PANJI ISLAM – Kisah Latta: Pembuat Adonan Roti bagi Jemaah Haji yang Dijadikan Berhala

loading…
Sedangkan riwayat lain menyebut orang yang membuat adonan roti dahulu berasal dari Tsaqif. Ketika orang itu meninggal, Amr mengatakan kepada orang-orang Quraisy:
“Sesungguhnya orang tersebut belum mati, akan tetapi ia masuk ke dalam batu. Kemudian ia memerintahkan mereka untuk menyembahnya, dan membangun rumah di atas batu itu. Dinamakan Laatta… Ketika orang itu mati dinamakan batu tersebut dengan Laat dengan ta’ yang ringan. Dan dijadikan sebagai berhala yang disembah”.
Ibnu al-Kalbi mengatakan dan dinukil oleh Imam Ibnul Qoyyim, “Kemudian orang-orang musyrik meletakkan Laata di Thaif. Dan ia lebih baru dibandingkan Manat. Bentuknya adalah batu persegi. Juru kuncinya berasal dari Tsaqif. Orang-orang musyrik membangun rumah di atasnya. Orang-orang Quraisy dan seluruh masyarakat Arab mengagungkan berhala tersebut. Dengannya orang-orang Arab menamakan Zaid al-Laata, dan Taim al-Laata. Berada di menara Masjid Thaif sebelah kiri pada saat sekarang. Senantiasa seperti itu sampai suku Tsaqif memeluk Islam. Maka Rasulullah SAW mengutus al-Mughirah bin Syu’bah, kemudian dihancurkan lalu di bakar”.
Abu Bakar Zakaria menjelaskan bahwa Amr bin Luhai adalah orang yang menyuruh masyarakat Arab untuk menyembah Laata. Rasulullah SAW menyuruk seorang sahabat yang mulia yaitu al-Mughiroh bin Syu’bah ra untuk menghancurkan berhala tersebut.
(mhy)
Sumber Berita: kalam.sindonews.com
PANJI ISLAM
Portal Berita Islam – Portal Berita Islam Terpercaya














Discussion about this post