• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Senin, 20 April 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Tata Cara Meminta Maaf Kepada Orang Tua yang Sudah Meninggal

Jumat. 12 April 2024 15:56
Reading Time: 3 mins read
451
A A
0
Tata Cara Meminta Maaf Kepada Orang Tua yang Sudah Meninggal

#image_title

829
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Tata Cara Meminta Maaf Kepada Orang Tua yang Sudah Meninggal

loading…

Seorang anak tetap diharuskan minta maaf kepada kedua orang tuanya meski telah meninggal, sebab, hal itu menunjukkan baktinya anak yang mengakui dosanya kepada orang tua ketika masih hidup. Foto ilustrasi/ist

ADVERTISEMENT
Seorang anak tetap diharuskan minta maaf kepada kedua orang tua -nya meski orang tuanya telah meninggal. Sebab, hal itu menunjukkan baktinya seorang anak yang mengakui dosanya kepada orang tua ketika masih hidup. Dalam Islam, berbaktinya anak kepada orang tuanya dihukumi wajib.

Birrul Walidain (berbakti kepada kedua orang tua) memiliki kedudukan yang tinggi. Dan dalam Islam termasuk amalan yang paling utama. Kedudukan berbakti kepada kedua orang tua hanya setingkat di bawah ketaatan ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

قُلْ تَعَا لَوْا اَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ اَ لَّا تُشْرِكُوْا بِهٖ شَيْئًـــا وَّبِا لْوَا لِدَيْنِ اِحْسَا نًا ۚ 

ADVERTISEMENT

“Katakanlah (Muhammad), “Marilah aku bacakan apa yang diharamkan Tuhan kepadamu. Jangan mempersekutukan-Nya dengan apa pun, berbuat baik kepada ibu bapak, ….” (QS. Al-An’am : 151)

Nash-nash atau dalil-dalil tentang Birrul Walidain ini banyak bertebaran di dalam Al-qur’an. Dan kebanyakan bersanding dengan perintah beribadah hanya kepada Allah dan jangan menyekutukan-Nya (berbuat syirik pada Allah).

Allah Ta’ala berfirman :

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

*Dan Rabb-mu telah memerintahkan agar kamu jangan beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada ibu-bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Ya Rabb-ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil. (QS. Al-Israa’ : 23-24)

Dalam buku ‘Fiqhut Ta’amuli ma’al Walidaini (Fiqh Birrul Walidain)” yang ditulis Syaikh Musthofa bin Al ‘Adawi, disebutkan bahwa berbakti kepada kedua orang tua bahkan harus lebih didahulukan daripada mencari ilmu, sekalipun ilmu agama. Meski begitu ada ilmu yang perlu di dahulukan ketika si anak tidak mengetahui hukum-hukum yang penting dalam syariat.

Berbakti kepada orang tua juga lebih didahulukan daripada bepergian mencari nafkah, jika seseorang sudah memiliki yang cukup untuk menghilangkan rasa laparnya dan lapar seisi rumah. Dalam arti hal ini menunjukkan sangat penting dan sakralnya kedua orang tua bagi anak.

Namun, dalam hubungan orang tua dan anak ini, ketika orang tua masih hidup (belum meninggal), terkadang ada saja perkataan anak yang menyakiti orang tuanya. Dan si anak tidak menyadari bahwa perkataannya telah menyakiti orang tuanya.

Lantas, apakah anak wajib minta maaf, sedangkan ibu atau bapaknya atau keduanya sudah meninggal? Dan bagaimana caranya? Jawabannya adalah anak harus tetap minta maaf. Wajib hukumnya. Karena si anak telah menyakiti orang tuanya dan melanggar perintah Allah.

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ

*Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan.” (QS. Al Isro’: 24)

Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata: “Yaitu janganlah kamu memperdengarkan kepada keduanya perkataan yang buruk, walaupun perkataan hanya perkataan “ah” yang merupakan perkataan buruk yang paling rendah. “Dan janganlah kamu membentak mereka,” yaitu janganlah ada pada dirimu kepada mereka berperbuatan yang buruk.”

Jadi, si anak wajib meminta maaf kepada orang tuanya yang telah meninggal dengan cara mendoakan kebaikan untuk orang tuanya. Cara meminta maaf si anak bermacam-macam.

Misalnya, bersedekah atas nama orang tua, meminta ampun atas dosa orang tua, berdoa agar Allah menerima amal ibadahnya, agar Allah melipatgandakan segala kebaikannya, melapangkan alam kuburnya. Dan memohon kepada Allah agar kuburnya menjadi taman-taman surga.

Kemudian ada yang diwasiatkan oleh Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi wa Sallam untuk dihadiahkan kepada orang tu. Beliau bersabda :
“Pelajari (baca) Surat Al-Baqarah. Karena mengambilnya adalah berkah, meninggalkannya adalah kerugian.” Beliau bersabda lagi : “Pelajari Al-Baqarah dan Ali Imran. Keduanya akan menaungi di hari kiamat seakan-akan gumpalan awan atau kelompok burung yang berbaris. Kepada orang tuanya akan dikenakan pakaian dimana seluruh manusia akan menghormati orang tua tersebut disebabkan bacaan Qur’an anaknya. (HR. Imam Ahmad).

Karena itulah jika orang tua sudah meninggal maka doakan orang tua selalu agar diberi ampunan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan agar Allah ampuni kesalahanmu atasnya saat masih hidup.

Wallahu A’lam

(wid)

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: berbhakti kepada orang tuabirrul walidainCarakepadakeutamaan mendoakan orang tuaMaafMemintameminta mintameninggalOrangSudahTataTuayang

ADVERTISEMENT
Previous Post

Cara dan Niat Puasa Syawal Beserta Keutamaannya

Next Post

Surat Yasin Berada di Juz Berapa?

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Surat Yasin Berada di Juz Berapa?

Surat Yasin Berada di Juz Berapa?

Pelaksanaan Puasa Syawal Menurut 4 Mazhab

Pelaksanaan Puasa Syawal Menurut 4 Mazhab

Adab dan Doa Ketika Berada di Tempat Baru atau Berwisata

Adab dan Doa Ketika Berada di Tempat Baru atau Berwisata

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1504 shares
    Share 602 Tweet 376
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1249 shares
    Share 500 Tweet 312
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Rekonstruksi Persepsi Sosial Komunitas Ba’alwi Terjun Bebas di Lingkup Masyarakat Jawa Tahun 2026 – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Step Forward? Perintah Allah Swt & Rasulullah Saw: Refleksi Menuju 4 Tahun Polemik Nasab Habib & Baalwisasi-Yamanisasi – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Geger: Manuskrip-manuskrip Sunan Ampel Dari Abad 15 dan 16 Masehi Ditemukan di Bantarsari Cilacap – Polemik Nasab Habib

3 hari ago
Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil: Ditradisikan oleh Walisongo Sunan Ampel, Namun Diduga Sejarah Dibelokkan oleh Oknum? – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menjaga Marwah Sejarah: Fakta Autentik Trah Sunan Ampel dan Keadilan untuk Leluhur di Winongan yang Menjadi Korban – Polemik Nasab Habib

4 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD