalam pertempuran. Sungguhpun begitu anggota pasukan berkuda semua mendapat enam ribu dan anggota artileri dua ribu.

Di samping itu Kisra dulu sudah menitipkan permata berlian kepada pengurus rumah ibadah Majusi, yang oleh Kisra disediakan untuk para penggantinya, dan pihak Muslimin tidak berhasil menemukan barang-barang berharga itu.

Sementara mereka sedang dalam suasana gembira ria dengan karunia Allah itu tiba-tiba datang pengurus rumah ibadah Majusi itu meminta suaka untuk dirinya – dan untuk siapa saja yang dapat menunjukkan kepada Huzaifah tempat penyimpanan barang yang amat berharga itu.

Setelah Huzaifah memberikan suaka kepadanya, ia mengeluarkan dua peti perhiasan penuh dengan permata berlian yang sangat berharga. Pasukan Muslimin melihat kedua peti itu tetapi mereka sudah merasa berkecukupan dengan rampasan perang yang sudah mereka peroleh. Mereka sudah tidak memerlukannya lagi. Menurut hemat mereka lebih baik barang-barang ini dikhususkan untuk Khalifah Umar.

Sesudah pasukan itu merasa puas tinggal di sana dan dengan rampasan perang yang ada, Sa’ib bin Agra’ membawa kedua peti itu berikut seperlima rampasan perang. Setelah itu ia berangkat ke Madinah hendak menyampaikan berita kemenangan itu kepada Umar sambil menyerahkan rampasan perang yang besar itu.

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: FirozaniranKisahMatinyaNahawandPanglimaPerangpersiaPertempuranraja kisraumar bin khattab

ADVERTISEMENT
Previous Post

Pahala Puasa Syawal 6 Hari Seperti Puasa Setahun Penuh

Next Post

Bacaan Ratib Al Haadad, Teks Arab dan Terjemah Indonesia

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Bacaan Ratib Al Haadad, Teks Arab dan Terjemah Indonesia

Bacaan Ratib Al Haadad, Teks Arab dan Terjemah Indonesia

Tips Meningatkan Ketakwaan Setelah Ramadan

Tips Meningatkan Ketakwaan Setelah Ramadan

Referensi Mode Muslimah dalam Al Qur’an dan Hadis, Simak Yuk!

Referensi Mode Muslimah dalam Al Qur'an dan Hadis, Simak Yuk!

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

KH Imaduddin Utsman Al-Bantani Luncurkan Buku “Fakta Historis Usman bin Yahya Menurut Sumber Primer” – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD