• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Cara Membayar Fidyah Ibu Hamil dan Menyusui

Selasa. 2 April 2024 08:24
Reading Time: 3 mins read
428
A A
0
Cara Membayar Fidyah Ibu Hamil dan Menyusui

#image_title

828
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Cara Membayar Fidyah Ibu Hamil dan Menyusui

loading…

Dalam menentukan ukuran fidyah untuk wanita hamil dan menyusui terdapat perbedaan para ulama, masing-masing mazhab ada ukurannya. Foto ilustrasi/darul quran

ADVERTISEMENT
Ustaz Abil Ash, M.Ag
Dosen Ilmu Hadis, Institut Daarul Qur’an Jakarta

Para ulama sepakat wanita hamil dan menyusui diperbolehkan baginya untuk tidak berpuasa di bulan Ramadan jika ia tidak mampu untuk berpuasa, baik ketidakmampuan itu karena faktor dirinya atau karena kekhawatiran terhadap janin atau anaknya. Hal tersebut atas pertimbangan dokter, jika ia tetap berpuasa akan menimbulkan bahaya bagi diri atau jiwanya dan akan mengancam keselamatan janin serta jiwa anaknya.

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Namun apabila ia mampu berpuasa, maka tetap baginya memenuhi kewajiban puasa karena puasa lebih baik.
Sebagaimana firman Allah dalam QS. al-Baqarah (2) ayat; 184:

أَيَّامٗا مَّعۡدُودَٰتٖۚ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوۡ عَلَىٰ سَفَرٖ فَعِدَّةٞ مِّنۡ أَيَّامٍ أُخَرَۚ وَعَلَى ٱلَّذِينَ يُطِيقُونَهُۥ فِدۡيَةٞ طَعَامُ مِسۡكِينٖۖ فَمَن تَطَوَّعَ خَيۡرٗا فَهُوَ خَيۡرٞ لَّهُۥۚ وَأَن تَصُومُواْ خَيۡرٞ لَّكُمۡ إِن كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ

ADVERTISEMENT

(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin.

Sedangkan pada permasalahan hukum yang berlaku bagi wanita hamil dan menyusui jika tidak berpuasa di bulan Ramadhan, maka menjadi perbedaan pandangan di kalangan para ulama dalam beberapa pendapat. Secara rinci permasalahan terseut akan dijelaskan dalam pembahasan berikutnya yang menjadi topik utama.

Dalam menentukan ukuran fidyah terdapat perbedaan para ulama. Imam al-Syafi‟i dan Imam Malik menetapkan bahawa ukuran fidyah yang harus dibayar kepada setiap satu orang miskin sesuai dengan hari yang tidak berpuasa adalah satu mud gandum sesuai dengan ukuran mud (1 mud = 6 ons.) Nabi Muhammad SAW yaitu telapak tangan yang ditengadahkan keatas untuk menampung makanan, mirip dengan orang yang berdo‟a.

Adapun menurut Abu Hanifah, ukuran fidyah adalah satu sha‟ (1 sha‟= 4 mud.) kurma kering atau ½ sha‟ kacang-kacangan. Di antara dalil yang digunakan oleh Imam Abu Hanifah adalah berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَرَأَ: “وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍق، يَقُولُ: هُوَ الشَّيْخُ الْكَبِيرُ الَّذِي لا يَسْتَطِيعُ الصِّيَامَ فَيُفْطِرُ، وَيُطْعِمُ عَنْ كُلِّ يَوْمٍ مِسْكِينًا نِصْفَ صَاعٍ مِنْ حِنْطَةٍ”

“Menceritakan Ahmad bin Abdillah al-Wakil, menceritakan Ishaq bin ad-Dhaifi, menceritakan Abdul al-Razak, di khabarkan keada kami al-Tsauri, daripada Mansur, dari Mujahid, ketika Ibnu Abbas membaca

وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ

kemudian ia mengatakan: “ Maksud ayat tersebut ialah orang yang tua renta, dan tidak sanggup melakukan puasa Ramadhan, maka hendaklah ia berbuka dan memberi makan setiap hari yang ia tidak puasa kepada seorang miskin sebanyak ½ sha‟ kurma atau tepung.”

Menurut Imam Ahmad bin Hambal, bahwa ukuran fidyah yang wajib dikeluarkan pada setiap hari yang ditinggalkan karena tidak berpuasa adalah satu mud tepung atau dua mud kurma dan gandum.

Bagi orang yang wajib membayar fidyah karena uzur Syar‟i, dapat membayarnya pada hari keika ia tidak melaksanakan puasa, setelah terbit fajar dan tidak dianjurkan selain waktu tersebut. Hal ini berarti pembayaran fidyah tersebut dibayar secara langsung. Didalam hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Pembayaran fidyah juga boleh dilakukan pada akhir bulan Ramadan, sebagaimana yang pernah dilakukannya ketika beliau telah tua dan tidak mampu lagi untuk berpuasa.

“Menceritakan Ahmad bin Abdillah Wakil Abi Sakhrah,menceritakan Ibnu Ur‟fah, menceritakan Ruuh‟, menceritakan Um‟raan bin Hudair, daripada Ayyub, daripada Anas bin Malik r.a. ; ia mengatakan, bahwa ia tidak mampu berpuasa pada suatu tahun (selama sebulan), lalu ia membuat suatu benjana tsarid (roti yang diremuk dan direndam dalam kuah), kemudian ia mengundang sebanyak 30 orang miskin, sehingga roti tersebut mengenyangkan mereka.”

Adapun yang tidak diperbolehkan adalah pembayaran fidyah dilakukan sebelum bulan Ramadan. Sebagai contoh: Ada seorang yang sakit, dan tidak dapat diharapkan kesembuhannya, kemudian ketika bulan Syaa‟ban tiba dia sudah terlebih dahulu membayar fidyah, maka hal itu tidak diperbolehkan, seharusnya dia menunggu bulan Ramadhan masuk, barulah ia diperbolehkan membayar fidyah tersebut. Inti pembayaran fidyah nya adalah menggantikan puasa karena uzur Syar‟i dengan memberi makan satu orang miskin.

Di antara tatacara pembayarannya dapat di terapkan dengan dua cara: Pertama, memasak atau membuat makanan kemudian memanggil orang miskin, dengan sama jumlah hari yang ditinggalkannya selama bulan Ramadhan tersebut. Kedua, memberikan kepada orang miskin berupa makanan yang belum dimasak, lebih sempurna jika diberikan sesuatu yang dapat dijadikan lauk pauk.

Pemberian fidyah ini dapat dilakukan secara sekaligus, misalnya membayar fidyah untuk 30 hari disalurkan kepada 30 orang miskin, atau juga dapat diberikan satu orang miskin saja.

Wallahu A’lam

(wid)

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: CaraDanfidyahfidyah puasa ramadhangolongan perempuan yang harus bayar fidyahHamilIbuMembayarMenyusuipanduan membayar fidyahramadan 2024

ADVERTISEMENT
Previous Post

Jadwal Imsakiyah Surabaya, 2 April 2024/ 22 Ramadan 1445 Hijriah

Next Post

Bolehkah Zakat Fitrah Diwakilkan? Ada Syarat yang Perlu Dipenuhi

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Bolehkah Zakat Fitrah Diwakilkan? Ada Syarat yang Perlu Dipenuhi

Bolehkah Zakat Fitrah Diwakilkan? Ada Syarat yang Perlu Dipenuhi

Tata Cara, Waktu, dan Niat Zakat Fitrah Lengkap Bahasa Arab, Latin, serta Arti

Tata Cara, Waktu, dan Niat Zakat Fitrah Lengkap Bahasa Arab, Latin, serta Arti

Bagaimana Hukum Tukar Uang Baru di Pinggir Jalan untuk THR Lebaran?

Bagaimana Hukum Tukar Uang Baru di Pinggir Jalan untuk THR Lebaran?

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2484 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1602 shares
    Share 641 Tweet 401
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Jahil Murakkab dan Runtuhnya Fabrikasi Nasab: Validasi Ilmiah KH. Imaduddin melalui Verifikasi Mustanad dan Genetik – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Metode Eliminasi dan Epistemologi Nasab: Pengantar dan Apresiasi atas Gagasan Dr. Sugeng Sugiharto – Polemik Nasab Habib

2 hari ago
Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menapak Tilas Hubungan Asli NU dan Rabithah Alawiyah – Polemik Nasab Habib

5 hari ago
Antara Taipan Yahudi George Soros dan Rumail Abbas – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Menguji Statement “Jangan Generalisir Klan Habib Baalwi, Setiap Suku Ada Yang Baik dan Buruk” – Polemik Nasab Habib

5 hari ago
Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Buku “Y-DNA Nabi Muhammad SAW” Hadirkan Pendekatan Genetika dalam Kajian Nasab Islam Modern – Polemik Nasab Habib

5 hari ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD