• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi
YOUTUBE
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
  • Login
Al Qur'an Online
Jumat, 15 Mei 2026
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
  • Home
  • Berita IslamNEW
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Khazanah Islam

Begini Cara Abdurrahman bin Auf Tetapkan Utsman sebagai Pengganti Umar bin Khattab

Jumat. 22 Desember 2023 07:40
Reading Time: 3 mins read
442
A A
0
Begini Cara Abdurrahman bin Auf Tetapkan Utsman sebagai Pengganti Umar bin Khattab

#image_title

828
SHARES
2.3k
VIEWS
FacebookWhatsApp
ADVERTISEMENT

PANJI ISLAM – Begini Cara Abdurrahman bin Auf Tetapkan Utsman sebagai Pengganti Umar bin Khattab

loading…

Soalnya karena Abdur-Rahman masih ipar Utsman bin Affan dan sepupu Saad bin Abi Waqqas. Ilustrasi: Ist

ADVERTISEMENT
Sebelum wafat, Khalifah Umar bin Khattab telah membentuk Dewan Syura yang anggotanya 6 orang. Mereka adalah Utsman bin Affan , Ali bin Abi Thalib , Zubair bin Awwam , Talhah bin Ubaidillah , Abdur-Rahman bin Auf dan Sa’ad bin Abi Waqqas .

“Zaman itu, dengan segala kemenangan yang membawa perluasan kawasan dan kekuasaan, di samping kebesaran dan keagungannya, telah menyebabkan tumbuhnya bibit pemberontakan, yang pada masa pemerintahan Umar dan sebagian pemerintahan Utsman masih terpendam,” tulis Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul “Al-Faruq Umar” yang diterjemahkan Ali Audah menjadi “Umar bin Khattab, Sebuah teladan mendalam tentang pertumbuhan Islam dan Kedaulatannya masa itu” (Pustaka Litera AntarNusa, 1987).

Baca Lainnya

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

Dalam sumber para sejarawan kisah tentang Majelis Syura ini terdapat beberapa perbedaan. Pangkal perbedaan ini seperti yang dikemukakan oleh beberapa sejarawan, karena adanya preferensi pada Ali dan Banu Hasyim serta hak mereka untuk memegang pimpinan umat Islam.

Disebutkan bahwa setelah Umar menunjuk majelis syura, Abbas bin Abdul-Muttalib berkata kepada Ali; “Jangan ikut mereka!”

ADVERTISEMENT

Tetapi Ali menjawab: “Saya tidak menghendaki ada perselisihan.”

Dijawab lagi oleh Abbas: “Jadi Anda berpendapat apa yang tidak Anda sukai. Ketika itu Umar sudah berkata kepada Majelis Syura: ‘Jika yang setuju tiga orang dan tiga orang, pilihlah Abdullah bin Umar menjadi penengah, kalau mereka tidak menyetujui Abdullah, maka ikutlah kalian bersama mereka yang di dalamnya ada Abdur-Rahman bin Auf.”‘

Sesudah mereka keluar dari tempat Umar, Ali berkata kepada jemaah dari Banu Hasyim: “Kalau ada dari kalian yang mau mendengarkan pendapat saya, janganlah sekali-kali mencalonkan pengganti.”

Dan Abbas juga berkata: “Sudah meninggalkan.”

Lalu ia mengingatkan kata-kata Umar: “Ikutlah kalian bersama mereka yang di dalamnya ada Abdur-Rahman bin Auf.”

Kemudian katanya lagi: “Sa’ad tidak akan melanggar sepupunya, dan Abdur-Rahman masih ada pertalian ipar dengan Utsman, mereka tidak berselisih pendapat, masing-masing dapat saling mengangkat. Kalau yang dua lainnya di pihak saya tak ada gunanya.”

Lalu kata Abbas kepadanya: “Setiap saya mendorong Anda, Anda kembalikan kepada saya sudah terlambat dengan hal yang tidak saya kehendaki. Ketika Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam wafat saya katakan kepada Anda supaya menanyakan siapa yang akan memegang pimpinan ini, Anda menolak. Saya katakan kepada Anda setelah ia wafat agar cepat-cepat bertindak, Anda menolak. Saya katakan kepada Anda ketika Umar menunjuk Anda untuk Majelis Syura agar jangan ikut mereka, Anda menolak. Berpeganglah pada yang satu ini: Setiap mereka menawarkan apa pun kepada Anda jawablah: Tidak, kecuali kalau Anda yang akan diangkat. Berhati-hatilah terhadap jemaah itu, mereka akan selalu menjauhkan kita dari persoalan ini sampai nanti ada orang lain yang tampil di luar kita. Demi Allah, kita akan mendapat apa pun selain bencana yang tidak membawa kebaikan!”

Haekal mengatakan bagaimanapun juga hal ini memperlihatkan bahwa Banu Hasyim ketika itu menganggap mereka lebih berhak atas penggantian Nabi dan memegang pimpinan umat.

Mereka mencalonkan Ali bin Abi Thalib karena dia termasuk Muslim yang mula-mula, sudah memeluk Islam sebelum mencapai usia akil balig dan karena dia masih menantu dan anak pamannya. Tetapi Ali sendiri sepeninggal Nabi tidak tergila-gila pada kekhilafahan seperti orang yang hendak mengadakan pemberontakan kalau maksudnya tak tercapai.

Sesudah Abu Bakar mencalonkan Umar, Ali tidak memberontak dan tak seorang pun dari Banu Hasyim yang berontak. Setelah Umar tertikam dan menunjuk Majelis Syura dengan anggota enam orang, di antaranya Ali, mulai Banu Hasyim tergerak lagi untuk mewujudkan cita-citanya. Tetapi dalam pada itu Ali tetap lebih mengutamakan persatuan umat daripada mementingkan kekuasaan untuk dirinya, dengan segala keyakinannya bahwa dari antara semua kaum Muslimin dalam hal ini dialah yang lebih berhak.

“Inilah yang dapat kita saksikan tentang Majelis Syura itu secara lebih jelas,” ujar Haekal.

Seusai pemakaman Umar anggota-anggota Majelis itu bersidang, ada yang mengatakan di rumah Miswar bin Makhramah, ada yang mengatakan di Baitulmal, ada juga yang mengatakan di bilik Aisyah dengan seizinnya dan ada yang mengatakan di rumah salah seorang dari mereka. Ikut hadir dalam rapat itu Abdullah bin Umar sebagai penasihat tanpa ikut memberi suara.

Mereka meminta Abu Talhah al-Ansari untuk menjaga di pintu, dan mereka tidak ingin dijaga oleh Amr bin Ash dan Mugirah bin Syu’bah. Malah oleh Sa’ad bin Abi Waqqas mereka dilempar dengan kerikil dan disuruh bangun dengan mengatakan kepada mereka: “Kalian akan mengatakan: ‘Kami telah ikut hadir dan termasuk anggota Majelis Syura!'”

Sumber Berita: kalam.sindonews.com

PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya

Tags: Abdurrahmanabdurrahman bin aufali bin abi thalibAufBeginibinCaraKhalifahKhattabPenggantisebagaiTetapkanUmarumar bin khattabUtsmanutsman bin affan

ADVERTISEMENT
Previous Post

Profil dan Biografi Abu Bakar Ash-Shiddiq, Khalifah Pertama Islam setelah Rasulullah Wafat

Next Post

Kisah Ubaidillah Putra Umar bin Khattab Membalas Dendam

Berita Terkait

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa  – Portal Islam
Khazanah Islam

Yudas Iskariot dan Misteri Penyaliban Nabi Isa – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:25
Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam  – Portal Islam
Khazanah Islam

Taubat Waria: Kedudukan dalam Perspektif Islam – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:18
Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan  – Portal Islam
Khazanah Islam

Waria dalam Perspektif Agama: Hukum dan Pandangan – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:14
Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Panduan Syariat tentang Identitas dan Peran Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:09
Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender  – Portal Islam
Khazanah Islam

Tinjauan Fiqih tentang Tasyabbuh dan Identitas Gender – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:04
25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman  – Portal Islam
Khazanah Islam

25 Hadis tentang Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 10:00
Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam
Khazanah Islam

Doa Penting Hadapi Fitnah Akhir Zaman – Portal Islam

by Panji Islam
Rabu. 8 April 2026 09:56
Next Post
Kisah Ubaidillah Putra Umar bin Khattab Membalas Dendam

Kisah Ubaidillah Putra Umar bin Khattab Membalas Dendam

Angin Segar Moderasi Beragama di Masjid Al-Jami’ah UIN Jakarta

Angin Segar Moderasi Beragama di Masjid Al-Jami'ah UIN Jakarta

3 Perbedaan Paham antara Islam dan Kristen tentang Yesus

3 Perbedaan Paham antara Islam dan Kristen tentang Yesus

Discussion about this post

Berita Populer

  • Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    Surat Ad-Dhuha Latin, Arab dan Artinya Beserta Keutamaannya

    2483 shares
    Share 993 Tweet 621
  • Bacaan Ayat 1000 Dinar Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin dan Waktu Terbaik Membacanya

    1601 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Macam Tanda Waqaf dalam Al-Qur’an Serta Cara Membacanya

    1510 shares
    Share 604 Tweet 378
  • Cara Membaca Tajwid Surat An-Nas Beserta Penjelasannya

    1251 shares
    Share 500 Tweet 313
  • Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 155, Beserta Penjelasan dan Cara Membaca

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286

Berita Terbaru

Sidik Jari Genetika dan Proyek Genetika Quraisy – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Sidik Jari Genetika dan Proyek Genetika Quraisy – Polemik Nasab Habib

11 jam ago
Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi b – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

DR. Saleh Basyari: Bung Karno Nasionalisasi Aset Ekonomi, Kiai Imad Nasionalisasi Sosial-Keagamaan – Polemik Nasab Habib

12 jam ago
Sejalan Dengan Anti-Nekolim Presiden Prabowo, Gus Rocky Usulkan Kiai Imad Menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Sejarah Islam – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt – Polemik Nasab Habib

13 jam ago
Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi b – Polemik Nasab Habib
Nasab Habib

Dr. Saleh Basyari: Tesis Kiai Imad Persempit Ruang Simtuddurar, Taufiq Assegaf, Majlis Salawat Syekh bin Abdul Qadir dan Lutfi b – Polemik Nasab Habib

14 jam ago
ADVERTISEMENT
Panji Islam Portal Berita Islam Terpercaya di Indonesia | Portal Islam | Situs Islam

© 2026 Panji Islam - by RWD

Portal Berita Islam

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Terms & Conditions
  • Cookies
  • Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Donasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Islam
    • Cover Story
    • Islam Indonesia
    • Islam Internasional
    • Palestina Terkini
    • Umroh dan Haji
    • Politik
  • Kajian
    • Gaya Hidup Muslim
    • Hiburan Islami
    • Jendela Keluarga
    • Oase Iman
    • Hukum Islam
  • Khazanah Islam
    • Khazanah Ramadhan
    • Khazanah Ponpes
    • Sejarah Islam
    • Sejarah Islam Nusantara
    • Peristiwa
    • Video
  • Kisah dan Hikmah
Al Qur'an Online
-

© 2026 Panji Islam - by RWD